Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Beda Skripsi Teknik, Ekonomi dan Sosial – Proyek Akhir S1

leave a comment »

Skripsi umumnya diselesaikan dalam waktu 1 semester 3-6 bulan sesuai dengan aturan kampus. Kalau ada orang yang mengatakan skripsinya selesai dalam 1 minggu, mungkin yang dimaksud adalah penulisannya, sementara konsep dan ide sudah disiapkan jauh-jauh sebelumnya. Karena skripsi itu terikat jumlah kata e.g 20.000 dan durasi waktu e.g berapa kali pertemuan.

Waktu saya kuliah dulu, ada mahasiswa yang menyelesaikan skripsi hingga mencapai waktu 2-5 tahun. Mulai dari alasan pribadi karena kesibukan hingga alasan teknis seperti perubahan judul dan konsep.

Mengapa perlu ada bimbingan?
Skripsi pada dasarnya adalah proses belajar, sehingga bimbingan skripsi itu pun merupakan proses belajar. Saya punya banyak cerita, mahasiswa yang IPK-nya sangat tinggi (diatas 3.5) ternyata mengalami kesulitan menyusun skripsi, dulu saya mengira kesulitan itu dikarenakan si mahasiswa tidak terampil mengejar dosen -yang memang rata-rata sulit dihubungi. Tapi, sekarang saya menyimpulkan bahwa penyebabnya bukan karena tidak terampil mengejar dosen, tapi karena secara prinsip belajar dan meneliti adalah hal yang sangat berbeda.

Ada beberapa teman yang IPK sebelum skripsinya 3.5, tapi nilai Skripsinya hanya 3.0, artinya dia lebih pintar belajar daripada meneliti. Atau sebaliknya, IPK sebelum skripsinya 3.0, nilai skripsinya 3.5, artinya dia lebih pintar meneliti.

Gaya menyusun skripsi
Skripsi anak teknik berbeda dibandingkan anak sosial. Anak teknik umumnya membuat dan merancang sesuatu, sementara anak sosial umumnya menguji teori. Sebagai anak teknik, hal ini merupakan kelebihan, karena kemampuan membuat sesuatu ini bisa langsung diaplikasikan dalam dunia kerja -secara umum ya. Kalau melihat secara netral, umumnya anak teknik mengklaim bahwa anak teknik lebih baik dalam Problem Solving, karena anak teknik terbiasa mengkonsep sesuatu. Sementara anak sosial umumnya mengklaim lebih dalam Decision Making, karena argumennya konsep sudah jelas, memutuskan adalah yang paling sulit

A. Skripsi Teknik: Membuat
A1. Skripsi Teknik, Contoh, Pengembangan Sistem Informasi
Dasar Teori: Umum, menjelaskan apa itu sistem informasi dan komponen-komponennya
Hipotesis: Tidak ada (dalam versi lain, hipotesis bahwa sistem ini akan berfungsi)
Tujuan: Membuat (dalam versi lain, menguji bahwa sistem ini berfungsi)

A2. Skripsi Teknik: Contoh, Merancang Mesin

B. Skripsi Sains: Menguji: Ekonomi, Matematika, Sosial

B1. Skripsi Ekonomi
Skripsi Ekonomi, Contoh, Analisa Faktor yang Mempengaruhi Keputusan
Dasar Teori: Umum, menjelaskan apa yang mempengaruhi pembuatan keputusan
Hipotesis: Wajib (menduga dampak atas perubahan variable)
Tujuan: Menguji Hipotesis melalui penelitian (survey, questionnaire, data)
Approach: Quantitative

B2. Skripsi Matematika
Contoh, Model VAR dan Penerapannya
Dasar Teori: Spesifik (dari sisi matematika), Umum dari sisi terapan

B3. Skripsi Sosial
Skripsi Sosial, Contoh, Analisa Inovasi yang mempengaruhi Keputusan
Dasar Teori: Spesifik, cenderung konseptual e.g Roger Diffussion of Innovation Theory
Hipotesis: Wajib
Tujuan: Menguji Hipotesis melalui penelitian (interview, semistructured interview)
Approach: Qualitative

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Februari 22, 2016 pada 6:23 am

Ditulis dalam Career

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: