Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Lingkaran Kekuasaan

leave a comment »

Alkisah di tahun 1990, hidup seorang konsultan yang bijak berusia 30 tahun bernama Koko. Konsultan ini bekerja untuk kliennya, sebuah divisi teknologi informasi. Divisi ini dipimpin oleh seorang tokoh cerdas berusia 40 tahun bernama Didi. Ditahun 1990, Didi menghire perusahaan konsultan dimana Koko bekerja untuk membantunya melakukan transisi sistem. Sistem lama berbasis teks harus diganti dengan sistem baru berbasis grafis. Proses transisi ini merupakan dilema besar bagi divisi tersebut. Disatu sisi transisi ini baik karena sistem menjadi lebih efisien, disisi lain akan ada PHK karyawan lama yang menggunakan sistem teks lama. Disisi lain proses transisi ini biayanya tinggi dan tidak mudah.

Apa yang sekolah tidak ajarkan?
Koko adalah seorang konsultan yang rajin belajar. Menyikapi situasi diatas, Koko menyadari bahwa sekolahnya dahulu tidak pernah mengajarkan bagaimana menghadapi situasi seperti ini, dan Koko sadar betul ilmunya belum mencukupi.

Apa yang paling penting dalam dalam kasus diatas?
Koko mendapatkan akses kekuasaan melalui Didi. Koko berhutang budi pada Didi.
Didi memegang kekuasaan tertinggi.

Apa yang harus Koko lakukan?
Didi merupakan pimpinan yang kontroversial, usianya relatif muda, keputusan transisi sistem merupakan analisa Didi sendiri. Koko melihat bahwa selama masa transisi ini rentan terjadi kesalahan. Mulai dari kesalahan entri data hingga kesalahan handover sistem. Belum lagi beberapa pihak yang tidak setuju dengan transisi sistem.

Apa yang harus Didi lakukan?
Didi memegang kekuasaan tertinggi. Didi melihat dalam skala yang lebih luas. Didi melihat bahwa Koko memiliki komitmen 100% pada dirinya, sehingga Koko tidak perlu dipusingkan. Namun Didi melihat bahwa ancaman atas kekuasaannya 30% datang dari kesiapan sistem teknologi, 30% dari kesiapan staffnya dan 30% dari politik kantor dan 10% yang Didi tidak tahu

Skenario apa saja yang mungkin? bila ada tokoh Rere (pimpinan direktorat) yang akan menjatuhkan Didi
A. Didi mengajak Koko bergabung, Didi jatuh, Koko diangkat menjadi pimpinan divisi baru, akhirnya Koko tidak bertahan lama, Koko dijatuhkan orang-orang Didi. Skenario Konflik

B. Didi jatuh, Koko baru bergabung, Koko diangkat menjadi pimpinan divisi baru, akhirnya Koko tidak bertahan lama, Koko dijatuhkan oleh Rere. Skenario Sinergi

Kesimpulan?
Apapun keputusan yang Koko ambil hasil akhirnya sama, pada tahun 2015, Koko pensiun sebagai kepala divisi. Dan ini tidak pernah diajarkan di sekolah.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 7, 2016 pada 5:35 am

Ditulis dalam Job

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: