Anjar Priandoyo's Shortcut

Simple Career Advice for Everyone

Lima sertifikasi paling penting diawal karir

leave a comment »

Awal karir diusia 22-27 tahun, merupakan sebuah periode paling krusial adalam perkembangan karir seseorang. Setelah lulus kuliah, perusahaan melihat lulusan universitas bagai kertas putih yang siap dibentuk untuk menjadi pimpinan perusahaan dimasa depan.

Sayangnya tidak semua orang beruntung periode awal karir tersebut. Ada lulusan biologi yang kemudian diterima di bank mendalami bidang manajemen risiko. Sementara, disisi lain ada seorang lulusan akuntansi yang justru menjadi seorang call center diperusahaan telekomunikasi.

Bagi yang tidak beruntung, bukan tidak mungkin masa 5 tahun yang buruk ini berlanjut hingga 10 atau 20 tahun berikutnya. Bekerja bertahun-tahun pada bidang yang tidak sesuai dengan keahliannya atau bidang yang kurang memiliki prospek dimasa depannya.

Maka dari itu mengambil sertifikasi atau pendidikan lanjut merupakan langkah strategis yang bisa diambil seseorang dalam membangun karir dimasa awal berkarirnya. Berikut sertifikasi yang bisa diambil:

1. Sertifikasi Teknis
Sertifikasi teknis ini merupakan sertifikasi yang berhubungan dengan bidang kerja teknis seperti Microsoft, Oracle atau Cisco. Sertifikasi ini selain mudah dipelajari, biayanya relatif terjangkau dan permintaan akan sertifikasi ini relatif tinggi. Sertifikasi teknis merupakan jenis sertifikasi yang harus diprioritaskan untuk diambil

2. Sertifikasi Proses
Sertifikasi proses ini merupakan sertifikasi yang berhubungan dengan proses kerja semisal Sertifikasi Pengadaan, Sertifikasi Internal Audit atau Sertifikasi Pengelolaan Proyek. Sertifikasi ini relatif lebih abstract daripada sertifikasi teknis. Namun keunggulannya adalah sertifikasi ini relatif update dan awet masa berlakunya hingga bertahun-tahun, dibandingkan sertifikasi teknis yang bergantung pada perkembangan teknologi dari vendor.

3. Sertifikasi Pendidikan
Program S2 seperti Magister Teknologi Informasi atau Magister Manajemen merupakan opsi sertifikasi yang bisa diambil. Tantangannya selain masa durasi yang panjang, program yang cukup berat, biayanya juga mahal. Keunggulannya, sertifikasi pendidikan ini bisa sangat membantu orang yang ingin mengubah jalur karirnya.

4. Sertifikasi Perusahaan
Bila sertifikasi teknis tidak mampu diambil, sertifikasi proses juga tidak sanggup dan sertifikasi pendidikan tidak ada biayanya, maka alternatif sertifikasi lain yang bisa diambil adalah sertifikasi perusahaan. Banyak perusahaan yang memberikan training di luar negeri bagi karyawannya atau perusahaan yang memberikan program secondment diluar negeri. Pengalaman mendapatkan sertifikasi dari perusahaan ini merupakan modal yang sangat berharga yang bisa didapatkan pencari kerja.

5. Sertifikasi Personal
Ini yang seringkali anak muda yang baru merintis karirnya tidak pertimbangkan. Saat kita sudah bekerja diperusahaan, maka kita akan banyak melihat beberapa orang atau figur yang bisa membantu kita kedepan. Orang-orang ini bisa memberikan rekomendasi pekerjaan atau menghubungkan dengan orang-orang penting di industri. Maka, bila tidak punya sertifikasi teknis, tidak punya keahlian proses, kemampuan pendidikan dan perusahaan maka seseorang harus mencari sertifikasi lewat rekomendasi seseorang, berupa sertifikasi personal.

Sudahkah kita siap berkompetisi? ingat, kompetisi dilapangan kerja sudah dimulai dari hari pertama kerja dimulai.

Written by Anjar Priandoyo

September 22, 2016 pada 7:09 pm

Ditulis dalam Career

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: