Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Muatan Politis Impor Produk Pertanian: Padi, Jagung dan Kedelai (PaJaLe)

leave a comment »

Impor merupakan sebuah kata yang sensitif karena memiliki muatan politis. Padahal dalam era globalisasi seperti sekarang, impor dan ekspor harus dilakukan (tentunya secara terkendali), karena tidak dapat dipungkiri ada negara yang memang efisien menghasilkan suatu produk.

Indonesia misalnya, tahun 2014 memproduksi 60 MT beras tapi masih membutuhkan impor sebesar 1 MT, sebenarnya bukanlah hal yang buruk, toh fluktuasi impor banyak dipengaruhi oleh faktor cuaca.

Jagung misalnya, tahun 2015 data BPS memproduksi sekitar 11 MT jagung, tapi masih membutuhkan impor sekitar 3 MT. Ini juga bukan hal yang buruk, toh yang diimpor adalah jagung untuk pakan ternak bukan untuk pangan. Untuk komposisi konsumsi nasional sekitar 14 MT itu terdiri dari 9 MT untuk pakan ternak dan 5 MT untuk pangan. Jagung impor sendiri hanya sekitar 30% dari konsumsi jagung pakan ternak.

Kedelai juga sama, tahun 2012 konsumsi nasional sekitar 2.4 MT, sekitar 1.2 MT diperoleh dengan cara impor. Dengan muatan politis orang bisa saja mengatakan “Masa tempe aja impor”, tapi kenyataannya dari konsumsi nasional kedelai yang digunakan untuk tempe/tahu hanya sekitar 40-50% saja. Sisanya adalah impor untuk pakan ternak.

Kedelai sebenarnya lebih rumit, karena kedelai menurut FAO adalah tanaman subtropis yang tumbuh pada suhu 25-30C. Artinya impor kedelai sama wajarnya dengan impor gandum. Kedelai unik, kedelai merupakan tanaman penghasil protein utama dunia. Makanya, kalau didunia, 2/3 dari pakan ternak dari kedelai. (Makanya, ternak yang diberi makan jagung bisa besar dalam 12 bulan, sementara yang diberi makan rumput bisa 24 bulan). Kalau produksi dunia, 70% untuk livestock, 24% untuk soybean oil dan 6% untuk dimakan.

Mau lanjut? isu muatan politis ini bisa berkembang dengan sangat kompleks, seperti Food vs Fuel dan Food vs Feed.
Ref, Ref, Ref, Ref, Ref, Ref, Ref, Ref, Ref, Ref, Ref,Ref, Ref

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Mei 24, 2017 pada 12:56 pm

Ditulis dalam Science

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: