Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Buku yang tidak perlu dibaca

leave a comment »

Waktu ada acara makan-makan dengan peserta dari seluruh dunia, saya baru menyadari bahwa makanan yang paling enak buat saya itu cuman ayam goreng dari indonesia/malaysia. Sisanya menurut saya kurang enak. Mau makanan dari timur tengah, amerika selatan, asia atau eropa.

Belakangan saya baru sadar, bahwa ini bukan masalah “enak” atau tidak, tapi lebih tepatnya masalah terbiasa atau tidak. Jadi, kalau dirata-rata dari semua orang yang berkumpul tadi, makanan yang paling enak adalah: nasi biryani. Karena nasi biryani merupakan makanan internasional. Sama seperti istilah istri saya, kalau pergi ke italy, semua orang diseluruh dunia sepakat bahwa makanan yang paling enak adalah makanan italy -simply karena semua orang pernah merasakan dan pernah di ajari bahwa pizza dan spagheti itu enak.

Makanan sama seperti buku.

Buku yang bagus menurut satu orang belum tentu bagus menurut orang lain. Tapi hey, tetap ada nasi briyani juga. Sama, tetap ada buku yang bagus juga.

Saya baru sadar, review di goodreads, dibuat oleh orang yang punya akses kepada buku/ilmu pengetahuan lebih banyak. Reviewer di goodreads, paling tidak sudah pernah masuk perpustakaan modern (membaca sistematis via scopus). Makanya di goodreads, tag untuk self-help, business dan economy adalah buku-buku langganan bully.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Mei 19, 2017 pada 6:37 pm

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: