Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Apa itu Pencemaran dan apa itu Gas Rumah Kaca (GRK)

leave a comment »

Apa itu pencemaran
Segala aktivitas manusia membawa dampak negatif pada lingkungan. Apapun yang kita lakukan mulai dari bangun tidur, mandi, makan, berangkat kerja hingga menggunakan hp membawa dampak negatif pada lingkungan. Pencemaran atau polusi, bisa didefinisikan sebagai segala hal yang berdampak negatif (membahayakan) lingkungan.

Dampak negatif pada lingkungan bisa dilihat dari beberapa dimensi:

  • Dimensi wujud (state of matter): pencemaran bisa berwujud padat (sampah/waste), cair (sewage), gas (polusi/iklim)
  • Dimensi energy (energy form): suara (noise), visual, thermodynamics (hot/cold), kinetics (vibration)

Mengapa isu lingkungan tidak populer ?
Isu lingkungan tidak pernah menjadi isu populer (sepertinya sampai kapanpun dan dimanapun). Lembaga riset di US seperti Gallup mendudukan isu lingkungan di isu peringkat 17 paling populer dan Pew Research di peringkat 13. Jauh sekali magnitude (impact)-nya dibandingkan dengan isu ekonomi (pengangguran, upah, kesehatan, pendidikan), sosial (kejahatan, terorisme, kemiskinan, kekerasan), politik (korupsi, hukum).

Isu lingkungan tidaklah populer disebabkan beberapa hal:

  • Pencemaran merupakan akibat dari aktivitas manusia yang tidak dapat dihindari (inevitable). Setiap pembangunan mengakibatkan adanya dampak dari pembangunan tersebut. Yang bisa dilakukan terhadap pencemaran adalah mengurangi. Berbeda dibandingkan dengan isu kesehatan atau pendidikan, orang bisa memilih untuk tidak mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan. Atau kemiskinan dan kejahatan yang suatu saat bisa dihilangkan.
  • Pencemaran memiliki konsekuensi yang panjang e.g 3 tahun, 50 tahun atau 100 tahun. Dalam area yang sangat luas e.g dampaknya bagi penduduk satu kota atau satu wilayah tertentu. Akibatnya manusia seringkali tidak memikirkan dampak karena pertimbangan collective tersebut.

Bagaimana menyikapi pencemaran?
Masalah pencemaran adalah masalah dalam domain publik yang pasti ada. Saat ini beberapa saintis sedang mempelajari bagaimana cara menyelesaikan masalah ini, misalnya:

  • 1950 Kuznets curve theory, teori ini menyatakan bahwa masalah pencemaran (inequality) akan selesai setelah tingkat ekonomi tertentu tercapai. Kurang lebih artinya masyarakat Indonesia akan menyadari pentingnya lingkungan jika ekonominya sudah mapan -orang baru akan aware dengan masalah kesehatan kalau sudah kaya (makanan organik kan mahal)
  • 1999 GS Fields Distribution & Development, teori ini menyatakan bahwa masalah pencemaran tidak ada polanya “The pattern is that there is no pattern”. Teori ini mengkritisi Teori Kuznets yang sejak tahun 1991-an dipakai menjadi rujukan penelitian lingkungan.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 29, 2016 pada 12:32 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: