Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Mengapa kita salah: Mediterania

leave a comment »

Saya sering mendengar obrolan mengenai mengapa eropa bisa maju. Perdebatan bisa dari dari aspek hukum yang lebih baik, aspek lingkungan yang lebih menantang. Namun seiring berjalannya waktu, saya melihat ada banyak aspek lain yang seringkali saya lewatkan saat melihat sebuah fenomena.

1.Eropa maju karena Mediterania ref
Heran melihat eropa (barat) maju sama herannya seperti melihat mediterania maju di 4000-100BC. Heran melihat revolusi industri di eropa sama seperti heran melihat revolusi arsitektur di romawi.

2.Lebih Ideal dari Ideal ref
“The smooth flowing river carried ships and barges northward with its gentle current; and south-bound vessels needed only to raise their sails to catch the northeast trade winds”.

2.Institusi yang lebih kompleks ref
Kita sering mendengar bahwa untuk memajukan suatu bangsa, maka kita perlu memajukan pendidikannya. Namun, memajukan pendidikan tidak semata meningkatkan kemampuan sekolahnya. Sekolah sebagai institusi fungsinya terlalu sederhana -hanya menyiapkan orang untuk bekerja.

Kalau melihat contoh di Eropa, maka untuk memajukan suatu bangsa, yang diperlukan adalah memajukan universitasnya.

Universitas misalnya, universitas berbeda dengan sekolah, universitas adalah “institusi yang otonom dan self-governing” atau kalau mengacu secara bahasa adalah universitas magistrorum et scholarium “community of teachers and scholars”. Ciri utama universitas adalah memiliki fungsi riset (jadi bukan memberi gelar atau menyiapkan orang untuk bekerja).

Dalam doktrim regnum, sacerdotium, and studium, tidak salah jika ada pernyataan “The university is a European institution”. Jadi interaksi institusi di eropa saat ini lebih kompleks daripada di negara berkembang. Sama seperti mengatakan institusi di mediterania pada 1000BC jauh lebih kompleks daripada di eropa.

3.Mengapa kompleksitas itu penting
Anggaplah disebuah desa A ada 1000 petani padi dipimpin 1 kepala suku. Kemudian, ada desa B terdiri dari 1000 petani namun menghasilkan produk yang berbeda-beda, ada 200 petani padi, 200 petani gandum, 200 petani jagung, 200 petani oats dan 200 petani barley. Maka desa B akan lebih maju dari desa A, karena desa B akan menciptakan uang, menciptakan transportasi, menciptakan perang. Perang baik internal atau internasional akan menciptakan institusi yang lebih baik, akan mengorganisasikan diri lebih baik. Misalnya menciptakan agama, menciptakan demokrasi.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Januari 22, 2017 pada 5:57 am

Ditulis dalam Science

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: