Anjar Priandoyo

Catatan Setiap Hari

Archive for the ‘Science’ Category

Journal Environment Terkemuka

leave a comment »

Environmental Health Perspective SJR 3.07
Environmental Science and Technology SJR 2.54
Science of Total Environment 1.62
Environmental Pollution 1.79

Written by Anjar Priandoyo

Juli 26, 2017 at 7:36 pm

Ditulis dalam Science

Tagged with

Mengelola Kompleksitas Negara

leave a comment »

Untuk mengelola (manage) sebuah negara, prinsipnya sama dengan mengelola sebuah organisasi. Untuk mengelola dengan baik, paling tidak dilihat dari dua dimensi: process (time) and product/area (space). Kalau dilihat dari dimensi process-nya paling tidak organisasi yang baik harus bisa merencanakan (plan) dan memonitor (control).

Artinya kalau seorang kepala keluarga harus bisa merencanakan dan bisa memeriksa apakah yang direncanakan sudah berjalan. Kepala keluarga harus bisa merencanakan banyak hal misalnya makanan (logistic), keuangan (finance), waktu belajar/main (resource management) dan seterusnya. Keluarga sama seperti organisasi harus ada COO (operation) dan CFO (keuangan)

Negara misalnya, harus punya unit yang melakukan perencanaan e.g dalam bentuk struktural misalnya Bappenas. Namun negara juga harus punya unit yang lebih strategis lagi misalnya UKP4 (SBY) atau KSP (Jokowi). UKP4 punya program bernama MP3EI, sementara KSP kurang lebih mengawal Nawacita.

Karena negara itu sangat kompleks, maka banyak dimensi yang sebenarnya sangat terkait, bisa jadi terlihat tidak terkait. Misalnya, sebuah rumah mestinya punya safety procedure, sebuah negara mestinya punya strategic environment assessment (SEA). Dirumah, safety procedure ini diturunkan lagi, misalnya safety procedure untuk lock, boiler dan seterusnya. Sementara di negara SEA ini diturunkan lagi dalam EIA (AMDAL) misalnya.

Sebuah keluarga, harus bisa mengatur dirinya sendiri dan mengatur anak-anaknya. Misalnya ada policy jam berapa anak-anak tidur, dan ada policy jam berapa orang tua tidur. Ada policy kapan anak bermain, dan ada policy kapan keluarga itu bermain bersama. Namun negara juga sama seperti keluarga, ada keluarga yang berantakan, masih fighting dengan basic needs, seperti uang. Sementara ada keluarga yang sudah mature dengan keuangan yang surplus.

Written by Anjar Priandoyo

Juli 26, 2017 at 4:28 pm

Ditulis dalam Science

Dilema Lingkungan dan Energi di Indonesia

leave a comment »

Di Indonesia isu mengenai lingkungan sudah muncul jauh lebih dahulu dibandingkan dengan isu energy (security/access). Isu lingkungan sudah diangkat melalui AMDAL (Environmental Impact Asssessment) sejak tahun 1982 hingga revisi terakhirnya dengan PP 27 tahun 2012. Intinya sesuatu harus memikirkan dalam jangka panjang akibat apa yang mungkin terjadi dan bagaimana menanggulanginya. Intinya dokumen AMDAL ini mirip dengan dokumen BCP.

Dokumen AMDAL ini ada 4 bagian: ref

  • Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)
  • Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) > Impact Analysisnya
  • Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) > Mitigationya
  • Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) > Monitoringnya

Isu lingkungan ini sebenarnya juga sudah dimanage dengan baik lewat PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan) ref

Written by Anjar Priandoyo

Juli 26, 2017 at 4:23 pm

Ditulis dalam Science

Scenario Planning vs Scenario Analysis

leave a comment »

Definition:

  • Storyline: A narrative description of a scenario (or a family of scenarios), highlighting the main scenario characteristics and dynamics, and the relationships between key driving forces.
  • Scenario: A coherent, internally consistent and plausible description of a possible future state of the world. It is not a forecast; rather, each scenario is one alternative image of how the future can unfold
  • Scenario Planning: A strategic planning method that some organizations use to make flexible long-term plans
  • Scenario Analysis: A process of analyzing possible future events by considering alternative possible outcomes

Scenario Planning ini mirip BCP, sementara Scenario Analysis ini mirip BIA.

Written by Anjar Priandoyo

Juli 26, 2017 at 3:30 pm

Ditulis dalam Science

IPCC Scenario Development Process

leave a comment »

The scenario development process generally involves developing a set of alternative storylines around a set of assumptions.
These assumptions are developed by taking into account various drivers that envision how the future might unfold.
The scenarios are then modelled quantitatively to examine their impacts on energy, economy and the environment.

Five major component of IPCC (2000) scenario development

  • Review of existing scenarios from in the literature
  • Analysis their characteristics and driving forces (e.g population, economic development, energy consumption, rates of technological change and GHG emissions)
  • Formulation (develope set of assumptions) of narrative “storylines” to describe alternative futures (scenario characteristics)
  • Quantifying storylines with different modelling approaches; and
  • Open review process of emissions scenarios and their assumptions

Some of study might takes three steps (instead of five)

  • Identification of key scenario‚Äôs variables. Key variables which are important from the policy viewpoint and which could influence the future development of the policies identified
  • Scenarios construction. Alternative scenarios are constructed by developing logically consistent set of assumptions about these variables as a set of policy constraints.
  • Scenarios description. Descriptions of the alternative energy scenario are provided for modelling purpose.

source: (Tien Minh Do, 2011)

Written by Anjar Priandoyo

Juli 26, 2017 at 3:05 pm

Ditulis dalam Science

Environment vs Energy

leave a comment »

Di tingkat dunia, dari sudut pandang ilmu pengetahuan, Ilmu lingkungan (environment) itu lebih besar dari ilmu energy. Ilmu lingkungan itu pada dasarnya adalah groupnya masuk ke basic sciences/natural sciences yang lebih ke arah interdisiplinary. Parameternya adalah dilihat dari grouping QS untuk degree dari environmental science, dari QS tidak ada grouping besar untuk jurusan energy.

Parameter lain dilihat dari penelitian yang dihasilkan, contoh mengenai Scenario, yang bisa dipakai oleh bidang environment juga bidang energy. Namun report klasik yang direfer adalah Emission Scenario (Nakicenociv, 2000), ini yang mendefine mengenai Scenario dan Storylines. Termasuk report klasiknya Scenario as tools for environmental assessment (Alcamo, 2001), dua orang ini satu paket.

Shell Energy Scenario tahun 1970-an yang dipakai dalam bidang Scenario Planning, kalah scientific dibandingkan Emission Scenario. Scientific dalam artian, isu environment lebih kompleks juga mencakup isu mengenai energi, tapi tidak sebaliknya. Analogi environment vs energy mungkin sama dengan economics vs business, dimana economics jauh lebih kompleks dari bisnis “Economics majors study economic models and theories to analyze how business activities can be complicated by factors such as taxes, interest rates, inflation, labor disagreements, and even the weather” ref

Makanya, energy report selanjutnya dari uni eropa mengikuti model enviroment, e.g Final Report Global Energy Scenario

Written by Anjar Priandoyo

Juli 26, 2017 at 2:46 pm

Ditulis dalam Science

How to combine 3 different area

leave a comment »

Scenario development
Scenario construction (e.g interview, mca)

Scenario analysis
Emission Scenario > IPCC Special Report on Emission Scenario
Energy Scenario > IEA Worls Energy Outlook / New Energy Scenario
IEA energy quantities projection: bottom up simulation model
IEA fossil fuel price projection: expert opinion
IEA carbon constrained scenario: oecd top down model

Impact Analysis

Integrated Assessment Model

Written by Anjar Priandoyo

Juli 25, 2017 at 8:19 pm

Ditulis dalam Science