Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Negeri tanpa data

leave a comment »

Membaca data dari ADB yang mengatakan bahwa PLN punya 38,667 km transmission lines, dengan 93,095 MVA transmission transformer capacity membuat saya terenyuh. Data ADB mengenai 3,633 km transmission lines dan 3,833 distribution lines juga membuat saya terharu. Meski akurasi data tersebut mungkin bervariasi (SKK Migas, PGN, saya stick ke IEA).

Kenapa terharu?

Pertama, karena bankers memang harus menganalisa business model. Pekerjaan analis kredit yang melihat feasibility business memang harus menganalisa bisnis dari berbagai aspek -walau prakteknya banyak yang asal, sehingga menjadi kredit macet, dan banyak juga yang untung -namanya juga bisnis bank.

Kedua, karena dalam konteks bernegara, maka pemainnya adalah Worldbank, ADB, JICA dan teman-temannya. Sama seperti dalam konteks pribadi, pemainnya adalah KPR BCA dan Kartu Kredit Mandiri.

Kenapa kita mengambil kredit 3% dari world bank, adalah sama rumitnya kenapa pilihan membeli rumah melalui KPR Niaga misalnya. Dibalik itu ada mekanisme yang sangat rumit. Maka ketika Nur Pamudji mengatakan ada kepentingan dibalik World Bank, rasanya lebih bijak untuk tidak berkomentar.

Saintis, sebenarnya sama dengan appraisal KPR rumah.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/10/14/131221726/Dirut.PLN.Tuding.Ada.Kepentingan.di.Balik.Kegiatan.ProLingkungan.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Maret 10, 2017 pada 10:50 am

Ditulis dalam Science

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: