Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Posts Tagged ‘ARIS

ARIS Simulation Notes

leave a comment »

simulation

Hari ini mencoba simulasi ARIS yang pertama. Rancangan simulasinya sederhana saja, kira-kira proses mana yang paling efisien untuk dilakukan jika ada risiko, jika beban kerja tiap function berbeda, jika kapasitas tidak organisasi juga berbeda. Menarik, karena dari sisi proses improvement, bisa diketahui proses mana yang paling efisien. Mirip belajar Graph Theory dulu.

Written by Anjar Priandoyo

Januari 19, 2017 at 1:49 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Arogansi Orang Process

leave a comment »

analyze-client-order

sample-aris-express

Orang Process, baik dari latar belakang IT maupun Akuntansi melihat dunia dengan cara yang berbeda. Contoh mengenai proyek renewable energy, orang process melihatnya sebagai sebuah process tata kelola. Benar tidak uang yang diberikan pada saat proyek ini dipergunakan sebagaimana mestinya. Bagaimana memastikan ada bukti-bukti yang cukup e.g ada bukti order, ada kuitansi.

Kalau orang process melihat sebuah proses transaksi, yang dilihat adalah bagaimana proses uang keluar masuk.

Sedangkan orang process IT, lebih melihat bagaimana sebuah proses itu selalu ada input dan output yang bisa disimpan dalam sebuah sistem. Contoh, bukti order seharusnya bisa diinput dalam sistem pada saat proses pencatatan order, kemudian pada saat pencatatan kuitansi harus bisa dicatatkan dalam sistem.

Mirip seperti bagaimana orang process berbasis risiko juga melihat sebuah proses. Yang dihighlight adalah elemen yang ada potensi gagal dimana. Contoh pada saat proses order yang dihighlight adalah manakah potensi order yang bermasalah

Written by Anjar Priandoyo

Januari 17, 2017 at 11:11 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

ARIS Architect/Designer – One month review

leave a comment »

ARIS is one of most powerful Business Process Modelling (BPM) Tools, and luckily I have a chance to use ARIS Architect/Designer with University Edition. I got the license since 12 December 2016, and it will be expired next 12 June 2017.

At this moment, I have been using ARIS for one month, a short time, and I found that ARIS is really helpful for me in my research. My research basically is Energy Scenario analysis, so ARIS help me to visualize the complex interaction of Energy in Indonesia.

The framework that I used in align with ARIS is Multilevel Perspective (MLP) (Geels, 2002) which used to explain the energy transtion in Indonesia. This framework analyzes in three levels, Exogenous landscape, stable Regime and Niches of Innovation.

Here is some screenshot of on progress works with ARIS. So let see, I will keep updating the progress of my ARIS project.

energy-scenario

energy-structure

organization-charts

Written by Anjar Priandoyo

Januari 12, 2017 at 12:37 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with , ,

Saya? Analis

leave a comment »

enterprise-process-mapMungkin kata yang paling tepat mendeskripsikan diri saya adalah analis. Dan di industri, analis adalah orang yang pekerjaannya adalah berpikir. Orang yang pekerjaannya melihat sesuatu, dari sesuatu yang dilihat diambil kesimpulan tertentu.

Sederhana?

Contohnya bila melihat restoran, maka saya melihat ada proses menggoreng ayam, proses menggerus sambal, proses menyiapkan makanan. Namun, kalau dilihat dari sudut pandang uang, maka proses yang dilihat adalah proses memesan, proses membayar dan proses menghitung.

Sederhana? tidak juga.

Kalau dilihat dari dimensi organisasi, maka ada proses membagi tugas, ada proses menggaji karyawan, hingga proses investasi untuk mengembangkan usaha bahkan proses perawatan piring dan gelas.

Jadi bagaimana cara melihat sebuah warung pecel lele yang benar?

Cara pertama adalah Value Chain (Porter, 1985). Value Chain melihat organisasi dari dua dimensi saja, Primary Activities (Core Process) dan Support Activities. Di Bank Core Process adalah lending-saving, diluar itu adalah supporting activities, mau finance, IT, HR, procurement. Di Pabrik, Core process adalah production, operation, diluar itu sama seperti bank merupakan supporting activities.

Cara kedua adalah melalui BSC (Kaplan & Norton, 1996). BSC melihat organisasi tidak dari dimensi proses, tapi menambahkan 3 perspektif lain yaitu uang, pelanggan dan pembelajaran.

Masih belum terlalu rumit?

Nanti dulu, orang yang sudah damai-damai hanya bermain di level proses saja, tiba-tiba menghadapi kenyataan ada namanya komputer. Sehingga ada satu domain besar yang ikut bermain: teknologi (termasuk turunannya: aplikasi, data, project, security)

Tiba-tiba Bang, ada Enterprise Architecture (TOGAF), kemudian ada BPMN (ARIS). Tiba tiba ada BABOK, DMBOK dan seterusnya.

Written by Anjar Priandoyo

Januari 11, 2017 at 1:35 pm

Ditulis dalam Management

Tagged with