Anjar Priandoyo

Simple Advice for Everyone

Posts Tagged ‘Law

Energy Regulations

leave a comment »

Pagi ini saya ingin memulai mendesign bisnis proses energi di negara Indonesia. Dari beberapa contekan, saya bisa merancang dari konteks kebijakan:
1. Policy Making (Planning > high level policy)
2. Policy Execution (Licensing, Contract Making, Regulation > detailed SOP)

Cuman dititik ini saya merasa janggal, masa sih tidak ada orang yang sudah mendevelop proses bisnis disebuah negara, macam ETOM gitu lah kira-kira. Dengan beberapa keyword saya mencoba search akhirnya? tersesat. Beberapa yang saya temukan antara lain:

  1. A framework for visually monitoring business process compliance > orang IS mendesign metode yang lebih efektif untuk memonitor compliance, ini lebih advance dari yang saya butuhkan.
  2. Risk Aware vs Business Process comparison > juga orang IS, lebih dari yang saya butuhkan. Ini levelnya filosofis. Levelnya researcher.
  3. Enterprise Framework for Renewable Energi > orang management, dang.

Untungnya saya sudah mencatat sebelumnya, bahwa intinya bisnis proses energi itu hanya dua licensing dan market intervention. Market intervention ini yang lebih tepatnya masuk ke area regulations. Jadi ada regulation mengenai minimum energi yang dihasilkan, minimum emisi, minimum kwh, building energy regulations (apa impactnya, apa barriersnya).

Written by Anjar Priandoyo

Januari 13, 2017 at 11:04 am

Ditulis dalam Science

Tagged with ,

Hukum: Beda Pemerintah dan Perusahaan

leave a comment »

Di Bank Mandiri misalnya, kalau bicara bisnis proses maka kita akan bicara mengenai proses L1 saving-lending, kemudian masuk ke L2 misalnya opening account dari saving, kemudian masuk ke L3 misalnya head CS mengapprove opening account.

Kalau ditanya siapa yang paling expert mengenai proses di bank, jawabannya adalah orang dengan background Accounting, bisa bekerja di audit/risk/pmo. User sudah pasti expert, misalnya si CS itu sendiri, tapi user tidak bisa berbicara di konteks company wide.

Di Negara Indonesia, kalau bicara bisnis process, atau lebih tepat disebut core process maka kita akan bicara mengenai L1 perizinan panas bumi, L2 perizinan panas bumi untuk yang jaraknya kurang dari 12 mil, L3 Approval dari kepala dinas untuk pemanfaatan panas bumi.

Nah disini, kalau ditanya yang paling expert mengenai proses di negara Indonesia, jawabannya adalah orang dengan background hukum. Bukan orang dengan background accounting. Yang paling expert adalah orang yang membaca UU 21/2014 Geothermal dari ujung ke ujung.

Di perusahaan orang hukum, lebih banyak berhubungan dengan sesuatu yang sifatnya kontrak/agreement secara formal. Contohnya entah orang hukum mewakili HRD saat tanda tangan kontrak kerja karyawan baru, atau orang hukum mewakili perusahaan saat menandatangani perjanjian tender.

Bingung?

Mari kita lihat transaksi pembukaan nasabah baru. Ini adalah kontrak hukum. Namun yang menghandle business process analysis-nya adalah orang accounting, karena dispute yang terjadi bisa diselesaikan secara internal.

Beda dengan transaksi pembukaan wilayah kerja migas baru. Ini adalah kontrak hukum, dan hanya orang hukum yang bisa menghandle analysisnya. Beda dengan orang accounting.

Mari makin bingung lagi. Khususnya dengan konteks energi.

Di paper ini, power-nya regulator energi (listrik) antara lain:
1. Licensing (Perizinan) > ability to demonstrated financial and management capabilities (agree dong, kalau fundingnya ga kuat, bisa berantakan projectnya)
2. Ratemaking (state level, federal level) > Juga terjadi di UU 20/2002 Listrik (lama)
3. Information Gathering Process
4. Rulemaking Powers > e.g mau ada special kontrak
5. Adjudicative Powers
6. Enforcement Powers
7. Administrative Powers

Ini juga berbeda dengan powernya ministry (makin rumit kan).

Jadi wajar kalau Forbes bilang “Regulatory Environment Has More Impact on Business Than the Economy”

Bingung? supaya tidak bingung sebenarnya sederhana saja. Roles negara hanya dua macam:
– Licensing
– Market Intervention (FIT, Gas Allocation Permen ESDM 6/2016)

What a Good Day.

Written by Anjar Priandoyo

Januari 13, 2017 at 10:46 am

Ditulis dalam Science

Tagged with , ,