Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Mengapa kambing menjadi kambing

leave a comment »

Anggaplah 300 juta tahun yang lalu ketika mamalia baru berevolusi dari dinosaurus. Mamalia tentunya akan punya pilihan apakah makan rumput atau makan daging. Kalau mamalia memutuskan untuk makan rumput, maka dia mendesign perutnya seefisien mungkin dengan punya empat perut (ruminant).

Namun mamalia juga punya pilihan yang lain, yaitu dengan memakan daging. Untuk itu maka si mamalia mendesign perutnya seefisien mungkin dengan hanya punya satu perut (monogastric).

Apakah mamalia menjadi kambing karena punya empat perut (ruminant) dan mamalia menjadi harimau karena punya satu perut (monogastric) termasuk babi dan manusia. Nanti dulu, ini pembahasan yang bisa rumit karena kuda itu monogastric. Artinya mahluk hidup berevolusi sehingga punya design perut yang lebih efisien itu lebih rumit dari sekedar pilihan menu makanan. Bisa dilihat di paper ini ref, bahwa evolusi digestive system dari herbivora itu bergantung pada ketersediaan makanan, apakah makanan terkonsentrasi, atau makanan tersebar dibanyak tempat. Ini berhubungan dengan design fisiologis dan metabolisme. Ada herbivora yang gerakannya cepat ada herbivora yang gerakannya lambat.

Tapi nanti dulu. Dari penjelasan Stackexchange (Yay, Quora is not good in scientific area) ini menjelaskan satu aspek lagi dari evolusi: strategy. Disini, mungkin mirip Murphy’s Law ya, “Anything that can go wrong, it will”.

Artinya semua orang berevolusi, dari anak muda menjadi PNS, dari anak muda menjadi pengusaha. PNS dan pengusaha hidup baik-baik saja. PNS dengan deretan kemampuan akademiknya, sementara pengusaha dengan deretan relasinya. Cara kerja PNS berbeda dengan cara kerja pengusaha. Untuk jadi PNS perlu usaha, dan untuk jadi pengusaha perlu usaha.

Untuk catatan evolusi, ada 2 hal yang orang lupakan:
1. Untuk menjadi PNS/pengusaha perlu effort. Ada lebih banyak lagi orang yang tidak menjadi apa-apa (gagal berevolusi).
2. Ada juga yang berevolusi menjadi penjahat (murphy’s law tadi)

ref

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Januari 12, 2017 pada 11:04 am

Ditulis dalam Business

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: