Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Mengapa Indonesia tertinggal dari negara lain?

leave a comment »

Indonesia selama “ribuan” tahun eksis berdiri tidak pernah tertinggal dengan bangsa lain. Mau dengan formasi regional ala kerajaan hindu/budha diawal abad masehi Indonesi adaptif menyerap budaya luar. Kemudian dengan formasi global islam diawal abad 12 masehi, Indonesia juga mampu mengadopsi budaya, melindungi dirinya. Indonesia setara dengan bangsa-bangsa lain didunia.

Indonesia baru tertinggal pada abad 19. Tertinggal karena aturan main yang dipakai berbeda, tertinggal sejauh-jauhnya (Great Divergence). Formasi aturan main yang baru ini tidak terhindari: Industrialization. Di masa lalu, Mesir bisa saja membangun piramida raksasa dengan menggaji orang-orang professional membangun piramida dengan teknik irigasi arsitektur canggih. Atau China bisa membangun tembok raksasa. Indonesia bisa juga membangun candi raksasa.

Masalah dengan industrialisasi adalah adanya keunggulan (“unfair” advantage) dengan metric indikator yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya: produktivitas. Industrialisasi menjadikan negara Inggris yang penduduknya hanya 30 juta memiliki kekuatan 20x lebih besar daripada negara Indonesia. Padahal pada abad 19 jumlah penduduk Indonesia hampir sama dengan penduduk UK (england, scotland, n.ireland, wales) ref, ref

Produktivitas ini tidak hanya punya energi yang besar tapi juga efisien. Indonesia sudah tidak punya energi yang besar jumlah penduduknya tidak efisien. Ini yang mengakibatkan ketertinggalan semakin jauh.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Mei 26, 2017 pada 4:14 pm

Ditulis dalam Science

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: