Anjar Priandoyo

KPR Bank Permata vs KPR Bank Niaga, mencari KPR terbaik

with 212 comments

Update 28 Feb 2007: Bank Niaga meluncurkan KPR 11% dengan bebas biaya administrasi dan biaya apraisal efektif 1 Maret 2007. Sedangkan perbandingan ini dilakukan periode 24 January – 24 February 2007. Maka hasil analisa mungkin sedikit bergeser, namun langkah-langkah yang telah digunakan di tulisan ini bisa dijadikan rujukan saat memilih KPR yang paling cocok untuk anda

Update 17 May 2007: Suku bunga BI (SBI) telah mengalami 2 kali penurunan di tahun 2007 ini, di kisaran februari/maret menjadi 9%, dan kemudian dikisaran april/mei menjadi 8.75%.Promo beberapa bank telah berakhir namun komposisi persaingan masih tetap dibandingkan 6-9 bulan kebelakang. Gaya dan segmentasi masing-masing bank belum banyak berubah.

——
Artikel Utama

Dengan banyaknya bank provider KPR saat ini, maka proses pemilihan KPR yang terbaik pun menjadi sedikit pelik. Ada banyak pertimbangan yang harus dipilih selain Bunga, pengalaman bank tersebut ataupun kondisi anda sendiri. Benchmark kali ini berdasarkan pengalaman pribadi saat memproses aplikasi KPR. Bank-bank yang dipilih umumnya berdasarkan Bank yang sudah terkenal sebagai pemain KPR (Top of Mind) ataupun rekomendasi dari teman.

Lebih detail benchmark ini difokuskan dalam dua bank saja yaitu KPR Bank Permata dan KPR Bank Niaga. Dua bank ini dinilai serius menggarap segmen professional muda dan sudah berpengalaman di daerah seputaran Jakarta.

Bank Panin sebenarnya menawarkan pricing yang baik namun sayangnya sudah gugur di etape pertama karena ketidaksanggupannya untuk mengurusi penjualan yang menggunakan surat kuasa. Bank ini banyak direkomendasikan para developer untuk rumah baru mengingat persyaratannya yang sangat ringan, mulai dari tidak adanya NPWP, dokumen yang tidak lengkap dapat diganti surat pernyataan, hingga pemberian plafon kredit yang lebih berani. Sayangnya masalah legal, menjadi sandungan Bank Panin untuk diikutkan dalam benchmark ini.

Bank plat merah sayangnya kurang direkomendasikan untuk dibenchmark, BNI, BRI, Mandiri dan BTN masih bertahan disuku bunga 14% lebih tinggi dibanding bunga pasaran bank swasta yang < 13%. Bank plat merah ini, kecuali Bank BNI kiranya belum berpengalaman dalam pengurusan KPR. Sayangnya gaya birokratis Bank plat merah yang lamban dalam melayani customer membuat proses benchmark tidak diteruskan

Satu unggulan yang cukup menarik adalah Bank BII dengan promo 12.5% flat 5 tahunnya, dan bumiputera untuk 0% DP-nya. Namun kembali karena promo ini masih baru, strategi di manajemen puncak dan pelaksanaan dilapangan yang amburadul (CS ga siap, informasi tidak jelas) maka dua bank terakhir ini juga tidak diikutkan.

Berikut hasilnya:
1. Komponen Dasar (klik disini untuk ilustrasi penuh)

2. Detail Bank Permata vs Bank Niaga (klik disini untuk ilustrasi penuh)

Catatan: Benchmark ini baru valid pada tahun pertama proses KPR. Masalah seringkali muncul pada tahun kedua seperti pada kasus kenaikan 17% KPR niaga. Bank Niaga membuka KPR pada bunga 12.5% ditahun pertama (2005) kemudian menaikkannya menjadi 17%, pengalaman pribadi seorang teman di tahun 2004 pun sama halnya mengalami kenaikan bunga efektif menjadi 17%.

Teorinya bunga promo dan efektif tidak akan selisih terlalu besar sehingga memberatkan customer. Bank Plat Merah konon lebih ‘ramah’ dalam masalah fluktuasi seperti ini. Dari Bank Permata janjinya memakai bunga efektif hanya 14% per februari 2007 ini sementara promo flatnya 12%. Gimana akhirnya, kita lihat saja tahun depan.

3. Ilustrasi Tenor (Klik disini untuk ilustrasi penuh)


Catatan: Teorinya sebaiknya mengambil KPR pada masa cicilan yang paling rendah, dalam ilustrasi diatas bila kita meminjam dalam jangka 10 tahun maka total pembayaran cicilan (pokok+bunga) sebenarnya hampir dua kali lipat biaya pinjaman kita.

AO yang baik seharusnya bisa membimbing customernya untuk mengambil pricing yang terbaik, bukan hanya plafon yang besar.

About these ads

Written by priandoyo

Februari 17, 2007 at 9:27 am

Ditulis dalam Money

212 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. BII ada tuh program yang plus investasi (masuk instrumen danareksa/saham), coba aja tanya CSnya.
    Bumiputera, bunganya nyedot darah. temen gua kena 18%. andai saja dia mau sabar nabung buat DPnya.
    BCA lagi ada promo 9.9% sampe akhir maret (ada promo dan ada ketentuan2 khususnya), gua rada nyesel juga sih udah terlanjur proses ke permata. itu juga baru tau pas gua lagi urusan buku tabungan sama CS BCA yang nanya maksud gua urus buku tabungan (print kode GTU)

    Azil

    Februari 19, 2007 at 12:48 pm

    • Perihal KPR sering membingungkan memang. Thanks banget sharingnya ya

      evas

      April 12, 2010 at 9:35 am

  2. Aku jg denger BCA lagi ada promo..denger2 sih buat nasabahnya yang udah 50bulan bergabung dengan BCA..tapi kok aku cari2 ga ada yang infonya di web (aku dengernya di radio sih tadi sore)..

    D_ian

    Februari 19, 2007 at 4:30 pm

  3. D_ian

    Februari 19, 2007 at 4:32 pm

  4. mas, untuk metode pembayaran KPR kan ada 2 macam tuh : anuitas ama flat (ga yakin apa masih ada KPR yg flat sampe lunas). nah untuk kedua metode ini kira-kira mana ya yg paling bagus trus selanjutnya untuk masing-masing metode (baik anuitas maupun flat) bila ada rencana melunasi sebagian/seluruhnya paling baik itu melunasi di tengah jangka periode cicilan atau di akhir periode cicilan? mohon pencerahan

    sinaga

    Februari 20, 2007 at 2:42 am

  5. KPR flat ada kok, Lae.. pake KPR Syariah.

    Keuntungan KPR syariah ya cicilan tetap setiap bulan sampai dengan jangka waktu berakhir, jadi enggak takut kalo ada KRISMON lagi di masa mendatang. Keuntungan lainnya lagi, KPR syariah enggak kena penalti kalo mau melunasi hutang sebagian atau seluruhnya, malah bisa minta diskon.

    Kerugiannya ya ada potensi lebih mahal kalo suku bunga bisa dikendalikan oleh pemerintah sampai dengan jangka waktu berakhir.

    FYI, KPR Syariah enggak cuman buat muslim saja lho..

    BTW, Mas Priandoyo, enggak coba cari informasi KPR Syariah..? halal lho krn enggak ada riba/bunga. Yah minimal kalo beli rumahnya halal maka bisa memberikan rahmat dan berkah kepada para penghuninya. Amin.

    fajaradi

    Februari 20, 2007 at 2:54 am

  6. Mas Fajar, yang saya tahu secara matematis KPR syariah atau konvensional sama saja. Ujung-ujungnya sama aja yang harus dibayarkan. Buktinya? teman saya yang koding rumus KPR-nya, mau jalan di aplikasi core banking manapun hasilnya sama, mau Silverlake, mau CBS Hasil akhirnya sama.

    Secara bisnis, harusnya pun demikian, saya kurang tahu hitungan resminya gimana angka pertumbuhan bank syariah. Namun saya meyakini bahwa pilihan syariah / konvensional lebih pada diversifikasi produk, dimana ada sebagian orang yang lebih nyaman memperoleh pembiayaan secara syariah.

    Istri saya pun memiliki deposito di Syariah, memang tidak kena pinalti, karena kesepakatan sejak awal seperti itu. Dan pemilihan ini lebih pada faktor keyakinan.

    Kalau saya pribadi, saya termasuk nasabah yang konservatif, saya lebih tertarik pada produk-produk yang sudah jelas track recordnya. Saya pun lebih tertarik produk KPR (perbankan) berdasarkan rekomendasi atau referensi teman. Dan saat ini pun, saya belum banyak menemukan yang mengambil lewat syariah.

    Begitu mas, mohon koreksinya deh. Btw Mas Fajar pernah ambil produk syariah apa.

    Mas Sinaga, saya pernah mencoba menghitung kapan waktu yang tepat untuk melunasi cicilan. Kalau secara teori sih, lebih cepat dan lebih besar adalah yang terbaik. Kalau tahun kedua sudah punya uang yang cukup untuk melunasi ya melunasi saja sejak awal. Masalahnya kadang kita ga bisa berhemat untuk itu.

    Kalau kata orang, “mata kita nih jahat mas”, lihat taman rumah ga bagus pengen renov, lihat belum ada carport pengen nambah, lihat kamar mandi jelek pengen bathtub, ujung2nya malah minjem kredit lagi :D bukannya ngurangin.

    Kalau analisa bodoh sih mas, mending segera dilunasin aja cicilannya :D

    priandoyo

    Februari 20, 2007 at 7:15 am

    • @Mas Sinaga :
      kalau bagi karyawan yang tidak punya usaha sampingan atau tidak bisa memutar uangnya, daripada dimasukkan ke deposito, saya setuju untuk membayar lunas semua cicilannya.

      Tapi bagi orangnya yang bisa memutar uang lebih baik daripada bunga perbankan yang lebih baik diputar.

      Memutar uang bisa melalui bisnis, usaha, reksadana, bermain saham, dll

      So…bagaimana dengan anda

      hendra

      April 27, 2010 at 3:33 am

  7. Mas Pri.. intinya orang ambil KPR syariah memang lebih banyak ke arah keyakinan agama, dimana sesuai dengan fatwa MUI, bunga/riba = haram. Tapi kalo niatnya adalah ibadah, kenapa enggak dicoba sih..

    Untuk produk syariah, saya sudah coba produk Shar-e Bank Muamalat, beberapa produk reksadana syariah, dan juga asuransi Takaful. Mohon maaf, sementara untuk KPR syariah saya belum pernah nyoba satupun.

    fajaradi

    Februari 20, 2007 at 9:58 am

  8. kalau yang gue paham, antara kpr syariah dan konvensional itu yang membedakan lebih kearah niat. kalau secara hitungan matematis keuangan kurang lebih sama. Bukankah segala sesuatu bergantung niat?

    Azil

    Februari 20, 2007 at 7:18 pm

  9. kalo itungannya syariah, mending ambil syariah ya. biar aman, ambil yg udah di backup perusahaan besar, macam mandiri syariah, bni syariah, hsbc syariah.

    papabonbon

    Februari 22, 2007 at 3:39 am

  10. kalo itungannya secara matematis sama, mending ambil syariah ya. biar aman, ambil yg udah di backup perusahaan besar, macam mandiri syariah, bni syariah, hsbc syariah.

    papabonbon

    Februari 22, 2007 at 3:40 am

  11. […] Any comment? PS: Coba lihat perbandingan KPR Permata vs Niaga […]

  12. Kalo ada rencana beli rumah buat investasi (dijual lagi), maka itung2an yang paling efektif adalah waktu sependek mungkin, asumsinya kita pasti akan menutup cicilan sebelum masa kredit berakhir.

    Jika kita ambil jangka waktu kredit yang panjang (misal 15 tahun), sedangkan kita pengen menjual di tahun ke-5 maka sisa cicilan yang harus kita bayar masih banyak (karena komposisi pembayaran angsuran di tahun2 awal : gede bunganya-kecil pokoknya), dan karenanya harga rumah yang dijual minimal harus bisa nutupin sisa itu. Keuntungan buat kita sedikit sekali.

    Kalau kita mengambil jangka waktu kredit terpendek, maka, untuk menutup sisa cicilan sangat kecil, dari harga rumah yang kita jual lagi, tentu kita bisa dapet keuntungan yang lebih besar.

    nungqee24

    Maret 13, 2007 at 4:29 am

  13. […] tantangan Niaga yang beberapa minggu sebelumnya juga kembali menurunkan bungan KPR-nya. Sehingga perbandingan KPR Permata vs Niaga yang pernah ditulis sebelumnya pun bisa jadi kurang valid. Padahal ini hanya terjadi dalam hitungan […]

  14. mas…, mbak… ada ga sich KPR yang ga pake dp (dp 0%). Aku kok susah nabung ya. tapi kalo cicilan 1-1.5jt /bln aku dan suami bisa deh…

    fransisca lia

    April 10, 2007 at 5:22 am

  15. Anjar, setahu aku sistem suku bunga KPR adalah anuitas, bukan flat seperti tabel di atas, mungkin yang dimaksud adalah fixed (tetap) untuk satu tahun pertama.

    mahalikha

    April 19, 2007 at 3:45 am

  16. Lha memang mas, diatas juga tertulis seperti itu kan.
    Flat = Fixed = Tetap, untuk 1,2, hingga 5 tahun tergantung strategi si bank.

    priandoyo

    April 19, 2007 at 4:26 am

    • Bodoh dan sok tahu… yang berujung kepada penyesatan informasi..

      Perhitungan flat contohnya digunakan oleh kartu kredit. Contoh kasus program eazypay 3% per bulan dengan barang seharga 100 juta. Misal bunga 3% ini berlaku untuk kredit selama 3 tahun, maka total bunga yang harus dibayarkan adalah 3% x 3 th x 12bulan x 100 juta = 108 juta.. Total pembayaran = pokok + bunga = 100 juta + 108 juta = 208 juta.. Cicilan per bulan = 208 juta / 36 bulan..

      Cara lain adalah anuitas, dimana bunga yang dibayarkan sesuai dengan saldo yang menurun. Nah disini berlaku dua istilah utk bunga; fixed dan float. Jika float, maka bunga yang digunakan adalah sesuai dengan yang berlaku (current rate), sedangkan bila fixed maka bunga yang digunakan adalah sesuai dengan akan sama terus sepanjang periode tertentu…

      Misal untuk program fixed 2-th dari BCA sebesar 9.75%, artinya selama 2 tahun nasabah akan dikenai bunga sebesar 9.75%/th; tidak peduli berapa bunga yang sedang berlaku saat itu.

      Begitu oom.. Hati2 dalam memberikan opini.. Salah-salah bisa menjerumuskan orang yang berniat mau ambil loan..

      Sekian..

      donkey

      Januari 13, 2011 at 7:29 am

  17. Mas anjar,
    Saya lagi booking rumah di kawasan tanah baru depok. harganya 250jt,lb/lt 48/84. tapi kami blm memutuskan memilh kpr yg mn? kalo pihak provider sih kerjasamanya sama bank niaga. menurut masa anjar harga segitu pantas gk sih? itu merupakan townhouse yg berada di pinggir jalan tanahbaru.
    Saya juga mohon bantuannya dalam memilih kpr yg sesuai masalahnya saya gak dapat gambaran utk suku bunga bank dan sistem pembayaran. kalo saya ngambil KPR BNI or BTN aja gmn?
    Thanks before mas

    Arfani

    April 26, 2007 at 6:09 am

  18. dear temans,

    ada yg pernah punya experience takeover dari KPR bank konvensional ke KPR syariah? ada referensi atau perbandingan2 bank syariah mana yg recommended? syukur2 ada tabel perbandingan semacam yg dibuat mas anjar itu :).

    ferdyfir

    Mei 10, 2007 at 9:09 am

  19. As wr wb,

    Baca-baca ulasan nya mas pri menarik juga yaack…

    Pengalaman saya aju kpr ke permata lumayan enak juga tetapi akhirnya juni 2004 ambil kpr bca…

    Soal rate bunga kpr bca lumayan juga…awal 2004 bca kasih 12%, permata,12.5% lainya rata 12-13%, lalu ada kenaikan rate bca 2005 16%, lainya 17-18%, trus turun sejak januari 2007 13% lainya kisaran 13-14%, mulai mei ini BCA 12.5%, jadi periode Juli-januari nanti angsuran kpr bca saya turun 12.5%

    jadi pengamalan saya ambil kpr bca nggak rugi rugi amat karena rate nya lumayan bersaing dengan bank lain

    Wassalam wr wb,

    sutomo

    Juni 5, 2007 at 4:15 am

  20. KPR syariah macam macam lho.

    sistem morabahah : dia fix payment sampai lunas
    sistem ijaroh : dia fix payment di lima tahun pertama, setelah itu pembayaran mengikuti harga pasar [rate suku bunga di konvensional].

    setahu saya yg emmakai murobahah banya bank syariah mandiri. bank syariah lain pakainya sistem ijaroh.

    maklum dunia bisnis memang penuh akal dan muslihat :D

    papabonbon

    Juni 5, 2007 at 4:42 am

  21. […] Belum berani komen lagi nih, saya dulu pernah menulis tentang perbandingan KPR Permata vs KPR Niaga, tapi belum tentang kondisi sekarang sama dengan kondisi saat […]

  22. KPR semacam bank Niaga untuk thn kedua apa yah dasarnya bank menentukan % bunga, apakah ada aturan utk ini, misalnya dr SBI plus x % atau gimana ?. Rasanya jauh banget perbedaaan bunganya antara yang diiklankan untuk nasabah baru dengan bunga yg dikenakan utk nasabah yang menjalani thn ke-dua. Boleh kah kita memprotes hal ini krn rasanya tdk adil.

    harris

    Juli 7, 2007 at 1:50 am

  23. MBAK fransisca lia , gimana kalao kita buat bank sendiri, kayaknya nggak ada tuh, tapi kalau konvensional ada kok bank bumiputera…….

    Triuli Novianto

    Juli 16, 2007 at 3:31 am

  24. @Arfani
    Sebagai bahan pembanding saja ya Pak…Saya dapat di Orchid Residence di jalan Ridwan Rais, tepatnya Jl Dahlia 2. Harga yg dikasih 286 juta dgn LB/LT 40/135. Melihat lokasi calon rumah saya yg lebih dekat ke Margonda, kiranya harga 250 jt lebih baik dtawar lagi.
    Developer ngasih hrg 250 juta mgkn karena letak yg dipingggir jalan…sedang Orchid Residence masih masuk sekitar 300/400 m dari Jl Ridwan Rais.

    @ferdyfir
    Saya juga lagi survei KPR syariah…untuk sementara (berdasar margin saja, belum hal2 yg lain) saya menilai KPR Syariah BNI lebih baik dibanding yg lain. Sistem pengambilan margin dari BNI syariah flat (dipukul rata) untuk tiap bulannya, jadi pokok pinjaman bisa berkurang lebih cepat dibanding dengan sistem yg dipakai bank konvensional (bunga efektif).
    Niaga Syariah (flat 5 tahun pertama) dan BSM (flat untuk 10 tahun), memang bener flat, tapi pihak bank mengambil porsi margin cukup tinggi di awal bulan (tidak berbeda dgn bank konvensional kebanyakan). Tentu saja ini memberatkan konsumen yg akan melunasi pinjamannya lebih cepat.

    satriawan

    Juli 16, 2007 at 4:23 am

  25. Mas Triuli Novianto,
    Makasih bgt buat infonya. berkat baca tulisan Mas ttg Bank Bumiputera yg kasi KPR ga pake DP, saya sekarang jadi bisa beli rumah. God has send me an answer through you !!God bless u! :)

    Kristina Kurniawati S.

    Juli 23, 2007 at 9:59 am

  26. Bunga FLAT tidak sama dengan bunga FIXED. Kalau fixed maksudnya tingkat bunga tetap selama periode tertentu (3 thn misalnya), nah kalau Flat itu jenis perhitungan bunganya, lawannya bunga Flat itu bunga Effektif.

    Kalau Bunga Effektif besar cicilan bunga yg harus dibayar itu dihitung dari sisa outstanding pinjaman kita (sisa hutang kredit kita). Jadi tiap bulan karena kita bayar angsuran pokok terus maka outstanding pinjaman kita juga berkurang. Begitu juga dengan bunganya, jumlah bunga yg dibayar juga tiap bulan makin menurun.

    Kalau Bunga Flat, tiap bulan cicilan bunga tetap, tidak mengikuti turunnya outstanding pinjaman kita. Perhitungan bunga flat dihitung dari plafond awal kredit bukan dari outstanding pinjaman.

    Jadi sebenernya jika tingkat suku bunganya sama, misal 12%, lebih untung yg Bunga Effektif ketimbang yg Bunga Flat.

    Contoh:
    Pinjaman = Rp 300 Juta, Bunga 12%, Lama Kredit 10 tahun, angsuran pokok tiap bulan dianggap Rp 1 Juta

    Perhitungan bunga Bulan ke-2 setelah adanya pembayaran angsuran pokok sebesar Rp 1 juta adalah :

    Kalau FLAT
    = (12% p.a. x Rp 300 juta x 30 hari) / 360 hari
    = Rp 3 Juta

    Kalau EFFEKTIF
    = (12% p.a. x Rp 299 Juta x 30 hari) / 360 hari
    = Rp 2,99 Juta

    lia

    Agustus 2, 2007 at 10:44 am

  27. @lia

    memang benar pemikirinnya, bunga effectif memang lebih menguntungkan dibanding bunga flat…secara cicilan per bulan lebih rendah (asal suku bunga yg dipakai sama, akan berbeda hasilnya jika suku bunga yg dipakai berbeda), saya sendiri juga sudah menghitungnya dengan membandingkan antara Niaga Syariah dengan BNI Syariah. Tapi toh apa artinya selisih 50 ribu perbulan jika Tanggungan Pokok Hutang yg bisa berkurang lebih cepat….

    Contoh kasus :
    1. Niaga Syariah :
    Plafond 200 juta.
    Masa cicilan 10 tahun
    Suku bunga 13 % (effektif)
    Maka didapat cicilan perbulan = 2,986,214.80
    Jika ingin melunasi di akhir tahun ke-5(bulan ke-60), sisa Pokok Hutang =132,792,094.41

    2. BNI Syariah
    Plafond 200 juta.
    Masa cicilan 10 tahun
    Suku bunga 8.25% (flat)
    Maka didapat cicilan perbulan = 3,041,666.667
    Jika ingin melunasi di akhir tahun ke-5 (bulan ke-60), sisa Pokok Hutang =100,000,000

    Terlihat kan keuntungan masing-masing…

    satriawan

    Agustus 21, 2007 at 10:55 am

    • mba lia boleh minta info marketing BNI syariah ngga untuk KPR…

      trimakasih

      baihaqi

      albaihaqi

      Maret 22, 2010 at 11:19 am

      • buat rekan-rekan…

        yg perlu kpr atau renovasi, atau take over

        5 th = 5,94 %
        10 th = 7,57 %
        15 th = 8,91 %

        ( angsuran berlaku tetap selama akhir jatuh tempo pembiayaan )

        persyaratan :

        1. FC KTP suami & Istri, pas photo
        2. —— npwp
        3. —— ket. kerja
        4. —— slip gaji
        5. —— rek koran 3 bln terakhir
        6. —— kk
        7. —— surat nikah

        selengkapnya hub. sofian 0818844070, 021-88962828

        contoh perhitungan :

        Harga Rumah Yg dibeli = Rp 100 juta

        uang muka 10 % = Rp 10 juta

        Pokok Pembiayaan yang bisa diberikan sebesar Rp 90 Juta

        Misal pby smpai dengan 10 th = 90 juta X 7,57 % (ekivalen rate)
        = 6.813.000 (margin yg bank minta selama 1 th)
        = 6.813.000 X 10 = 68.130.000 (margin selama 10 th)
        total = 90 jt + 68.130.000
        = 1.317.750 / bln selama 10 th.

        selengkapnya hub. sofian 0818844070, 021-88962828, 94266952

        alamat. Ruko Sentra Niaga kalimalang Sebelah Rs Mitra Keluarga Bekasi.

        sofian12345

        Januari 31, 2011 at 6:45 am

    • boleh minta info BNI syariah tlp sama alamat

      fikry kampay

      Oktober 28, 2010 at 8:49 am

  28. BNI syariah asik juga tuh. pokok hutangnya dipukul rata. soalnya rata rata bank kan, pokok hutangnya di awal, selalu di setting kecil. dan gede di akhir. sehingga mempercepat pembayaran baru menguntungkan setelah kita nyicil sampai pokok hutang kita tinggal separuhnya sahaja.

    papabonbon

    Agustus 21, 2007 at 11:33 am

    • makasih nih info tentang BNI Syariahnya, sepertinya pake yang bank syariah lebih bagus…

      jabon

      Agustus 11, 2010 at 4:20 am

  29. saya juga lagi mau takeover dari Bank Niaga nih, baru masuk tahun ke 2, langsung kena 12.9%, mau pindah ke Permata lah, cuma 12.75%. Kok kayaknya ngga banyak beda.
    Mau apply BCA, tapi kok ngga yakin bisa diterima yah, soalnya pasti ketat banget dan cuma ngeliat dari THP bulanan. Btw, saya kerja di Telkomsel jadi gaji bulanan ngga kelihatan besar :(.tolong saran donk, rugi atau untungnya pindah KPR ke bank lain.

    Terima kasih

    Rio Mau Takeover

    Agustus 24, 2007 at 10:50 am

  30. Mas Rio,

    Kalo ruginya, Mas harus akad kredit lagi, jadi harus bayar bea administrasi, asuransi dll itu (+/- 5% dari plafond kredit).
    Untungnya, bergantung sama program yg ditawarkan oleh bank yg dituju.
    Rugi atuh Mas kalo cuman turun 0.15%, mengingat harus akad ulang, belum lagi kalo kena penalti dari Niaga.

    Iya Mas Papabonbon, si BNI Syariah memang cukup menarik, semoga aplikasiku diterima, mohon doanya. Ada satu yg kurang menguntungkan, kalau mau melunasi di tengah jalan, harus dilunasi sekalian, tidak seperti bank2 lain pada umumnya yg bisa melunasi sebagian.

    -jun-

    satriawan

    Agustus 27, 2007 at 5:32 am

  31. mas… minta cara penghitungan akad ijaroh di perbankan syariah donk……

    abdul fatah

    September 8, 2007 at 3:49 am

  32. tapi repotnya itu klo Bank Syariah kesannya lambat banget ya….saya lagi mau proses di niaga syariah….tp ya itu mesti banyak sabar…ampun dah lelet bgt ..udah mau 1bln nih

    Khalid

    September 16, 2007 at 7:08 am

  33. Ada gak yah KPR yang gak ada biaya provisinya ?

    Angel

    Oktober 2, 2007 at 8:32 am

  34. KPR syariah tidak ada biaya provisi, hanya biasanya administrasi 1%…cobain aja mas, margin KPR yang rendah biasanya ada di BNI SYARIAH atau Permata Syariah silakan bandingkan saja…..

    Munz

    Oktober 27, 2007 at 7:27 am

  35. mas anjar ada yg saya ingin tanyakan seputar perhitungan annuitas :
    Setahu saya ada beberapa dasar perhitungan hari (day count) dalam sistem anuitas yaitu actual/365, 30/360, actual/actual, actual/360. Kebanyakan bank dalam menghitung produk consumer spt KPR, KPM dan Kredit Tanpa Agunan menggunakan metode day count 30/360 kecuali BTN (tolong di ricek lg klo saya salah).
    Sistem day count 30/360 (menurut dugaan saya) cocok digunakan untuk mempermudah bank dalam membuat perhitungan paket promosi. Sedangkan kalo dilihat dari sisi bank sebenarnya day count yg paling menguntungkan adalah metode actual/360. Kebanyakan metode ini digunakan untuk produk kredit modal kerja dan lainnya.
    Pertanyaan saya adalah, mengapa untuk produk kredit konsumer (macam KPR/KPM/KTA) tidak menggunakan metode act/360 padahal lebih menguntungkan pendapatan bunga bank ? (terlepas dari asumsi saya diatas)
    mungkin mas anjar dpt membantu saya menemukan jawabannya?? thx…

    dongfa

    November 9, 2007 at 2:05 am

    • betul sekali… BTN ngitung bunganya anuitas tahunan, kemudian dibagi 12 untuk cicilan bulanannya… memang gak fair, karena arus kas yang kita setor bulanan, tapi bunganya dihitung tahunan, sehingga bunga riil-nya jadi lebih gede kalo kita konversi ke bulanan (1/12)

      Ind. FB.

      September 16, 2011 at 8:20 am

  36. Wah, barusan saya telp di AO nya Bank Permata. Bunga KPR sekarang 9.65 % untuk 3 th pertama. Sayangnya Bank Permata hanya menyediakan KPR untuk orang yg berpenghasilan total net Rp 5 jt. (sudah termasuk joint income). Jadi klo kurang dari itu AO-nya bilang gak bisa. :(

    Zakka

    November 20, 2007 at 8:21 am

  37. Pren, saya bekas karyawan Bank swasta dan saat ini bekerja di bank swasta berbeda yang disebutkan di atas tadi pula…apabila ada keluhan masalah lama dalam berhubungan dengan petugas lapangan bisa minta tolong ke bag service quality dijamin proses anda bisa dipercepat….saat ini karyawan bank terutama swasta selalu patuh dengan service level agreement…

    Bank

    November 24, 2007 at 2:53 am

  38. ikutan dong pak, bu…antara kpr btn dan kpr bumi putera lebih baik pilih yg mana y…sebab perumahan yg sy mo ambil ini, hny bisa di cover sm dua bank itu.tolong masukannya dari temans..

    maranisti

    November 26, 2007 at 8:20 am

  39. Mas Papabonbon & Mas Satriawan,

    Sekedar sharing, saya pun melihat BNI Syariah menarik sekali. Dan kebetulan sama dgn Mas Satriawan, saya juga mempersempit pilihan kpd 2 bank yang paling menguntungkan kitasetelah membandingkan beberapa bank syariah yang lain dan juga bank konvensional, yaitu BNI Syariah dan Niaga Syariah. Mana yang lebih menguntungkan antara keduanya?
    Kalau yang saya pelajari, utk masa pinjaman 10 thn, maka Niaga Syariah lebih menguntungkan, tapi jika 15 thn, setelah saya bandingkan BNI Syariah yg lebih menguntungkan, Mas bisa compare sendiri nanti…

    Ada perbedaan sedikit antara kedua Bank tsb, pada BNI Syariah menggunakan sistem Murobahah/jual beli, sehingga angsurannya akan tetap (tidak akan berubah) hingga masa akhir peminjaman, misalnya angsuran KPR akan tetap hingga 10 atau 15 tahun.
    Sedangkan di Niaga Syariah dibagi dalam 2 tahapan waktu angsuran, misalnya waktu angsuran selama 10 tahun, maka 5 tahun pertama flat/tetap sekian rupiah, dan 5 tahun kedua angsuran flat sekian rupiah. Angsuran pada 5 tahun kedua akan lebih besar dibanding angsuran 5 thn pertama.

    Yang perlu diperhatikan juga ialah mengenai sangsi/denda manakal kita telat membayar. Wallahualam kita tidak tahu apa yg akan terjadi pada diri dan keluarga kita di masa datang, katakan ada suatu kondisi yg kita perlu mengeluarkan uang banyak, sehingga untuk angsuran rumah jadi telat misalnya. Untuk kasus denda ini, saya bisa katakan BNI Syariah lebih meringankan buat kita, krn relatif kecil sekali dendanya dan tidak dihitung perhari telat. Sedangkan di Niaga Syariah, dihitung perhari, kalau tidak salah 0.15% / hari.
    Saya juga sedang proses aplikasi KPR di BNI Syariah, (maaf bukan promosi BNI Syariah ya :-) ). Mudah2an saja lancar, Mohon doanya juga..

    Oya teman2, kalau boleh saya sarankan lebih baik mulailah melirik serius Bank Syariah, kenapa? Kerana :
    1. Insyalllah dgn KPR Syariah akan meringankan kita. Dengan angsuran yg tetap selama jangka waktu peminjaman, itu akan memudahkan dalam pengelolaan keuangan kita.
    2. Dengan demikian kita akan merasa tentram, tidak perlu khawatir suatu saat angsuran akan naik kerana SBI yg fluktuatif.
    3. Dengan angsuran tetap, kita akan diuntungkan pada masa yang akan datang, kerana inflasi yang tidak bisa dihindari, dengan demikian mungkin bisa dikatakan cicilan yg saat ini agak memberatkan kita, di masa datang nilai uang itu tidak ada apa2nya. Hihi…jd ingat dulu, uang 500 rupiah bisa beli permen banyak, skrg mungkin hanya 1 atau 2 saja ^_^
    4. Point ini yang tidak ditemukan di Bank Konvensional, yaitu salah satu kebijakannya adalah kontribusi prosentase keuntungan yg dibagikan untuk kepentingan sosial (ZIS – Zakat Infaq Shodaqoh), termasuk dana denda yg tadi disebutkan di atas, itu akan dibagikan untuk ZIS. Setidaknya kita ikut berkontribusi untuk kepentingan sosial.

    Mohon maaf bila tidak berkenan…

    Ade K

    November 26, 2007 at 11:36 am

    • mas bisa minta info contact marketing nya BNI syariah,

      tertarik untuk appply.

      thank dan ditunggu infonya di : sriajijoyoboyo@gmail.com

      regards

      albaihaqi

      albaihaqi

      Maret 22, 2010 at 11:26 am

    • buat temen2 yg lg demen dd bank harus lbh hati2 memilih apapun yang anda lakukan jangan sampai kita terjebak dg akad yg kita buat.
      Biasanya yg berhubungan dg pinjaman setelah kenotaris nasabah tdk baca lg pasal demi pasal perjanjiannya sehingga bila ada masalah sering kita salahkan bank nya.
      Sistem perjanjian yg baik sekarang ini adalah sistem syariah, krn semua yg diperjanjian hrs sesuai dg yg sdh disepakati diawal dg nasabah sehingga bila bank mau merubahnya tdk boleh seenaknya merubahnya tanpa meminta persetujuan terlebih dulu dg nasabah, krn nasabah sdh dilindungi UU dan bisa melakukan tuntutan balik bila hal itu tdk dilakukan oleh Bank.
      Khusus kalau ingin bertransaksi dg Bank syariah sebaiknya carilah bank syariah yang memang bener2 berangkat bukan dari bank konvensional, krn sistem yg dia gunakan lain dg bank konvensional dia lebih transparan, hitungannya jg lain, lbh menentramkan dan insyaallah barokahnya lebih banyak.
      yang kami rekomendasikan disini adalah Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah dan BRI Syariah. Demikian smg bermanfaat.

      arief s

      Februari 28, 2011 at 6:05 am

  40. Pren, gw baru apply di KPR BNI prosesnya cepet tuh dan gampang lagi..bunga 9,5% effektif selama 10 tahun, pinjaman 100 juta cicilan 1,293 jt perbulan.
    sekedar sharing aja, jangan pernah ambil bunga flat .. rugi!! sebisanya ambil bunga effektif..
    dan Fix berbeda dengan Flat..
    Simulasi yang dilakukan mas Satriawan itu benar, tapi lupa memasukkan PSJT jika ada pelunasan sebelum jatuh tempo.
    PSJT (Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo) itu semacam pinalty, dimana bunga flat akan dieffektifkan dahulu sehingga kekurangan bunga yang seharusnya diterima bank harus dibayar nasabah, plus denda 0,5% s/d 1% dari hutang pokok sehingga yang dibayar nasabah akan lebih besar..
    Ga percaya ? wanna bet..

    Mr Joe

    Januari 6, 2008 at 3:15 am

  41. wah.. mantap juga tuh Bank BNI ya.. Bunga flat dan efektif dari sisi KPR apa bedanya ya?

    Kian

    Januari 6, 2008 at 4:38 am

  42. Baru 2 hari yang lalu nyerahin dokumen yang diperlukan untuk pengajuan KPR di Bank Permata dengan cicilan 10 tahun, Alhamdulillah pengajuan saya sudah di setujui. Prosesnya cepat sekali. Untuk info aja di KPR Bank Permata, 1 tahun :bunga 4,8 %, 2 tahun : 7,5 %, 3 tahun : 8,6 %. Saya ambil yang 3 tahun. Tapi saya belum iya-in juga ke Bank Permata, karena masih nunggu compare dari Bank lain. Secara bank BCA ada program Fix & Cap. Fix 3 thn : 9,75 % dan Cap 2 thn : 11 %. Promo ini yang seharusnya selesai 31 Des 2007 diperpanjang sampai 31 Maret 2008.
    Aduh..bingung jadi pilih yang mana ya…??? Apalagi ada info baru dari Mr. Joe, kalau BNI 9,5 % efektif selama 10tahun. Minta saran dari semuanya ya…arigatou gozaimasu.

    Ikoen

    Januari 6, 2008 at 7:38 am

  43. Ikoen Says:
    Januari 6, 2008 at 7:38 am
    …… Apalagi ada info baru dari Mr. Joe, kalau BNI 9,5 % efektif selama 10tahun …..

    maaf saya lagi belajar ttg perkreditan, nyang ini maksudnya bagaimana?thx…

    dwi

    Januari 7, 2008 at 9:49 am

  44. @ DWI,
    Saya ngutip dari Mb Lia ya, Kalau Bunga Effektif : besar cicilan bunga yg harus dibayar itu dihitung dari sisa outstanding pinjaman kita (sisa hutang kredit kita). Jadi tiap bulan karena kita bayar angsuran pokok terus maka outstanding pinjaman kita juga berkurang. Begitu juga dengan bunganya, jumlah bunga yg dibayar juga tiap bulan makin menurun.

    So, diakhir pinjaman kita bayar bunga tinggal dikit, ditambah kalau kita mau nyelesaikan pinjaman kita sebelum masa cicilan, jatuhnya lebih murah. Dan ini lebih menguntungkan daripada sistem yang lain.

    Kalau effektif selama 10 tahun dari BNI, wah itu lebih aman lagi, karena kita gak perlu deg-degan sama turun naiknya suku bunga yang berlaku pada saat itu.
    saya dah cross check, ternyata Developer tempat saya beli rumah belum ada kerjasama dengan BNI kalau pembayaran dengan sistem KPR Express. Sampai saat ini masih Bank permata deh pilihannya.

    FYI, Bank Niaga mau ngeluarin promo 9,5 % fixed selama 5 tahun. Hari ini Bank Niaga ada telp ke saya, sudah confirm, tapi baru mau launching. Jadi saya belum bisa ikut program itu.

    Ikoen

    Januari 7, 2008 at 2:20 pm

  45. @ Dwi,

    Ngutip dari Mb Lia ya…Kalau Bunga Effektif : besar cicilan bunga yg harus dibayar itu dihitung dari sisa outstanding pinjaman kita (sisa hutang kredit kita). Jadi tiap bulan karena kita bayar angsuran pokok terus maka outstanding pinjaman kita juga berkurang. Begitu juga dengan bunganya, jumlah bunga yg dibayar juga tiap bulan makin menurun.

    Jadi kalau kita punya rejeki mau melunasi pinjaman sebelum masa cicilan berakhir, jatuhnya lebih murah ketimbang sistem yang lainnya. Tapi semua sistem baik / tidaknya tergantung kondisi kita sendiri, belum tentu pilihan bunga effektif cocok untuk orang2 yang mau pengelolaan keuangannya stabil selama masa cicilan. Cocok gaknya tergantung kebutuhan kita masing-masing.

    Sayang Developer saya belum ada kerjasama dengan BNI yang pembayarannya dengan KPR Express, sejauh ini masih Bank Permata deh pilihannya.

    FYI : Bank Niaga dalam waktu dekat mau launching program 9,5 % untuk 5 tahun. Hari ini Bank Niaga ada telp ke saya, dah conform sih. Tapi maaf banget kapannya belum tau pasti.
    Ada yang nambahin penjelasannya lagi…monggo

    Ikoen

    Januari 7, 2008 at 2:56 pm

  46. Mr Joe, tolng diinfirmasikan KPR nya. Saya mo ambil KPR plafon 122 juta pinjamannya, kok menarik sekali, bisa 9.6% sampai 10 tahun? Beneran tuh?

    Molang

    Januari 8, 2008 at 4:35 am

  47. @ Mr Joe

    Bisa minta tolong disimulasikan seperti apa yg sudah saya simulasikan di atas.
    Misal pokok hutang 200 juta, range pembayaran 10 tahun dan margin 8,25% per tahun.
    Berapakah total denda/administrasi/PSJT yg harus saya bayar ke BNI Syariah, jika saya ingin melunasi hutang saya di akhir tahun ke-5 ( mau masuk bulan ke-61).
    Just want to compare, karena saya baru ngobrol dengan AO-nya by phone, dan dikasih info kalau penalti yg akan diberikan jika ada pelunasan ditengah jalan adalah sebesar 1-2 kali besarnya cicilan per bulan.

    Kebetulan sampai saat ini saya belum akad dgn BNI Syariah, dikarenakan pembangunan dari developer adalah untuk Tahap-2.

    Thanks alot…

    satriawan

    Januari 8, 2008 at 6:54 am

  48. wah program bank niaga menarik bgt ya dgn bunga 9,5 % fix 5thn? kapan berlakunya tuh??
    pengajuan kpr saya udah disetujui ama niaga des’07 dgn bunga 9,99% fix 1th, tp blm akad kredit
    kira2 masih bisa dinego lagi gak ya?
    ada yg bisa kasih info? thx

    lope'

    Januari 8, 2008 at 7:05 am

  49. minta sarannya dooonggg….
    saya kan mau beli rumah, rencananya klo beli DP dulu baru nantinya diajukan ke bank untuk di kpr kan dengan jaminan sertifikat untuk melunasi sisanya.
    syarat pengajuan itu apa ???
    masalahnya saya tidak tinggal di indo, dan suami saya bukan citizen. jadi klo persyaratan yg tercantum hanya dari gaji maaf saya tidak kerja di indo.

    mohon bantuannya untuk menjelaskan

    nunu adam

    Januari 14, 2008 at 11:51 am

  50. aku dah telp ke bni-nya,..
    ga ada promo fix 10 thn bunga 9.5%,
    yang ada fix 1 thn untuk nasabah yg dananya minimal 20 jt selama 6 bulan,
    ada promo fix 5 thn tp bunganya 12,5% :(

    edi is

    Januari 18, 2008 at 3:42 am

  51. ralat diatas, fix 1 thn 9% yang untuk nasabah bni yg dananya 20 jt selama 6 bulan

    edi is

    Januari 18, 2008 at 3:45 am

  52. Apa benar kpr bank panin < 9% fixed 15 tahun. Saya di bojonegoro. Terima kasih.

    Nando

    Januari 22, 2008 at 4:42 pm

  53. Saya baru saya ngambil KPR Permata bulan Nov ’07 kemaren (2X cicilan). Dapet bunga 9,65% fixed 3th. Gak tahu masih berlaku apa gak rate itu sampe sekarang. Saya sih cuma recommend 2 bank utk KPR: Permata atau BCA (saya kemaren apply ke Mega, Mandiri, BCA dan Permata). Keduanya menawarkan bunga yang sangat kompetitif. Yang paling penting juga, kalo bisa ketrima lebih dari 1 bank, temen2 bisa nego sama bank yg diinginkan utk turun provisi, atau turun asuransi, dsb.

    Utk yg pernah dapet info dari AO Permata kalo net joint income min = 5jt, saya sarankan coba ke AO yang laen atau kalo perlu ke cab. B Permata yg laen… Kadang tiap kantor policy gak sama. Saya dulu antara Permata Rungkut (Sby) dengan Permata Sudirman (Sby) juga gak sama kok. Satunya surat penawaran KPR bisa keluar, satunya gak. Satunya pake min saldo mengendap satunya gak.

    Selamat berburu rumah impian…

    Korban Lapindo

    Januari 24, 2008 at 3:43 am

  54. waduh, saya juga tertarik dengan BNI syari’ah, sayang dia mensyaratkan harus karyawan tetap selama 2 tahun. Padahal saya baru saja diangkat :(

    syifa

    Januari 25, 2008 at 3:36 am

  55. Salam kenal teman teman, gabung ya , nanya nanya nich mas , mohon masukannya.

    Saya lagi ambil KPR untuk rumah tinggal , saya mohon dari 2 bank , KPR Mandiri multiguna ( katanya bunga flat 1thn pertama cuma 7,7% , tahun berikutnya cuma 9.9% menurut penjelasan AO mandiri nya) , trus untuk yang KPR Permata (3thn pertamanya flat 5.65% , tahun ke4-seterusnya efektifnya 9.65%) .

    Kalo dibanding perhitungan dari masing2x AO nya , lebih murah KPR Mandiri sech , tapi takutnya itu cuma hitungan di awal taon doank …. ntar taon berikutnya malah jatuh lebih mahal.

    Walaupun saya udah diberi gambaran , hasil angsuran taon ke 2bank tsb di mandiri dan di permata , ga jauh berbeda (lebih murah mandiri) , tapi saya tetap berjaga jaga , takut kecewa dibelakang hari karena kurang info. Tapi kalo betul , kan lebih untung sy ambil di mandiri karena awal tahun pertama aja beda angsurannya bisa selisih sampe dengan 7jt.

    Trus melihat info dan comment dari mas yang sebelumnya , mas lebih banyak anjurin buat KPR Permata , jadi saya jadi bingung nech , milih yang mana……?????

    Tolong anjurannya mas….

    Arya

    Januari 31, 2008 at 6:34 pm

  56. To Mas Arya:

    Bunga KPR kayanya beerubah terus tambah lama tambah menarik…

    Saya recommend Permata & BCA di atas karena saat itu bunga Mandiri 9,9% fixed 3th (bandingkan dg BCA 9,75% fixed 3th dan 11% cap 2th, serta Permata yg 9,65% fixed 3th). Jadi, kondisinya beda…

    Kalo sekarang perhitungan bunga jadi laen, mungkin beberapa komponen yang bisa jadi pertimbangan adlh:

    1. Apakah setelah tahun 1, Mandiri juga menawarkan fixed utk th 2, 3,… ? Menurut saya, selisih bunga nol koma sekian persen jangan jadi patokan, kecuali selisihnya sudah satu koma. Semakin lama anda memperoleh fixed term semakin baik.

    2. Bandingkan komponen biaya realisasi kedua bank. Pada saat saya realisasi KPR, by KPR Mandiri selisih sekitar 4jt dengan Permata, dan 7jt dg BCA. Cari bank yang negotiable dalam hal biaya realisasi ini (BCA agak susah nego, tapi dia paling murah.) Utk inilah saya sarankan kita ngegoalin BCA dulu, karena surat persetujuan kreditnya bisa keluar. Pake surat ini utk nego dengan bank yg laen masalah biaya realisasi…

    3. Plafon kredit yang diberikan utk rumah yg sama. Pengalaman saya di Sby, BCA cenderung pelit, sementara Mandiri gak konsisten. Maksudnya, setelah confirm 500jt, bisa jadi saat benar2 realisasi, anda cuma di-approved 470jt… Jika turunnya tidak diantisipasi, tentunya akan kelimpungan sendiri nutupnya. Mandiri juga termasuk susah keluarin surat approval kredit, sehingga anda juga susah kalo nuntut… misalnya, “lho katanya confirm 500, kok jadi 470?…”

    4. Cari AO yang helpfull dan bisa menjawab semua pertanyaan anda agar anda mendpt info sejelas-jelasnya! Apakah nanti harus ada saldo mengendap? Apakah anda perlu mengubah IMB (yg berarti biaya lagi)? Apakah masa cicilan anda bisa dicover jangka waktu SHGB-nya rumah karena rumah belum SHM (yg berarti harus keluar biaya peningkatan sertifikat bila tidak)? Dst…

    Selamat berburu KPR…
    Bisa kontak di e-mail saya; hysetiabudi@gmail.com kalo masih mo sharing pengalaman berburu KPR…

    Korban Lapindo

    Februari 1, 2008 at 7:32 am

  57. gw mo nyari rumah tp berhubung gw masih single dan gaji masih di sekitaran 1,5 juta nett..gw agak susah buat dapetin uang DP, paling yg bisa gw dapetin DP di sekitaran 10%, kalo 20% gw masih agak berat..

    ada yg recomended Bank yang bagus yg bisa ngasih plafon sampe 90% harga rumah ga? dan nanti di kedepannya ga mencekik gw..

    thanx

    Anca

    Februari 2, 2008 at 5:00 pm

  58. Mas (or mbak?) Anca…

    Cara buat ngakalin DP ada beberapa…

    1. Cari rumah di dalam tahap pengembangan awal, tentunya yang trusted ya…. Biasanya pengembang-pengembang begini bersedia memberikan opsi DP bisa dicicil. Lumayan kan, realisasi bisa nunggu saat serah terima, plus kita diuntungkan dengan kenaikan harga saat serah terima karena kita termasuk pembeli awal. Namun demikian, opsi ini cuma berlaku buat yang gak keburu harus nempatin rumahnya ya…

    2. Alternatif lain bisa beli rumah 2nd yang undervalued, sepengalaman saya, pasti ada aja deh yang model begini. Trus ajak penjual untuk bekerja sama sepakat bilang ke bank kalo harga transaksinya di atas harga transaksi riil. Contoh; anda deal dengan penjual di 150jt, anda dan penjual sepakat lapor ke bank dengan deal 250jt, dan anda bilang ke bank sudah DP ke penjual 30% = 75jt (jangan lupa bikin kuitansi dan tanda tangan dari penjual di atas materei). Sisanya 175jt anda mengajukan ke bank utk KPR-nya. Jika appraisal bank OK 175jt, dan plafon bank 80% nilai appraisal, maka anda akan mendapat plafon KPR 140jt. Lumayan kan, anda cukup membayar DP riil ke penjual 10jt!

    Ilustrasi di atas tentu merupakan simplifikasi, ada lagi komponen-komponen biaya KPR yang harus anda perhitungkan dalam kalkulasi anda. Selain itu, ilustrasi di atas juga tidak memperhitungkan faktor moral… artinya… tipu2 dikit :)

    3. Bank yang menawarkan DP 10% dan cicilan sampe 20th setau saya Bank Niaga. Tapi masalahnya banyak banget complaint buat bank ini tentang bunga yang mendadak tinggi di th ke-2 dst. But no problem, sekarang banyak bank yang menawarkan alih KPR. Jadi, kalo ntar anda terbebani cicilan yg mendadak menggelembung di th ke-2, anda bisa alihkan ke bank laen aja. Jangan lupa copy sertifikatnya dulu kalo mo KPR, biar nanti kalo mo pindah bank, anda bisa kasih ke bank lanjutan copy sertf tsb utk appraisal awal.

    Sukses ya dengan pengajuan KPR-nya…

    Korban Lapindo

    Februari 3, 2008 at 4:47 am

  59. ^
    thanx ya atas penjelasannya
    dan kebetulan saya emang mas2 :D

    gw rencana seh mo ngambil rumah di citra indah..
    di sana ada program DP 10%, tetapi khusus pake KPR Mandiri..dan sialnya gaji minimal KPR Mandiri adalah 2,5 juta
    padahal kemaren dah semangat2nya..jadi melempem lagi deh..gw kebetulan juga liat di websitenya BNI dia bilang self financing nya 10% (itu berarti DP kan ya) itu beneran apa ga ya..

    susah juga ternyata mo beli rumah, apalagi gaji gw masih sekitaran 1,5 jt..

    Anca

    Februari 4, 2008 at 3:27 am

  60. mau tanya, saya mau beli 2 kavling tp yg d bangun rumah cmn 1 kavling. Skrg lg bingung nentuin bank mana. Pilihannya adalah muamalat syariah ama BNI konvensional. Nah, Bunga Muamalat ini flat 7.74% dan eff 12.75%. Harga jual ke-2 kavling dan satu rumah tsb (tipe 65) adalah 300juta. Jadi DPnya 20% dan 80%nya KPR. Pengennya mau nyicil 5thn saja, biar ga terbebani hutang lama2. Dan kl ada rejeki lebih mau ngelunasin sebelum 5thn. Kira2 ada saran ga dr teman2,mending muamalat atau BNI konvensional? makasiy sebelumnya ya

    nasha

    Februari 4, 2008 at 8:04 am

  61. Nasha,

    denger2 BNI syariah lbh baik ? nda tau detilnya si…

    all:
    sesuai dengan excel nya mas anjar, ada biaya administrasi (surat2, spjb dsb) yang mencapai 10-15% benarkah sampe segitu ? jadi semisal harga rumah 200jt, biaya total yang harus dikeluarkan berarti sekitar 230jt ??? 30jt ?? it’s a big money…..

    Agustian

    Februari 4, 2008 at 3:27 pm

  62. wah, suami jg sdh baca2 dr berbagai info di internet ttg KPR, ktnya kyknya lbh bagus BNI Syariah. Mgkn ada yg mau bantu, FYI, kita lg di luar negri, jd ga bisa leluasa datengin banknya buat nanya macem2.. thk you ya..

    nasha

    Februari 6, 2008 at 5:31 am

  63. Forum yng bagus untuk kreditor2 seperti saya :))
    Jadi kesimpulannya mana yng untung nih? tolong dibantu rekan rekan untuk jawab:
    1. Jika rumah akan dilunasi sebelum 1/2 masa pinjman, sebaiknya pilih yng effective atau flat?
    2. Jika rumah akan dilunasi setelah 1/2 masa pinjaman, sebaiknya pilih yng efftv atau flat?
    3. Jika gak ada keinginan untuk melunasi sisa pinjaman, mana yng sebaiknya dipilih? flat atau efftv ?
    4. Jika takut kalo suku bunga BI meningkat, dan tidak ada keinginan melunasi di tengah masa pinjaman, mana yng lebih baik ? eff atau flat?
    5. Jika takut kalo suku bunga BI meningkat, dan ada keinginan cepat cepat melunasi sisa pokok pinjaman, mana yng lebih baik, eff atau flat?

    Mohon dijawab ya temen2….

    skyrunner

    Februari 6, 2008 at 8:24 am

  64. saya cuman mau tanya, lebih bagus ambil kpr bii atau bni ya? bii bunga 10,5% fixed 3 th, sedang bni 9% fixed 1 th saja. Lagi bingung neeh…..thnx ya kalo ada yg beri saran

    aceng

    Februari 7, 2008 at 5:12 am

  65. gw jadi agak parno juga denger cerita2 gak enak ttg bunga bank yg bisa naik seenak udelnya aja. apa gak ada regulasi n kita sbg konsumen gak bisa apa2, di ‘palak’ sama bank seenak jidatnya gitu? Gw mo ambil kpr juga, tapi masih pikir2 dulu….

    aceng

    Februari 7, 2008 at 5:15 am

  66. Bank permata di Bandung 9,55% fix 1 tahun dan ada progam bijak 10,55% fix 1 tahun tetapi harus mempunyai tabungan di bank permata, jumlah saldo tabungan dapat mengurangi pokok pinjaman yang dipakai sebagai dasar dalam perhitungan bunga

    tamil

    Februari 13, 2008 at 7:14 am

  67. bank niaga 9,5% fix per tahun(cicilan tetap),provisi 1%,adm rp 250.000,asuransi jiwa dan bangunan tergantung usia dan jangka waktu,notaris rp 1.750.000,biaya appraisal rumah bekas rp.250.000.

    tamil

    Februari 14, 2008 at 9:14 am

  68. Haloo Frenn..
    Help me nih…Gw jg lg pilih2x Bank tuk KPR…
    FYI..Gaji gw 6 jt nett, gw gawe 3 thn n DP 40%, bangunan thn 2002
    So…
    1. Bank Mana yg Cocok alias ringan di kantong gw?
    Angsuran 10thn?
    2. Minta tlg ada rumus tuk hitung KPR?Referensi hitung KPR gw dr Rumahindah.com.
    Thx Bgt FREN

    admin: lebih detail di bicararumah.com ya

    Annaz

    Februari 16, 2008 at 4:50 pm

  69. ikutan ya, soalnya saya juga lagi berburu tapi masih kurang informasi.
    sya agak bingung sama yang Mr. Joe itu: 9.5% efektif 10 tahun, maksudnya kata efektif disini apa ya??
    1. efektif=berlaku, sehingga artinya bunganya 9.5% berlaku selama 10 tahun ( dengan kata lain bunganya fixed selama 10 tahun?) atau
    2. efektif= bunga efektif seperti kata mba Lia? sehingga artinya bunganya terus berubah sesuai fluktuasi yang terjadi dalam jangka waktu 10 tahun namun dikalikan dengan sisa pinjaman?

    Jika yang dimaksud yang pertama, sya mau ikutan ah! masih berlaku kah?
    Jika yang dimaksud yang kedua, maka tidakkah pilihan bunga flat (sedikit lebih besar pun) lebih baik? karena bisa jadi selama 10 th itu terjadi fluktuasi bunga yang ugal-ugalan, sehingga walaupun sisa hutang kredit kita menyedikit, klo bunganya naik segede gunung, bukankah kita jadi kerepotan? atau Mr Joe udah pernah itung-itung resikonya? tetap lebih kecilkah resikonya dari flat?

    kakak saya pernah terkena imbas karena krisis ekonomi . dia sudah membayar 3 tahun, karena krisis ekonomi, jadi harus bayar cicilan dengan bunga yang jauh lebih tinggi. begitu besarnya sehingga kok jadi kayak mulai dari nol lagi.

    anna

    Februari 20, 2008 at 4:18 pm

  70. Mas anjar,
    Kalau suatu saat kita ada rejeki, kita akan melunasi sebagian/seluruh kpr kita atau tetap mencicil, apa untung ruginya?
    Saya denger di talkshownya Ligwina hanantoo di Hardrock FM, ktnya lebih baik kita tetap mencicil saja, dan uang rejeki kita di investasikan ke instrumen reksadana.
    adakah perhitungan matematisnya yang membandingkan keduanya ? Soalnya saat ini saya sedang ada KPR di Panin, dan juga sedang proses menjual rumah di lokasi lain.

    mo_cab

    Februari 26, 2008 at 4:04 am

  71. sekedar sharing aja,
    sy ikut kpr niaga dah 3 th utk 8thn, mo take over ke bank laen sulit sekalee nglengkapin datanya, eh dah lengkapin data, dapet appraisal pinjamannya malah lebih kecil dr pinjaman yg di niaga, y so balik lagi deh tetep di niaga, walo cukup rugi klo mo invest rmh dg kpr niaga, krn angsuran awal2 thn nya besar bgt bunga di banding pokok angs nya
    n jg fix nya niaga only per thn, tiap thn naek/turun utk jangka sthn berikutnya.

    wien

    Maret 17, 2008 at 11:51 am

  72. Mau tanya nih mas, saya barusan deal Griya BNI, bunga 9,5 % efektif fixed setahun. PSJT 0,5 % dari outstanding. Ini maksudnya apa yah ?? Untuk tahun kedua, bunganya adalah sesuai market kata AO nya. Nah, bunga sesuai market BNI untuk tahun 2008 berapa yah ? 12 % ? 13 % ?
    Thanks atas infonya.

    Hardi

    Maret 20, 2008 at 7:16 pm

  73. Sy lg bingung nih… Sy kan sdh disetujui kpr di bank panin dgn bunga 9,5% fixed 1 th pertama. Trus bumiputera jg disetujui dgn bunga 10% fixed th pertama. Tp di bank panin realisasi kreditnya lebih rendah 80 jt dibandingkan dgn bumiputera. Yg mana kira-2 yg sebaiknya sy ambil? Trus sy jg jd tambah bingung nih krn bank niaga jg nawarin sy bunga 8,8% fixed 3 thn. Mana yg sebaiknya sy ambil nih

    Baby

    April 1, 2008 at 3:45 pm

  74. Saya baru aja deal dengan niaga setelah “bertarung” dengan permata yang luamayan juga. Dengan plafond 250jt, sebagai perbandingan di niaga bunga fix tiap tahun(ditentukan tiap tahun), untuk tahun pertama 9,5%, provisi 0,5%, bebas admin, asuransi bersaing. Sedangkan permata fix 2 tahun pertama 9,65 % setelah periode 2 thn tersebut bunga dapat berubah tiap bulan, provisi 1%, admin 400.000, asuransi bersaing. Dua-duanya menarik, namun karena niaga berdasarkan pengalaman rekan2 yang lain lebih tertib dalam laporan bulanan dan yang lebih penting lagi bunganya ditentukan fixed tiap tahun (annual arrears).
    Namun yang pasti tipsnya aku aply ke 3 bank sekaligus dan membandingkannya satu persatu, dan coba-coba untuk menawar terutama biaya provisi dan asuransinya. Sebagai contoh pada biaya provisi permata akhirnya juga menawarkan 0,5% juga. Sedangkan aspek asuransinya biasanya bank bekerja sama dngan beberapa perusahaan asuransi dengan penwaran yang berbeda, nah disitu kita bisa menanyakan rate asuransi yang kita inginkan. Namun overall saya cenderung memilih niaga, karena proses oke, biaya oke, dan yang pasti bunga juga oke.

    Aryawan W

    April 2, 2008 at 4:03 am

  75. Teman2

    Bantuin dunk, ve mau ambil rumah, harganya sekitar 170.
    terus ve ngga’ ngerti sama sekali about KPR..
    Sekarang dah nabung kira2 30jt untuk DP
    sekedar info gaji ve 5 juta

    Yang mau ve tanyakan
    1. klo KPR di bank itu biasanya DPnya berapa ya??
    2. Bank Mana yang paling bagus u KPR??
    (maksudnya, yang bunga di tahun2 mendatang tidak begitu banyak)
    3.Klo udah DP ke Bank, apa kita masih kasih DP ke Penjual??
    4.Biasanya Klo ve KPR, yang di acc berapa??

    Tolong dibantu ya teman2.thank b4.God bless

    advent

    April 4, 2008 at 11:33 am

  76. ada yg bs bantuin gak?aku mau ambil kpr,tp bingung bgt pake bank apa?trus memang klo mengajukan kpr hrs ada dok sppt 21 ya?sedangkan aku ga punya,yg aku punya sekarang cuma surat keterangan kerja sama keterangan gaji..please help ya…pengen bgt pny rumah sendiri

    Risma

    April 10, 2008 at 4:37 am

  77. Halo semua,

    Mau tanya, saya mau mengajukan KPR, tapi status saya msh karyawan kontrak, gaji 3jt nett, kira2 Bank mana ya yang bagus dan bisa terima pengajuan saya? tolong masukannya ya. thanks

    vesa

    April 10, 2008 at 10:01 am

  78. halo semua,mau tanya,saya sedang bingung memilih antara bank btn konvensional dengan bank btn syariah untuk kpr dari rumah yang akan saya beli, kredit yang disetujui dari rumah tsb rp.320juta, jangka waktu cicilan 15 th. untuk btn konvensional cicilan perbulannya rp.3.407.000(bunga fluktuatif 9,5%). sedangkan untuk btn syariah sekitar rp.4.400.000(bunga flat 9,97%). Pertanyaannya, bank mana yang sebaiknya saya ambil, mengingat keadaan sbi yg berubah2 dan keadaan ekonomi negara resesi yang berkepanjangan. Wassalam

    anti

    April 30, 2008 at 6:23 pm

  79. Mba’ Risma,
    Saya hanya kasi masukan untuk spt 21, kalau kredit yang akan diambil diatas 100 juta kita harus punya NPWP (foto kopi kartu ini di serahkan ke bank). Kalau dibawah 100 juta, cukup minta bukti pemotongan SPT 21 dari kantor kita bekerja. Jadi salah satu saja.
    Untuk urus NPWP, gampang kok hanya perlu datang ke Kantor KPP ( yg urusin bayar pajak) di dekat alamat KTP, lokasi lihat di website pajak atau cari di google.
    Syaratnya : copy ktp, KK dan surat keterangan bekerja dari kantor ( tidak perlu cantumkan gaji).
    Biasanya 1x 24 jam selesai, cuma tahun depannya rada ribet, karena harus melaporkan bukti pemotongan dari kantor kita.

