Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Bagaimana menghitung dana pensiun yang baik dan benar

leave a comment »

Saya membaca beberapa artikel tips menghitung dana pensiun di beberapa media seperti republika, kompas, femina dan merasa bahwa informasi yang diberikan sedikit menyesatkan.

1.Pensiun bukanlah waktu bersenang-senang dan menghabiskan uang.
Ini adalah kesalahan pertama, artikel tersebut menyarankan agar setelah pensiun harus mempertahankan gaya hidup atau bahkan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang seperti liburan. Ini adalah cara pandang yang tidak tepat. Ketika pensiun, kondisi tubuh sudah berkurang, kemampuan finansial sudah menurun. Segala kegiatan senang-senang seperti liburan atau menyekolahkan anak harus dikerjakan sebelum waktu pensiun tiba.

2.Dana pensiun tidak dihitung menggunakan rumus inflasi.
Orang biasanya menghitung kebutuhan dana saat pensiun dengan rumus inflasi. Ini tidaklah akurat. Paling akurat adalah menghitung dengan kondisi saat ini. Contoh melihat harta kekayaan pejabat negara atau direktur BUMN. Informasi ini tersedia secara publik. Jadi tidak perlu menghitung rumus excel lagi.

Sebagai contoh, Dirut BUMN top bisa punya harta 20M, Kapolri 10M, Menteri karir 5M.

Taruhlah seorang manager di MNC atau di BUMN bisa punya penghasilan disaat pensiun 40jt. Maka hitungan pensiunnnya dengan masa kerja 30 tahun secara kasar bisa mencapai 30*40 sekitar 1.2M dengan perhitungan lain, bisa mencapai 2M. Dengan rumah seharga 2M, maka paling maksimal bisa mencapai 4M.

Realistis? tidak karena gaji sebesar itu di umur 55thn, dengan tetap di satu perusahaan tidaklah banyak. Dan rumah pun belum tentu punya. Makanya untuk karyawan, bila disesuaikan dengan grafik tersebut bisa diasumsikan sebesar 3M.

Sekarang, mari kita cek posisi kita sekarang. Apalagi anak muda yang merasa butuh tantangan karir tinggi. Kemungkinan besar, tidak akan bisa bertahan disatu perusahaan hingga pensiun nanti. Untuk bisa melompat ke posisi yang lebih tinggi, anak muda tersebut perlu berpindah-pindah perusahaan. Artinya uang pensiun yang didapatkan pun tidak sebanyak karyawan loyal.

Makanya, kita tidak perlu menghitung dana pensiun. Sebaiknya menghitung harta kita saat ini. E.g pendapatan kita saat ini 10jt perbulan. Artinya kita harus berusaha mengkonvertnya dalam bentuk pasif yaitu segera mendapatkan deposito/kekayaan sebesar 2.5M.

catatan:
10M bunga deposito 6% (dipotong pajak 20% menjadi 4.8%) artinya bunga sekitar 40jt perbulan.
2.5M bungan deposito sekitar 10jt perbulan.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Januari 19, 2017 pada 7:42 pm

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: