Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Filsafat Lingkungan

leave a comment »

Dari berbagai bidang keilmuan yang ada saya memutuskan untuk mengambil ilmu lingkungan (environment science), lebih tepatnya filsafat lingkungan. Kesan yang saya tangkap mengenai ilmu lingkungan adalah petualangan, kegiatan dilapangan dan segala aktivitas diluar sana yang penuh tantangan. Bayangan saya mirip dengan pencinta alam yang gemar mendaki gunung.

Kesan ini semakin kuat saya dapatkan setelah melihat bahwa kegiatan perkuliahan yang dilakukan oleh mahasiswa ilmu lingkungan adalah berkunjung ke kutub utara (arctic) untuk mengambil sampel di lautan es (sea ice) untuk melihat bagaimana kandungan oksigen di langit jutaan tahun yang lalu. Kegiatan resmi perkuliahan yang lain dilakukan dengan mengambil sample tanah ditepi pantai untuk melihat bagaimana muka bumi ratusan juta tahun yang lalu.

Kalau berpetualang kurang populer, maka image David Attenborough yang hingga usia 90 tahun tetap berpetualang, dengan foto dan video yang mengcengankan mengenai planet bumi dari sudut paling dalam, mengenai potret bumi dari satelit NASA memberikan gambaran betapa menariknya bidang ilmu lingkungan ini.

Namun melihat ilmu lingkungan layaknya Indiana Jones, sama halnya melihat ilmu komputer dari kacamata Bill Gates. Petualang lingkungan sama seperti Hacker komputer, adalah kesan yang sama-sama populer yang didapatkan dari sebuah bidang ilmu pengetahuan.

Kenyatannya?

Kenyataannya, Ilmu Komputer sendiri harus dibagi antara SI (IS, Aplikasi, AI) dan TI (OS, DB, Jaringan). Sama seperti Lingkungan yang harus dibagi antara dimensi obyeknya (Air, Water, Solid Waste) atau dari dimensi prosesnya (Rekayasa, Sanitasi). Ini sama dengan Komputer yang membagi antara dimensi obyek (Apps, OS, BD) atau dimensi prosesnya (Rekayasa, Design)

Perbedaannya?
Perbedaan antara ilmu lingkungan dengan ilmu komputer, yang paling mendasar adalah perbedaan tujuan. Ini terlihat dari faktor institutional pendukungnya. Komputer relatif tidak diatur oleh pemerintah, sementara Lingkungan yang sama dengan Ekonomi, Hukum atau Ilmu Sosial diatur oleh pemerintah, lewat lembaga dan standarisasi. Jadi, di Lingkungan ada konsep Emission Inventory. Yang diatur oleh pemerintah (e.g IPCC, KLH), yang disusun dengan tujuan tertentu (e.g EMEP/EEA, GAP Forum, Atmospheric Brown Cloud)

http://envirodiary.com/id/modul-ajar/inventarisasi-emisi
http://www.menlh.go.id/DATA/csr_pi_2012/download/DRAFT%20FINAL%20PEDOMAN%20TEKNIS%20PENYUSUNAN%20INVENTARISASI%20EMISI%20(1).pdf
http://www.rrcap.ait.asia/Publications/ABC%20Emission%20Inventory%20Manual.pdf

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

April 28, 2017 pada 10:07 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: