Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Mengapa Thailand lebih maju dari Indonesia?

leave a comment »

Indonesia adalah negara PADA TINGKAT agraris bukan negara agraris

Thailand secara struktur ekonomi tidak jauh berbeda dari Indonesia. Dari struktur GDP-nya, sama-sama punya kontribusi Pertanian-Industri-Jasa yang hampir sama 13-42-43 (Thailand 8-59-32, Malaysia 7-36-56, UK 0-20-78), labor distributionnya juga hampir sama 38-13-47 (Thailand 32-16-51, Malaysia 11-36-53, UK 1-18-79). Tapi Thailand punya GDP 2x Indonesia, dan Malaysia punya GDP 3x Indonesia.

Dari struktur ekonomi, dapat terlihat bahwa Indonesia adalah negara yang penduduknya sebagian besar adalah petani. Lebih tepatnya adalah petani tradisional. Petani tradisional produktivitasnya sangat rendah. Negara pada kondisi seperti ini disebut negara pada tingkat agraris. Tapi Indonesia bukan negara agraris, negara agraris terbesar di dunia adalah Amerika, selanjutnya Cina dan Unieropa. Julukan Indonesia negara agraris/maritim bukanlah julukan yang tepat.

Secara agregat, orang Thailand ini 2x lebih produktif dari Indonesia. Kalau Orang Indonesia ini menimba sumur bisa dapat 1 ember sekali tarik. Maka orang Thailand bisa mendapatkan 2 ember sekali tarik, orang Malaysia 3 ember sekali tarik.

Orang Thailand dengan Indonesia sama-sama punya satu sumur. Tapi kenapa orang Thailand bisa 2x produktivitasnya? karena orang Thailand sumurnya 2x lebih dangkal, dan sumur orang Malaysia 3x lebih dangkal. Namun ada kalanya, sumur orang Thailand sama jauhnya dengan sumur orang Indonesia. Namun orang Thailand tetap lebih produktif 2x dari orang Indonesia. Kenapa? karena orang Thailand lebih percaya satu sama lain. Satu orang menarik tali sumur, satu lagi membawa ember ke kebun. Proses menjadi lebih cepat. Dibandingkan orang Indonesia yang tidak percaya satu sama lain. Masing-masing mengambil air, membawa ember. Proses menjadi lebih lama.

Lalu bagaimana dengan negara maju/eropa? mereka sudah menggunakan pompa air listrik. Produktivitas orang Eropa 20x lebih besar daripada produktivitas orang Indonesia. Namun, untuk bisa seperti orang Eropa sangat sulit. Butuh kepercayaan 20x lebih besar dari orang Indonesia.

Dari tingkat Indonesia ke tingkat Thailand saja susah.

Ini cerita yang sama seperti Philipines di 1973-1986. Nasib Indonesia sama seperti Philipines. Berbeda dengan Thailand yang post 1973 bisa bangkit.

Saat ini paska 1997, Indonesia malah lebih terpuruk lagi.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Mei 26, 2017 pada 2:14 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: