Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Bersyukur

leave a comment »

Ada beberapa hal yang ingin sekali saya lakukan. Sabtu pagi misalnya, saya ingin menganalisa sebuah masalah TI yang sangat belum pernah dipecahkan. Saya sudah punya banyak referensi, termasuk target output yang bisa dihasilkan. Namun, seketika jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi, saya kembali tersadar bahwa ada waktu dimana saya harus berhenti untuk melakukan hal yang sebenarnya sangat ingin saya lakukan.

Sabtu menjelang siang misalnya, ada banyak hal yang ingin saya lakukan, tapi mendadak hujan turun. Segala rencana berubah, saya harus menyesuaikan diri, mengambil keputusan yang sebenarnya tidak ingin saya lakukan. Menjelang malam pun demikian, badan saya terasa sangat letih, tidak ada pilihan lain, saya harus beristirahat.

Itulah hidup, sebenarnya jika orang sudah memiliki pekerjaan yang layak, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah mengerem. Jika orang sudah memiliki penghidupan yang layak, satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah menahan. Rem adalah satu-satunya cara wujuda bersyukur.

Written by Anjar Priandoyo

November 30, 2019 pada 10:31 pm

Ditulis dalam Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: