Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Renungan: Haruskah saya menjadi peneliti?

leave a comment »

1.Saya sadar, bahwa peneliti tidak akan survive di Indonesia, sama seperti programmer tidak akan survive di Indonesia. Pertanyaannya, apakah saya akan membuang opportunity menjadi peneliti atau opportunity menjadi programmer? jawabannya tidak. Opportunity menjadi apapun harus tetap terbuka.

2.Kalau saya membuka kepada semua opportunity, apakah saya masih perlu mempelajari secara sungguh-sungguh ilmu pengetahuan (penelitian) atau ilmu coding dengan php (programming), hal ini bertentangan dengan batin saya. Jawabannya tidak harus. Pelajari apapun sepanjang hasilnya positif, dan tidak bosan. Sesekali bisa belajar yang lainnya, sesekali tidak perlu belajar yang lainnya, yang diperlukan hanyalah istirahat.

3.Bagaimana bila melihat peneliti/programmer yang berhasil? contohnya programmer yang bekerja di google, atau peneliti yang bekerja di lembaga penelitian asing? bukankah ini artinya saya yang tidak fokus (point 1) atau saya yang tidak sungguh-sungguh (point 2). Jawabannya adalah ini lebih kompleks dibandingkan sekedar fokus dan sungguh-sungguh. Ada banyak faktor lain, misalnya, apakah sudah berpasangan? bagaimana status pasangannya? berapa jumlah anaknya? apa yang menjadi prioritas orang ini? apakah ada aktivitas lain yang dilakukan orang ini?

4.Bagaimana bila saya demotivasi atas realita yang terjadi. Misal, atas point 1 karena tidak fokus, atas point 2 karena pembosan, atau karena point 3 memiliki banyak agenda lain (e.g olahraga, bisnis, musik). Demotivasi bisa terjadi pada siapapun, bila ini terjadi terus menerus bisa berbahaya. Maka, ulangi lagi langkah 1 hingga 3.

Dilema yang saya hadapi saat ini, sama seperti dilema yang dihadapi waktu kuliah S1 dulu. Pertanyaan yang sama, buat apa belajar Visual Basic, kalau nanti didunia kerja yang dipakai adalah ABAP (SAP). Pertanyaan ini juga muncul waktu awal bekerja terdahulu. Buat apa belajar analisa data (ACL) atau belajar setting jaringan, bila permintaannya tidak ada.

Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu dijawab. Waktu yang akan menjawabnya.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Juni 13, 2017 pada 11:14 am

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: