Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Mengenal Jabatan di Bank

leave a comment »

“Hebat tuh, bapak X, dia sekarang VP di PLN”
“Wah hebat padahal terakhir bapak X itu Manager di Bank Mandiri”
“Oh iya, yang aku denger sekarang bapak X jadi Consultant di Consulting firm”

Bank adalah perusahaan dengan title berlimpah. Percakapan diatas mungkin seringkali kita dengar, padahal orang yang disebut namanya bisa jadi baru selang 1 tahun berpindah dari PLN, ke Mandiri dan ke Big 3 consulting. Gajinya kurang lebih sama, posisinya kurang lebih sama, tim yang dibawahinya kurang lebih sama. Namun kenapa orang mengesankan bahwa VP > Manager > Staff (e.g Geologist).

Di bank semua jabatan adalah VP, anak baru lulus kuliah bisa mendapatkan gelar, label atau title AVP (Assistant Vice President), seorang direktur operation yang berpengalaman 33 tahun juga bisa mendapatkan gelar SEVP (Senior Executive Vice President). Belakangan tidak hanya bank yang melabel semua jabatannya dengan VP beberapa perusahaan infra/utilities (PLN, Pertamina, Pelindo dkk) termasuk BUMN juga melabel semua karyawannya dengan VP.

Saya sebenarnya lebih senang dengan label manager. Ini juga ada banyak contoh dimana sebuah perusahaan yang memberi label karyawannya dengan Manager. Anak baru lulus kuliah diberi label manager, pemimpin tertinggi di perusahaan tersebut diberikan label General Manager atau Country Manager. Prinsipnya sama label ini sebenarnya irrelevant.

Directorate Head (Pangkat EVP – SEVP) setara perwira tinggi
KAP eq: Director – Partner
Infra/Utilities: General Manager

Division Head (Pangkat: VP – SVP – EVP) setara perwira menengah
KAP eq: Senior Manager – Director
Infra/Utilities: Manager

Departement Head (Pangkat: AVP – VP) setara perwira pertama
KAP eq: Manager – Senior Manager
Infra/Utilities: Assistant Manager

Menurut saya pribadi, title dan jabatan ini tidak relevan. Yang saya nilai pertama kali dari seseorang adalah bagaimana cara dia membawakan diri (confidence tone yang menandakan tingkat insecure seseorang). Di Firm (Consulting, Audit, Advertising, Architect) semua orang adalah Partner, di firm besar ada dengan 2000 karyawan ada 200 partner (artinya ratio 1:10). Title menurut saya hanya ada dua: Karyawan dan Karyawan Senior.

ref, ref

Written by Anjar Priandoyo

Mei 11, 2020 pada 6:08 pm

Ditulis dalam Career

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: