Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Archive for the ‘Science’ Category

Rice and Indonesia’s Landscape

leave a comment »

Rice shapes Indonesia’s landscape, its true, and even its bigger than that. It’s shape the communal collective culture, it’s shape the irrigation, it’s shape the class structure. During the commercial revolution, rice no longer become dominant forces, replaced by trading port along the north coast of Java’s island.

Iklan

Written by Anjar Priandoyo

Februari 19, 2018 at 10:12 am

Ditulis dalam Science

Tagged with

Masalah Air dan Energi

leave a comment »

Konsumen air terbesar itu adalah perusahaan energi.

https://hbr.org/2016/01/why-energy-and-water-scarcity-are-connected-challenges

Karena kompleks memerlukan koordinasi

Dewan Sumber Daya Air Nasional, sama seperti Dewan Energi Nasional

Air sangat strategis, misalnya untuk waduk

https://www.bantennews.co.id/banten-bakal-punya-waduk-ketiga-terbesar-di-tanah-air/
http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2018/01/19/pembangunan-bendungan-leuwikeris-sudah-19-persen-418206

Sekretariat DEN anggarannya 57 Milyar
http://ekonomi.metrotvnews.com/energi/Rkjj5wwk-anggaran-kementerian-esdm-tahun-depan-rp6-49-triliun

Written by Anjar Priandoyo

Februari 7, 2018 at 4:56 pm

Ditulis dalam Science

Trilemma Dilemma

leave a comment »

Trilemma is a difficult choice from three options. This concept comes from dilemma which is difficult choice from two alternatives.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 7:46 pm

Ditulis dalam Science

Akar Masalah Korupsi

leave a comment »

Akar masalah korupsi

  • Rent-Seeking: Bupati membacking pengusaha
  • Conflict of Interest (COI): Bupati anggota parpol membacking pengusaha anggota parpol
  • Principle Agent Problem: Bupati menyuruh kelapa dinas membacking pengusaha

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 1:56 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Potret Energi

leave a comment »

Potret perencanaan kebijakan Energi dilihat dari dimensi lain:

Energy Geography

  • Melihat bagaimana proses terjadi dari sisi obyek
  • Kebijakan energi itu harus lihat faktor geografis. Misalnya kebijakan tarif listrik itu harus melihat kondisi jalur transmisi listrik, apakah rutenya gampang atau susah, siapa pemiliknya.
  • Faktor geografis yang lain adalah kepadatang penduduk. Semakin padat penduduk tidak selalu menguntungkan, bisa jadi malah merugikan
  • Bencana alam juga penting dipertimbangkan dalam geografis
  • Kebijakan energi terutama terkait kesenjangan juga terkait geografi

Energy Governance

  • Melihat bagaimana proses pengelolaan
  • Intinya kebijakan energi itu masalah tata kelola saja.
  • Tata kelola ini ruwet, misalnya antara energi dan perubahan iklim
  • Antara energi dan food
  • Tata kelola antara energi dan air

Energy Transition

  • Melihat bagaimana proses perubahan

Potret operasional kebijakan energi dilihat dari contoh kasus

Energy and Masalah Agriculture

  • Melihat dari masalah obyek pertanian
  • Masalah di sektor pertanian
  • Solusi di sektor pertanian

Energy dan Masalah Kesehatan

  • Melihat dari masalah obyek kesehatan
  • Masalah di sektor kesehatan
  • Solusi di sektor kesehatan

Written by Anjar Priandoyo

Februari 6, 2018 at 12:23 pm

Ditulis dalam Science

Cara menulis essay

leave a comment »

Esai standar universitas adalah 2,000 kata.

Cara mengerjakan esai terdiri dari tiga tahap: riset, menulis dan edit ref. Perhatiakn bahwa edit bahkan perlu hingga 1/3 dari durasi mengerjakan esai sama seperti riset butuh juga 1/3. Diartikel tersebut, masing-masing tahapan tersebut seperti meriset sendiri bisa dibagi dalam 3 sub tahapan. Waktu total kurang lebih 3 minggu.

Bahkan kalau tahapan itu dibuat dalam waktu 1 hari pun, strukturnya tetap sama. Ada riset, menulis dan edit ref. Kalau masalahnya kecepatan, dalam satu hari (8 jam) mengerjakan thesis 6,000 kata masih mungkin sebenarnya -kalau sekedar menulis ref

Extended Essay 4,000 word IB ref
Menariknya draft untuk EE berkisar 6,000-8,000 setelah final bisa menjadi 4,000 kata

Ciptakan aturan menulis seperti ini ref
9. Don’t edit as you write
7. Write first before doing anything

See wiki: Ultradian rhythm

Di Jakarta masih banyak menggunakan multiple choice dan ujian essay ref

Written by Anjar Priandoyo

Februari 5, 2018 at 8:53 pm

Ditulis dalam Science

Paragraf vs Section

leave a comment »

Matematika Menulis

Sebuah kalimat minimal terdiri dari 15 kata. Sebuah paragraph minimal terdiri dari 5 kalimat. Artinya sebuah paragraf minimal terdiri dari 75 kata. Sebuah tulisan essay minimal terdiri dari 10 paragraph atau terdiri dari sekitar 750 kata. Kalau acuannya essay untuk sebuah koran paling tidak angka yang ditargetkan adalah 700-1000 kata. Cara berpikir ini disebut dengan bottom up. Car menulis diari, ditulis apa adanya.

Cara kedua adalah menggunakan pendekatan top down. Jika kita ditargetkan untuk menulis sepanjang 1000 kata. Maka 1000 kata ini paling tidak harus dibagi dalam 3-5 ide besar. Misalnya pendahuluan, isi dan penutup dengan aturan komposisi masing-masing misal 10:80:10 atau 20:60:20 atau 30:40:30. Pembagian dari 1000 kata ini disebut section.

Dari masing-masing section yang dibuat, maka kita bisa mengira-ira berapa jumlah paragraph yang dibutuhkan. Kalau setiap paragraph berisi kumpulan kalimat pendukung, artinya bullet point sebanyak 3-5 per ide kalimat rasanya sudah cukup. Dengan begitu maka ide penulisan 1,000 kata bisa dibuat dengan mudah. Contoh tulisan ini adalah contoh tulisan untuk satu section dengan jumlah sekitar 200 kata.

Written by Anjar Priandoyo

Februari 5, 2018 at 5:22 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with