Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Ilmu Sosial

leave a comment »

Ilmu sosial merupakan bidang ilmu yang penuh subyektivitas. Untuk berdialog dengan orang ilmu sosial maka kita harus memperjelas topik apa yang sedang kita diskusikan. Jadi kalau ada orang yang menantang berdebat seputar definisi, maka sebenarnya akhir diskusi masih sangat panjang -atau malah tidak akan selesai hingga akhir jaman.

Setelah diskusi, maka kita perlu membahas “analytical framework” mana yang kita gunakan. Contohnya bicara mengenai transisi energi -setelah sebelumnya berdebat mengenai definisi, maka kita harus masuk ke framework diskusinya apa. Apakah Technological Innovation System atau Transition Management.

Capek? tentu saja, sangat super capek.

Orang Eksak misalnya, (kbbi: Eksak artinya kongkrit, pasti), melihat masalah lebih sederhana, bahwa segala hal bisa diketahui, diselidiki dan dibuktikan dengan pasti. Enak kan jadi orang eksakta. Super enak.

Contoh, untuk mencari definisi mengenai energi, orang eksak cukup membaca satu buku saja e.g Boyle (Renewable Energy), kalau masih tidak puas bisa lihat definisinya IPCC mengenai energy yang kurang lebih sama persis. Definisi yang agak sosial seperti Energy Security, juga bisa dijelaskan oleh IEA dengan sangat jelas “the uninterrupted availability of energy sources at an affordable price”

Bandingkan bagaimana orang sosial mencari definisi. Satu definisi saja, e.g Energy Security jawabannya adalah 25 buah journal yang dipublish di buku model Routledge atau Palgrave tentang energy security. Bandingkan dengan orang eksak, satu jurnal saja sudah cukup, kalau kurang pun bisa dicari di Springer e.g tentang Advanced Battery. Betapa mudahnya hidup orang eksak, dari IEEE atau ACM struktur pengetahuan sudah bisa terbaca dengan jelas dan sistematis.

Kurang? orang sosial masih punya ratusan definisi lagi dari A publisher semacam Cambridge University Press, Harvard, Yale UP dkk. Ditambah klasifikasi yang rumit seperti:
SENSE
I refereed book publications:
A: Refereed book publications published by the world top of publishers
B: Refereed book publications published by the world’s semi-top of publishers
C: Refereed book publications published by other publishers
II non-refereed book publications
D: published for an academic public (professional publications)
E: mainly published for a non-academic (general) public

Mau tau yang lebih susah dari ilmu sosial? bidang seni.

researchgate.net: What is an analytical framework

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Mei 18, 2017 pada 3:19 pm

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: