Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Teori oh teori

leave a comment »


Ini hal yang membuat saya “agak gimana” dengan research. Bahkan untuk menghasilkan suatu produk saja. Perlu mendefinisikan ulang apa produk yang dimaksud. Contoh, jika saya ingin membuat nasi goreng. Maka perlu didefine dulu, tidak hanya nasi goreng menurut definisi apa. Tapi definisi nasi dan definisi goreng. Jika saya ingin membuat nasi goreng, maka bukan perkara enak atau tidak enak, tapi apakah nasi yang dipakai harus dari species oryza sativa atau bisa dari jenis yang lain, atau malah sintesis. Kemudian definisi goreng, ini juga perlu didefine apakah goreng ini menggunakan kompor atau bisa menggunakan microwave.

Secara praktis, namanya nasi goreng sudah ada kaidah rasa, dan ukuran masyarakat enak tidak enaknya. Namun dari sudut pandang research ini semua tidak valid (mesti didefine ulang). Lebih jauh, pada akhirnya, orang yang menekuni research tidak akan menghasilkan nasi goreng -yang akan punya rasa yang konsisten, enak dan disukai. Tapi orang yang menekuni research akan menghasilkan sebuah cara yang belum pernah dilakukan orang lain.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

April 17, 2017 pada 1:53 pm

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: