Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Mengapa budaya menulis kita rendah

leave a comment »

Sampai sakit kepala saya mencoba menulis. Banyak hal sederhana tentang menulis yang tidak pernah saya dapatkan di sekolah. Padahal kemampuan ini sangat penting sekali. Dimana semua hal analisa, semua hal mengenai ekonomi kreatif itu hanya bisa diselesaikan dengan budaya menulis yang baik. Contoh, jika seorang engineer pesawat ingin merancang sebuah pesawat jet, maka dia harus bisa mendeskripsikan bagaimana pesawatnya, bagaimana kecepatannya. Walaupun ini bisa dijelaskan dengan angka-angka, namun pada bagian pendahuluan atau kesimpulan, ia harus bisa mendeskripsikannya dengan kata-kata.

Itu dilevel teknis, dilevel atasnya, seperti proposal teknis, kemudian proposal biaya itu isinya hanya tulisan. Kemudian bagaimana menjual idenya itu juga tulisan. Setelah ide membuat pesawatnya laku, maka pesawat itu juga harus dijual ke masyarakat yang ingin menaiki pesawat, itu juga hanya bisa dilakukan dengan tulisan.

Kalau tulisan itu penting, sekali kenapa kita tidak mempelajarinya. Kalau yang paling mendasar seperti membedakan tulisan naratif dan deskriptif saja tidak tahu, bagaimana memperbaikinya?

Padahal ada konsep EDNA (Expository, Descriptive, Narrative dan Argumentative)

Wiki:
Indian Certificate of Secondary Education (ICSE)

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 1:27 pm

Ditulis dalam Life

Nexus Perspective

leave a comment »

Another Lingo in Narrative Art

  • Nexus is a set of a belief system that there is an interdependency between different things. E.g between Life, Work and Family.
  • Balance is a set of a belief system that a balance between two things can be achieved. Eg. between Life and Work
  • Geography is a set of belief system that a spatial aspect e.g distance, height has a correlation with development
  • Governance is a set of belief system that principal-agent problem is the root cause of every problem

Descriptive Art has no lingo

  • Issues, Mitigation

Paper:

  • A nexus perspective on competing land demands: Wider lessons from a UK policy case study
  • Sustainable development and the water–energy–food nexus: A perspective on livelihoods

Wiki:

  • Water, energy and food security nexus
  • Water-energy nexus

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 1:08 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Dilema Masalah Pangan

leave a comment »

Masalah pangan adalah masalah yang sangat serius. OECD, IFPRI, Deptan memprioritaskan pengendalian pangan ini semaksimal mungkin, hidup dan matinya untuk menjaga ini. Komoditas yang menjadi prioritas 5 besar (Padi, Jagung, Kedele, Tebu, Sapi) dan 6 Besar (Padi, Jagung, Kedele, Tebu, Palm Oil, Karet). Termasuk dengan undang-undang pangan 18 tahun 2012, didalamnya termasuk impor, monopoli, tata kelola pasar. Masalah ini menyeluruh termasuk rangkaian proses dari pembibitan, hingga pencegahan hama.

Dalam meliihat masalah pangan, yang dilihat hanya itu saja: prosesnya, obyeknya dan orang-orang didalamnya.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 12:32 pm

Ditulis dalam Management

Potret Energi

leave a comment »

Potret perencanaan kebijakan Energi dilihat dari dimensi lain:

Energy Geography

  • Melihat bagaimana proses terjadi dari sisi obyek
  • Kebijakan energi itu harus lihat faktor geografis. Misalnya kebijakan tarif listrik itu harus melihat kondisi jalur transmisi listrik, apakah rutenya gampang atau susah, siapa pemiliknya.
  • Faktor geografis yang lain adalah kepadatang penduduk. Semakin padat penduduk tidak selalu menguntungkan, bisa jadi malah merugikan
  • Bencana alam juga penting dipertimbangkan dalam geografis
  • Kebijakan energi terutama terkait kesenjangan juga terkait geografi

Energy Governance

  • Melihat bagaimana proses pengelolaan
  • Intinya kebijakan energi itu masalah tata kelola saja.
  • Tata kelola ini ruwet, misalnya antara energi dan perubahan iklim
  • Antara energi dan food
  • Tata kelola antara energi dan air

Energy Transition

  • Melihat bagaimana proses perubahan

Potret operasional kebijakan energi dilihat dari contoh kasus

Energy and Masalah Agriculture

  • Melihat dari masalah obyek pertanian
  • Masalah di sektor pertanian
  • Solusi di sektor pertanian

Energy dan Masalah Kesehatan

  • Melihat dari masalah obyek kesehatan
  • Masalah di sektor kesehatan
  • Solusi di sektor kesehatan

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 12:23 pm

Ditulis dalam Science

Cara menulis essay

leave a comment »

Esai standar universitas adalah 2,000 kata.

Cara mengerjakan esai terdiri dari tiga tahap: riset, menulis dan edit ref. Perhatiakn bahwa edit bahkan perlu hingga 1/3 dari durasi mengerjakan esai sama seperti riset butuh juga 1/3. Diartikel tersebut, masing-masing tahapan tersebut seperti meriset sendiri bisa dibagi dalam 3 sub tahapan. Waktu total kurang lebih 3 minggu.

Bahkan kalau tahapan itu dibuat dalam waktu 1 hari pun, strukturnya tetap sama. Ada riset, menulis dan edit ref. Kalau masalahnya kecepatan, dalam satu hari (8 jam) mengerjakan thesis 6,000 kata masih mungkin sebenarnya -kalau sekedar menulis ref

Extended Essay 4,000 word IB ref
Menariknya draft untuk EE berkisar 6,000-8,000 setelah final bisa menjadi 4,000 kata

Ciptakan aturan menulis seperti ini ref
9. Don’t edit as you write
7. Write first before doing anything

See wiki: Ultradian rhythm

Di Jakarta masih banyak menggunakan multiple choice dan ujian essay ref

Written by Anjar Priandoyo

Februari 5, 2018 at 8:53 pm

Ditulis dalam Science

Paragraf vs Section

leave a comment »

Matematika Menulis

Sebuah kalimat minimal terdiri dari 15 kata. Sebuah paragraph minimal terdiri dari 5 kalimat. Artinya sebuah paragraf minimal terdiri dari 75 kata. Sebuah tulisan essay minimal terdiri dari 10 paragraph atau terdiri dari sekitar 750 kata. Kalau acuannya essay untuk sebuah koran paling tidak angka yang ditargetkan adalah 700-1000 kata. Cara berpikir ini disebut dengan bottom up. Car menulis diari, ditulis apa adanya.

Cara kedua adalah menggunakan pendekatan top down. Jika kita ditargetkan untuk menulis sepanjang 1000 kata. Maka 1000 kata ini paling tidak harus dibagi dalam 3-5 ide besar. Misalnya pendahuluan, isi dan penutup dengan aturan komposisi masing-masing misal 10:80:10 atau 20:60:20 atau 30:40:30. Pembagian dari 1000 kata ini disebut section.

Dari masing-masing section yang dibuat, maka kita bisa mengira-ira berapa jumlah paragraph yang dibutuhkan. Kalau setiap paragraph berisi kumpulan kalimat pendukung, artinya bullet point sebanyak 3-5 per ide kalimat rasanya sudah cukup. Dengan begitu maka ide penulisan 1,000 kata bisa dibuat dengan mudah. Contoh tulisan ini adalah contoh tulisan untuk satu section dengan jumlah sekitar 200 kata.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 5, 2018 at 5:22 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Catatan Harga Emas

leave a comment »

Baru sadar bahwa di tahun 1990 harga emas adalah Rp 20,000

Emas Antam Feb 2018 adalah Rp 599.300 / gram (10 gram)

http://nasional.kompas.com/read/2011/08/26/09065761/jangan.bergantung.pada.emas

Written by Anjar Priandoyo

Februari 5, 2018 at 11:47 am

Ditulis dalam Management

Tagged with