Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Archive for the ‘Management’ Category

Belajar dari Youtube part III

leave a comment »

Math, Science, History.

  • Middle East’s cold war (Vox, 2017) failing states framing (Libya, Syria, Iraq, Yemen) is a proxy of Saudi v Iran war using ISIS, Hezbollah, Al Qaeda, who start the fight framing (US invasion in 2003 that makes border as proxy unstable)
  • What Happened Before History? Human Origins (Kurzgesagt, 2016) diambil dari Sapiens (Harari, 2011)
  • Populism is reshaping our world (The Economist, Credit Suisse, 2017) terinspirasi technological determinism, populism tidak dikalahkan teknologi.
  • CrashCourse
Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Agustus 16, 2018 at 3:47 pm

Ditulis dalam Management

Kemampuan beradaptasi, kemampuan mencatat

leave a comment »

Ini bukan masalah ekonomi bung, ini masalah ideologi. Ini bukan masalah baik atau buruk, tapi masalah bisa atau tidak. Hal sebaik apapun kalau tidak bisa dijalankan justru berbahaya. Sebagai contoh yang paling baik pada saat musim liburan adalah menghabiskan waktu untuk membaca buku dan menulis. Namun pada kenyataannya menonton saja susah dilakukan.

Kebijakan ekonomi Donald Trump pun demikian, kebijakan ekonomi trump seharusnya menekankan pada gun control atau health reform, tapi prakteknya sulit dilakukan, keputusan yang relatif aman -sedikit sensasional adalah menaikkan tarif impor baja dan alumunium yang risikonya relatif kecil. Melakukan perubahan baru termasuk berbahaya.

Liburan musim panas ini, di minggu ketiga saya baru menemukan kesalahan yang saya lakukan:

  1. Tidak menyadari betapa berat beban musim panas. Jika menyadari beratnya beban musim panas, maka memprioritaskan diri untuk menulis buku atau menulis posting facebook rasanya terlalu berlebihan. Seharusnya dengan beban musim panas, lebih baik menikmati waktu dengan santai menonton atau santai bercanda.
  2. Beban musim panas, bisa berdampak pada keputusan untuk makan terlalu banyak yang berbahaya. Berdampak pada food alergy yang menumpuk dan memicu konflik yang lebih besar.

Tapi sejauh ini, hingga hari ini harusnya masih bisa terkendali, yang penting konsisten mencatat.

Written by Anjar Priandoyo

Agustus 8, 2018 at 5:00 pm

Ditulis dalam Management

Belajar dari Youtube part II

leave a comment »

Setelah Crash Course, ternyata ada konten menarik lainnya di Youtube seperti Kurzgesagt – In a Nutshell dan VICE Indonesia (Dinasti Penagih Utang, Mamah Dedeh). Menarik sebenarnya menghabiskan waktu dengan menonton, mungkin film Hollywood tidak terlalu menarik lagi, tapi tayangan alternatif seperti ini cukup menarik untuk belajar -dan menghabiskan waktu berkepanjangan.

Written by Anjar Priandoyo

Juli 29, 2018 at 11:09 am

Ditulis dalam Management

Retail apocalypse 2017

leave a comment »

Sevel 30 Juni 2017
Matahari (Pasaraya: Manggarai, BlokM) 30 Sep 2017, Matahari TA Dec 2017
Lotus (Mitra Adiperkasa) Oct 2017
Debenham Dec 2017
GAP 2017

Written by Anjar Priandoyo

Juli 13, 2018 at 7:38 pm

Ditulis dalam Management

Aturan DP Rumah

leave a comment »

Peraturan DP rumah yang paling signifikan sebenarnya terjadi pada tahun 2012, pada waktu itu DP dinaikkan dari 20% menjadi 30%. Kenaikan ini menurunkan tingkat penjualan rumah, pengembang sendiri pada waktu itu menyikapinya dengan memberikan cicilan DP, walaupun tidak banyak berdampak sebenarnya, bahkan akibat dari cicilan DP ini, harga rumah justru naik semakin cepat. Meski demikian, orang tidak berpikir untuk menunda, justru semakin berusaha membeli rumah, khususnya bagi kalangan atas.

BI tentunya tidak mempertimbangkan bahwa kenaikan DP ini akan memicu kenaikan harga rumah. BI hanya melihat secara reaktif, dari kondisi ekonomi yang ada. Begitu terjadi perlambatan ekonomi, maka rasio DP (LTV) langsung diturunkan, harapannya adalah mendorong laju perekonomian. Tapi tentunya kondisi perekonomian jauh lebih sulit. Pada tingkat masyarakat, dampak sebuah kebijakan ekonomi tidak banyak dirasakan perbedaannya. Kebijakan ekonomi hanya bisa mempengaruhi pasar, untuk selanjutnya pasar baru bisa mempengaruhi masyarakat luas.

Suku bunga acuan BI
Aug 2017 ref 4.75% menjadi 4.5%
Jun 2018 ref 4.75% menjadi 5.25%

APBN
2017: 13,000, Inf 4%, Econ 5.1%
2016: 13,900, Inf 4.7%, Econ 5.3% (DP rumah 15%)
2015: 11,900, Inf 4.4%, Econ 5.4%
2014: 10,500, Inf 5.5%, Econ 6%
2013: 9,300, Inf 4.9%, Econ 6.8%
2012: 9,000, Inf 6.8%, Econ 6.5% (DP rumah 30%)
2011: 9,250, Inf 5.65%, Econ 6.5%
2010: 10,000, Inf 5%, Econ 5.5%
2009: 10,400, Inf 2.9%, Econ 4.6%
2008: 9,600, Inf 11%, Econ 6% (Subprime mortgage crisis)
2007: 9,100, Inf 6.6%, Econ 6.3%
2006: 9,100, Inf 6.6% Econ 5.5%
2005: 9,700, Inf 17%, Econ 5.7% (2004 energy crisis)
2004: 8,600 Inf 6.5% Econ 4.8%
2003: 8,500 Inf 5.1% Econ 4.5%
2002: 9,300 Inf 10% Econ 4.3%
2001: 10,200 Inf 12% Econ 3.4%

Catatan:
Maret 2012, DP Rumah 30% regulation ref, DP Motor 30% ref
Jun 2015, DP Motor 20% ref
Agustus 2016, DP Rumah 15% regulation ref
Dec 2016, DP motor 10% ref
17 April 2017, DP 0% not allowed ref, election 19 April 2017
Juli 2018, DP 0% regulation kontra ref, BI argument loan to ratio ref

Written by Anjar Priandoyo

Juli 13, 2018 at 5:37 pm

Ditulis dalam Management

Tagged with ,

DetikX musuh baru Tirto

leave a comment »

Pemain besar itu mudah sekali mengalahkan pemain baru. Tirto misalnya yang selama ini mengawali membuat reportase yang mendalam, dengan mudah sekarang diikuti oleh detik dengan membuat DetikX. Secara bisnis model harusnya Detik sudah benar, namun secara nama, sepertinya masih harus diganti lagi, dari X menjadi yang lain.

Written by Anjar Priandoyo

Juni 24, 2018 at 1:06 pm

Ditulis dalam Management

Tagged with

Crash Course – Renaissance

leave a comment »

Society must be rich to be able to produce an artist, sportsmen
The religious reform in 15th century only can succeed with the invention of the printing machine, century before

Written by Anjar Priandoyo

Juni 19, 2018 at 4:04 pm

Ditulis dalam Management