Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Posts Tagged ‘Agriculture

Perang sawit yang masih panjang

leave a comment »

Kompas 26 Jan 2018, meliput bahwa Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan bahwa Indonesia berhasil memenangkan sengketa biodiesel dengan Uni Eropa, dalam hal Bea Masuk Anti Dumping yang difasilitasi WTO (UE) ref, ref. Berita ini masih disampaikan secara lisan.

Reuters ref, Jakartapost menerima siaran pers pada 21 Mar 2018, kemudian di ulang lagi oleh CNN Indonesia di 22 Mar 2018, Detik 23 Mar 2018, di Merdeka 7 April 2018. Selanjutnya analis menggunakan berita ini untuk berbagai kepentingan dari menunjukkan performa tim negosiasi hingga kenaikan saham. Padahal biodiesel dan sawit ini masih perjalanan yang sangat panjang. Sebagai perbandingan nilai ekspor minyak sawit sekitar EUR 2 billion (30 trilyun) dimana 45%nya adalah biofuel ref. Baik BBC, Tirto masih meneruskan untuk membahas sawit ini sebagai sebuah topik ekonomi di Indonesia.

Sebagai catatan untuk biodiesel sendiri masalah dimulai ketika EU mengenakan bea masuk sekitar 8.8-23.3% sebagai kebijakan antidumping atas Indonesian biodiesel on Nov. 19, 2013. Indonesia kemudian mengajukan gugatam terhadap pengenaan BMAD di Pengadilan Umum Tingkat I UE dimulai sejak 19 Februari 2014. Pada 15 September 2016, Pengadilan Umum Tingkat I UE menolak penerapan BMAD. Dari hasil tersebut, UE mengajukan gugatan banding ke Mahkamah UE pada 24 November 2016 lalu. Dan akhirnya 26 Jan 2018 WTO (atau pengadilan) menyetujui.

Mengenai sawit sendiri meski menang sedikit di biodiesel perang ini masih panjang, misalnya 9 April 2018, Iceland supermarket memban kelapa sawit “palm oil was present in 130 products, or 10% of its own brand food”. Indonesia mengancam akan menghentikan pembelian airbus dan boeing ref. 11 April 2018 Polandia diminta membantu, 25 April 2018 Vatikan diminta membantu negoisasi sawit.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

April 30, 2018 at 10:11 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

Rumitnya masalah pertanian

leave a comment »

Masalah pertanian bukan sekedar masalah keengganan orang untuk menjadi petani, tapi banyak masalah lain seperti susahnya melakukan mekanisasi pertanian di Indonesia dengan tanah yang berbukit-bukit ref. Untuk menanam padi misalnya, ada berbagai pilihan mekanisasi yang bisa dilakukan misalnya Pothole seedling of mechanical transplanting (PSMT), carpet seedling of mechanical transplanting (CSMT) and mechanical direct seeding (MDS) ref, yang kalau industri pertaniannya maju, otomatis industri penelitian pertaniannya juga akan maju. Mekanisasi ini bukan sekedar membeli traktor kemudian masalah selesai, tapi juga membeli mesin pemotong hingga bagaimana pembiayaannya ref.

Gagal panen sendiri bisa disebabkan oleh hama, penyakit hingga weeds (gulma). Kalau penelitian ini diteruskan maka bisa mencakup aspek lain seperti polusi udara bagaimana dampaknya mengurangi produksi pertanian.

Written by Anjar Priandoyo

April 24, 2018 at 10:58 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

Dampak – Bidirectional relationship of Everything: Climate Change and Agriculture

leave a comment »

Wiki: Climate Change and Agriculture

Dampak Perubahan Iklim (hujan tidak menentu, kekeringan) pada Pertanian (produksi menurun)
– Kualitas buah menurun
– Kualitas tanah menurun
– Hama meningkat

Dampak Pertanian (produksi, deforestasi, enteric fermentation) pada Perubahan Iklim
– CO2 meningkat
– CH4 meningkat

Energy and Agriculture

Energi (polusi) mengganggu pertanian
Pertanian (biofuel) meningkatkan energi

Written by Anjar Priandoyo

Februari 21, 2018 at 4:34 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Rice and Indonesia’s Landscape

leave a comment »

Rice shapes Indonesia’s landscape, its true, and even its bigger than that. It’s shape the communal collective culture, it’s shape the irrigation, it’s shape the class structure. During the commercial revolution, rice no longer become dominant forces, replaced by trading port along the north coast of Java’s island.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 19, 2018 at 10:12 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

Dilema Masalah Pangan

leave a comment »

Masalah pangan adalah masalah yang sangat serius. OECD, IFPRI, Deptan memprioritaskan pengendalian pangan ini semaksimal mungkin, hidup dan matinya untuk menjaga ini. Komoditas yang menjadi prioritas 5 besar (Padi, Jagung, Kedele, Tebu, Sapi) dan 6 Besar (Padi, Jagung, Kedele, Tebu, Palm Oil, Karet). Termasuk dengan undang-undang pangan 18 tahun 2012, didalamnya termasuk impor, monopoli, tata kelola pasar. Masalah ini menyeluruh termasuk rangkaian proses dari pembibitan, hingga pencegahan hama.

Dalam meliihat masalah pangan, yang dilihat hanya itu saja: prosesnya, obyeknya dan orang-orang didalamnya.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 12:32 pm

Ditulis dalam Management

Tagged with

Rice Crop Statistics

leave a comment »

Crop area according to FAO is a surface of land on which a crop is grown. FAO explained that there is sown area and harvested area concept, that might have different values. From FAO, Indonesia has two harvesting seasons. Di Jawa yieldnya 5.36 t/ha, di luar jawa sekitar 4.35t/ha.

Area Harvested: area from which a crop is gathered; if the same crop is sown or planted more than once in the same field during the year, the area is counted as many times as harvested.

Bridging the rice yield gap in Indonesia ref
The dynamics of rice production in Indonesia 1961–2009 ref
In the Shadow of Rice: Roots and Tubers in Indonesian History, 1500-1950 ref

Written by Anjar Priandoyo

September 1, 2017 at 1:13 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Tomat

leave a comment »

Tomat adalah salah satu ikon kuliner yang sangat populer. Harganya murah, penerapannya sangat beragam dari sambal hingga soto, dari nasi kuning hingga nasi goreng. Bersama dengan cabai, tomat merupakan komponen wajib yang harus ada di dapur atau di rumah makan. Namun, Tomat sebenarnya baru ada setelah tahun 1492, setelah Columbian Exchange yang juga membawa tanaman dunia baru (new world crop) seperti kentang, jagung, coklat dan karet. Saat ini new world crop persentasenya sekitar 74% dari produksi pertanian dunia ref. Namun, ada juga beberapa pendapat yang mengatakan bahwa new world crop ini datangnya lebih dulu sebelum 1492, di Indonesia pendapat ini antara lain mengatakan Cabai sudah datang sejak abad 10 dan Jagung sudah datang sejak abad 13 ref

Tomat pada awalnya dianggap beracun karena sifat tomat yang asam (acid) sehingga mengakibatkan keracunan timbal (lead) dari reaksi antara tomat dan piring timah pada waktu itu yang mengandung timbal. Tomat mulai populer sejak ditemukannya Pizza Margherita di Naples Italy tahun 1889. Tomat sendiri secara biology adalah buah, namun sejak 1893 di Amerika Tomat ditetapkan sebagai sayuran, ini terkait dengan pajak sayuran yang lebih tinggi dari pajak buah.

Cerita mengenai Tomat penuh dengan nilai filosofi. Contohnya “Knowledge is knowing that a tomato is a fruit. Wisdom is not putting it in a fruit salad. Philosophy is wondering if that means ketchup is a smoothie”. Artinya kalau ingin menjadi ahli tomat, maka harus mengetahui aspek ontologi (klasifikasi), aspek espitemologi (logika, reasoning), dan aspek axiologi (moral). Atau kalau menurut orang komputer, untuk menjadi ahli harus mengetahui mengenai taxonomy-nya, reasoning-nya dan ethics-nya.

Written by Anjar Priandoyo

Agustus 27, 2017 at 11:10 am

Ditulis dalam Science

Tagged with