Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Siklus

leave a comment »

The critical flaws of the “Late Bronze Age” are its centralisation, specialisation, complexity, and top-heavy political structure.

Kata “Late Bronze Age” bisa diganti oleh apapun. Bisa diganti oleh Roman Empire 476 AD atau Islam 1258 AD. Namun memahami lebih detail apa yang terjadi bisa jadi sangat sulit. Roman Empire misalnya, bisa dibilang yang membuatnya decline adalah serangan dari suku barbarian germanic tribe (Odoacer). Walaupun orang bisa berargumen yang lain misalnya penyebabnya adalah Christianity (Edward Gibbon), atau karena memang wilayahnya sudah sangat luas, atau karena orangnya menjadi malas, bukan tipikal orang romawi terdahulu.

Islam juga sama. Ada yang mengatakan penyebabnya adalah Al Ghazali karena mendorong sufi (baru lihat youtube neil tyson) atau Ibnu Taimiyah karena menentang logika, atau juga pada Nizam al-Mulk yang memfokuskan peran pemerintah dan pendidikan.

Khalid ibn al-Walid (584-642)
Sa’ad bin Abi Waqqas (595-674)
Abu Ubaidah bin al-Jarrah (583-639)
Tariq bin Ziyad (670-720)
Salahuddin Ayyubi (1138-1193)
Muhammad Al-Fatih (1432-1481)

Harun al-Rashid (763-809)
Al-Khwarizmi (780–850)
Al-Kindi (796-873 M)
Al-Farabi (870-950 M)
Avicenna (980–1037)

Al Ghazali (1058-1111)

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Januari 22, 2017 pada 10:12 am

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: