Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Cara berpikir yang salah

leave a comment »

Kalau saya berargumen bahwa Indonesia tidak maju karena banyak orang yang tidak berpendidikan dan tidak bergaya hidup sehat, maka mayoritas kelas menengah akan setuju. Kalau saya berargumen bahwa Indonesia tidak maju karena banyak pejabat korupsi maka mayoritas kelas ekonomi akan setuju.

Namun, kalau argumentasi ini saya sampaikan ke dosen saya, maka dosen saya akan berkata: “Itu argumen deterministik yang tidak saintifik”.

Kepada dosen modelling saya, saya jelaskan bahwa setengah penduduk Indonesia berkategori miskin, jumlah tabungan yang dimiliknya rendah, akibatnya kemampuan investasi dan improvement juga rendah.

Kepada dosen sociology saya, saya jelaskan bahwa demokrasi menyebabkan perubahan struktur pemerintahan yang menyebabkan inefisiensi yang semakin besar.

Kepada dosen energi saya, saya pusing menjelaskan isu masalah mana yang lebih challenging: antara meningkatkan rasio elektrifikasi 88%, meningkatkan penggunaan energi modern (40% biomass) atau mengurangi dependensi pada fossil fuel 80%. Isu apapun yang saya pilih, solusi ilmiahnya merupakan pilihan yang berbeda-beda.

Kalau isu masalah kurang challenging, maka isu fakta juga bisa membuat makin ribet. E.g Indonesia terdiri dari banyak pulau.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Mei 8, 2017 pada 1:37 pm

Ditulis dalam Management

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: