Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Posts Tagged ‘Fiction

Show dont tell

leave a comment »

Di awal film Hidden Figures (2016), diceritakan bahwa Katherine G. Johnson, Dorothy Vaughan dan
Mary Jackson sedang memperbaiki mobil yang mogok.

Katherine duduk disetir mobil, Dorothy tiduran dibawah kap mobil dan Mary berdiri disamping mobil. Ini menggambarkan karakter Katherine sebagai seorang leader/visioner/tokoh utama, Dorothy sebagai tokoh keibuan/rela berkorban, dan Mary sebagai tokoh out of the box.

Simbol ini sebenarnya berbeda dengan profesinya, yang Engineer adalah Mary -dia tidak memperbaiki mobil.

Kalau mau bisa saja yang memperbaiki mobil adalah Mary, karena dia yang mengerti teknisnya, tapi disini diceritakan dia justru tidak memperbaiki. Adegan ini menjelaskan banyak sekali bagaimana karakter tiga tokoh ini, yang buat beberapa orang justru bisa jadi tidak perlu.

Alternatif lainnya adalah dinarasikan saja bagaimana karakter tiga orang ini.

Sebelum itu sebenarnya, untuk menceritakan adventure seperti ini, komposisi karakter tiga orang ini perlu didesain semenarik mungkin chemistrynya.

Ini juga sesuai teori yang mengatakan untuk membuat kombinasi karakter harus terdiri dari:
https://mythcreants.com/blog/how-to-create-powerful-character-combos/

  1. Superficial similarities: works in NASA
  2. Meaningful differences: leader (widow), family guy, easy going
  3. Unifying influence: interact with head of NASA (although true leader in the group is Dorothy)

Protagonist, Antagonist, Mentor, Sidekick, Love Interest

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Januari 15, 2018 at 1:44 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Memahami Romance Indonesia

leave a comment »

Film Romance di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari Habiburrahman El Shirazy dan Helvy & Asma Nadia. Habiburrahman El Shirazy: Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 2009 Azzam, Anna, Furqon; Ayat-Ayat Cinta (2008) Fahri. Puncak film Romance di Indonesia dipegang dua tokoh ini.

Kang Abik dan Duo Lingkar Pena ini menarik. Namun yang paling menarik sebenarnya antara Helvy dan Asma. Kurang lebih ini adalah gaya penulisan yang berbeda dari dua penulis paling produktif. Asma adiknya lebih membumi, sementara Helvy kakaknya lebih berat. Yang paling laris? tentunya Asma. That’s show business.

SYTD1:
Couple: Pras dan Arini
3rd person: Meirose (with baby)
Result: Meirose leaving, give the baby

SYTD2:
Couple 1: Pras dan Arini
Conflict: Arini cancer
Couple 2: Syarief dan Meirose
Result: Arini leaving, Pras with Meirose

Pearl Harbour
Evelyn and Rafe
Danny (have baby with Evelyn)
Danny leaving

http://www.bryndonovan.com/2015/07/10/master-list-of-romantic-conflicts/
https://thewritepractice.com/20-romance-story-ideas/

Written by Anjar Priandoyo

Januari 8, 2018 at 4:03 pm

Ditulis dalam Management

Tagged with

Teknik Bercerita

leave a comment »

Teknik Bercerita

  1. Reportase (As is)
  2. Comedy (Element of Surprise) > Happy (Laugh)
  3. Drama (Element of Emotional) > Happy, Sad, Angry, Scared, Tender, Excited

Contoh 1
“Bapak sama ibu berantem”
Reportase. Melaporkan sesuatu yang terjadi tanpa emosi.

“Bapak sama ibu berantem tuh”
Komedi. Maksudnya bapak yang dimaksud bukan bapak sesungguhnya, ibu yang dimaksud juga bukan ibu sesungguhnya. Situasinya bisa dikantor atau sekolah, dimana ada unsur “element of surprise”.

“Bapak sama ibu berantem lho”
Drama. Ada konflik yang diangkat, karena seharusnya bapak dan ibu tidak berantem.

Contoh 2
“Bapak jatuh dari becak” Reportase

“Bapak jatuh dari becak coba” Komedi, maksudnya tidak ada orang yang jatuh dari becak. Kejadian ini sudah mengandung unsur lucu (komik) atau “element of surprise”

“Bapak jatuh dari becak kan” Drama, maksudnya bapak sudah tua, tidak mau bepergian, karena dipaksa naik becak akhirnya bapak mau. Akhirnya jatuh.

Tipe Drama
Opposite dari tragedy (misfortune) itu bukan komedi, tapi fortune (happy ending). Drama harus punya conflict.

Tragedi: Bapak jatuh dari becak kemudian mati
Komedi: Bapak jatuh dari becak kemudian celananya robek

Tragedi: Bapak sama ibu berantem kemudian mati
Komedi: Bapak sama ibu berantem kemudian diundang menjadi artis (happy ending, element surprise)

Tipe Plot
Conquest: Bapak tidak mau naik becak, setelah bapak mencoba, bapak mau
Rebirth: Bapak tidak mau naik becak, setelah bapak pulang ke kampung, bapak mau

Written by Anjar Priandoyo

Januari 5, 2018 at 3:58 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Apa definisi novel

leave a comment »

Novel Agatha Christie pada secara prinsip bukanlah “Novel” karena durasinya singkat, misalnya hanya di dalam kereta atau didalam hotel. Termasuk Novel Mary Shelley dimana misinya adalah cerita pendek horror/thriller/spy.

Protagonist – Protagonists are responsible for most of the action in a story.
Antagonist – The Antagonist is the primary obstacle to the Protagonist.
Mentor – The person who helps, advises or trains the protagonist.
Prize – Whatever the Protagonist wants to win, achieve, find or defeat.

The Mission
The Mystery
On The Run
Playing Defence

http://graemeshimmin.com/spy-novel-plots-the-four-spy-story-plot-idea/

Written by Anjar Priandoyo

Januari 5, 2018 at 2:03 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Alur Cerita

leave a comment »

Alur cerita (plot) itu ada berapa macam ? ref, ref, ref

Focus on conflict (Booker)
1. Overcoming the Monster: Hero and the bad guy.
2. Rags to Riches: Success and crisis.
3. The Quest: Seeking and finding.
4. Voyage and Return: Boldly exploring.
5. Comedy: From confusion to enlightenment.
6. Tragedy: The price of fatal flaws.
7. Rebirth: Finding the personal light.

Focus on emotional trajectory of a story (Vonnegut)
1. Rags to riches (rise)
2. Tragedy, riches to rags (fall)
3. Man in a hole (fall–rise)
4. Icarus (rise–fall)
5. Cinderella (rise–fall–rise
6. Oedipus (fall–rise–fall)

Focus on stage (Freytag)
1. Exposition
2. Rising action
3. Climax
4. Falling action
5. Resolution

Focus on stage (Booker Meta Plot)
1. Anticipation
2. Dream
3. Frustration (climax)
4. Nightmare
5. Resolution

Focus on ending (Laurel Yorke)
1. Konflik selesai (resolved)
2. Konflik tidak selesai (unresolved)

Unresolved alternative:
– Konflik baru dimulai lagi (open)
– Konflik lama tetap mengambang bisa dengan:
— Konflik dilihat dari kedua sisi atau dari satu sisi
— Konflik dilihat dari sudut pandang yang lain (baik secara dialog, literal atau symbolic)

Written by Anjar Priandoyo

Januari 4, 2018 at 3:05 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Karakter

leave a comment »

Niat saya sebenarnya membuat novel, tapi ternyata saya jadi belajar lebih banyak. Pertama mengenai pembentukan karakter tokoh. Ternyata ada dua pendekatan yang bisa dipakai untuk menjelaskan apa sifat Anna (Jung vs Freud ref

  • Anna ini korban kekerasan orang tuanya (Freudian), Anna mendapat kasih sayang dari Bowo
  • Anna ini terobsesi untuk menjadi superstar (Jung), Anna termotivasi tinggi

Selanjutnya yang lebih sering dipakai adalah pendekatan Jung, karena obsesi seseorang akan mengarahkan jalan hidupnya, seperti dalam The Seven Basic Plots-nya Bookers. Jungian ini membantu juga dalam penyusunan cerita, seperti tahap kehidupan.

Wiki: List of stock characters, Reluctant hero

Written by Anjar Priandoyo

Januari 4, 2018 at 2:48 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with

Estafet

leave a comment »

Semakin tua usia saya, semakin saya mengenal sesosok lelaki yang beberapa tahun terakhir ini hanya bisa saya temui lewat sepatah pesan singkat. Meskipun saya tidak banyak berbicara dengan lelaki itu saya merasa bahwa saya bisa memahami apa dan bagaimana cara berpikirnya.

Lelaki itu tidak pernah bermimpi bahwa anaknya akan melebihi dirinya.

Kalau ini estafet materi,
maka perjalan saya sudah selesai lima belas tahun yang lalu. Kalau ukurannya sebatas dengan gaji. Gaji pertama saya lima belas tahun yang lalu sudah lebih besar dari gaji terakhirnya bekerja.

Kalau ukurannya kematangan berpikir, saya masih tertinggal tiga puluh tahun dari dirinya. Meski saya secara fisik punya jam terbang lebih banyak dan pengalaman lebih luas, saya hanya bisa mengikutinya dalam bayang-bayang samar.

Kalau ini estafet kehidupan, maka perjalanan saya masih panjang.

Lelaki itu punya misi. Misi yang akan diwariskannya kepada lelaki kecilnya, yang akan mewariskan lagi pada lelaki kecil yang lain. Selama masih ada nafas, pelajaran tidak akan pernah berakhir. Saya berjanji akan berusaha lebih keras lagi.

Kelak suatu ketika akan saya ceritakan pada dirinya bahwa saya telah mencapai apa yang selama ini hanya bisa ia mimpikan. Kelak saya akan ceritakan bahwa saya akan mewariskan misinya pada lelaki kecil yang lain.

I will finish what you started.

Written by Anjar Priandoyo

Januari 4, 2018 at 2:21 pm

Ditulis dalam Life

Tagged with