    ZULKIFLI

    Mei 6, 2008 at 12:27 pm

  80. Mas Advent,
    Jika KPR, kayaknya tidak ada DP dengan bank, dp dibayar langsung ke si penjual atau developer, kita hanya perlu menunjukan bukti pembayaran tsb ke bank.
    Bank biasanya approve s/d 80% dari harga jual ( tergantung estimasi bank terhadap kemampuan bayar cicilan kita).
    Jika dinilai kurang mampu..maka maksimum yg diberikan bisa dibawah 80%..artinya harus nambah DP lagi.
    Mengenai bank mana yang bagus?..terus terang saya juga lagi nyari…

    ZULKIFLI

    Mei 6, 2008 at 12:33 pm

  81. @ agustian
    BNI syariah masih lah tidak jauh beda dengan BNI biasa..
    belum bisa dikatakan murni syariah.

    betulkan bu edratna dan bang eby

    theleader

    Mei 11, 2008 at 5:57 pm

  82. Berbagi pengalaman waktu saya KPR dua tahun lalu. Inginnya ke bank syariah, tapi apa daya ternyata di BSM jangka waktu cicilannya cuma 6 tahun, jadilah cicilan perbulannya mustahil bisa dikejar…

    Jadinya ke permata deh. Bunganya standar jadi tidak was2 bakal dicekik di tahun kedua, pelayanannya cepat (malah saya yang ketar-ketir karena terlalu cepat disetujui, padahal DP masih ngumpul2in) dan plafon kredit yang saya minta disetujui (ini yang paling penting, secara tabungan sudah tandas das).

    Ternyata oh ternyata, salah satu analisnya teman saya waktu sekolah menengah, jadi dari sisi “kesan” sudah nilai plus banget, padahal gaji saya mepet sekali di batas.

    Moral of the story: jangan berbuat aneh2 dalam hidup (meski ingin), nanti suatu saat mengajukan kredit ternyata analisnya kenal dengan kita, repot deh… hehehe selamat berburu!

    Pandji Prawisudha

    Mei 21, 2008 at 10:51 am

  83. baru aja 1 bulan lalu KPR niaga saya diapprove, awalnya saya mau ambil yg 9,9% fix 3 thn tapi yg approve jadinya 9,5% fix 1 thn.
    malah anehnya di iklan ditulis 8,8% fix 3 thn setelah saya tanya ke AO nya ternyata itu utk pinjaman diatas 150 jt.

    krn saya kredit cuma 100 jt 10 thn maka pilihan 8,8% itu ga boleh diambil.

    total pengurusan kredit dari appraisal dan analisis kredit makan waktu 3 minggu.

    btw, saya ambil di melati mas regency, luas tanah 90m, luas bgn 54m dgn harga 172,5 jt. DP 72,5 jt, KPR 10 thn, per bln sekitar 1.3jt.
    harga di melati mas masih cukup terjangkau utk areal serpong, dibandingkan perumahan2 tetangganya yaitu alam sutera dan BSD city yg dgn luas tanah segitu harganya bisa 250jt.

    bagi yg naik motor, jalan tembus paling enak adalah lewat bintaro sektor 9 lalu graha raya, tembusnya di alam sutera.
    tapi kalau mobil, ada akses tol jakarta merak, bintaro, dan lebak bulus.

    Alhambra

    Mei 22, 2008 at 6:28 am

  84. thank ya mas zulkifli
    tapi saia perempuan ^^
    jadi panggilnya mbak aja
    hehehe
    GBU

    advent

    Mei 28, 2008 at 7:20 am

  85. Hello mas anjar.. kebetulan Ayah saya kerjasama dengan Bank BTN untuk KPRnya.. menurut data saya malah bunganya tidak sebesar yang seperti mas anjar bilang.. 9.5%-12.5% tidak sampai 14 % dan bunga itu infonya sih tidak akan naik dalam beberapa tahun (misal promosi Bank).. data lengkap cicilannya ada di blog saya..
    Jika ada yang punya info lain tolong disharing juga :)

    anjar: bisa disampaikan lebih detail mbak Kartika itu data per-kapan :), review ini sudah satu tahun yang lalu.

    kartikasari08

    Mei 29, 2008 at 10:28 am

  86. Datanya per sekarang mas… Soalnya kebetulan Ayahku KPR dengan Bank BTN ini… tandanya BTN boleh lah masuk dalam benchmark selanjutnya hehhee…:)

    kartika

    Mei 30, 2008 at 6:38 am

  87. BTN untuk pinjaman diatas 100jt bunga KPR-nya 10,75%
    dan untuk dibawah 100 jt kena 11,25%.

    aku udah wawancara dan plafon udah disetujui, tp akhirnya ga aku ambil krn, rumahnya indend, ga dibangun2,..
    akhirnya aku cancel.

    mungkin dengan naiknya BI rate, BTN akan menaikan juga bunganya, tp biasanya tiap semester/awal tahun.

    bekerja sama BTN karena perumahan itu cuma kerjasama sama BTN tok,.

    edith

    Mei 30, 2008 at 8:43 am

  88. @anti
    ga coba ke BNI syariah, untuk saat ini untuk 10 thn marginnya 8,25% flat dan untuk 15 thn 8,75%
    untuk Muamalat 12% efektif untuk semua tahun tp tiap 3 thn dievaluasi,

    edith

    Mei 30, 2008 at 9:21 am

  89. Ikut nimbrung ya….

    Sy jg sdg mengajukan KPR dgn Bank BTN sebesar diatas Rp 150 juta. Pd tgl 22 Mei 2008, BTN ok dan sy dpt bunga 9,5%/thn.

    salam

    junaidi

    Mei 30, 2008 at 9:25 am

  90. mas anjar.. sorry nih agak OOT.. mo tanya kl kita masih punya pinjaman (dana) di suatu bank, apakah masih bisa mengajukan pinjaman KPR ke bank lain? respon ya.. thanks
    :)

    bondan

    Juni 1, 2008 at 5:00 pm

  91. wah, menarik ya BNI syariah, bisa gak ya cicilan rumah di KPR niaga dipindah ke sana.
    hmm.. perlu visit ke BNI syariah, di cabang mana kah itu?

    AndhySN

    Juni 1, 2008 at 7:24 pm

  92. @andhySN
    aku lagi proses KPR rumah second di Bni syariah cabang Jakarta utara, letaknya di kelapa gading,
    alhamdulillah udah kelar semua, tinggal akad kredit,..
    prosesnya ga terlalu lama juga, asal syarat2 lengkap,.
    klo mau coba aja call ke 021-4500695 denga Sri atau Euis.

    edith

    Juni 2, 2008 at 1:58 am

  93. @edith
    saya juga bulan depan rencananya akan akad dengan BNI syariah, kira-kira total biaya akad sampai pelunasan cicilan pertama berapa ya?
    (termasuk biaya asuransi, provisi, notaris dll)

    adhe

    Juni 23, 2008 at 4:45 am

  94. saya jg sedang pikir2 buat ambil kpr, kalkulator kpr yg di bicararumah.com banyak membantu ilustrasi buat saya, tapi untuk ilustrasi kalo ambil kpr bank syariah kira2 seperti apa ya mas pri? mungkin mas pri bisa buatkan kalkulatornya jg? trims

    fajri

    Juni 24, 2008 at 9:17 am

  95. Mas Priii, saya sedang mengajukan KPR ke Bank BNI. Kredit yang di ajukan +/- 90jt, jangka waktu 15 tahun. Take home pay saya tetap setiap bulan Rp 6 juta. Saya single dan tidak ada tanggungan. Semua syarat lengkap dipenuhi, hanya saja….. jika di lihat rekening saya, gaji bulanan saya selalu habis alias cuman numpang lewat di rekening. Biaya hidup saya tidak tinggi: Asuransi dan kos Rp 1jt. Makan, telepon, transport dan lain2 Rp 1jt. Tidak punya hutang. Hanya saja saya harus bantu kalau saudara membutuhkan. Kira2 KPR saya di setujui gak ya? Bank bagus yang mana ya yang mau terima KPR saya?

    Indra

    Juni 25, 2008 at 11:55 am

  96. Aduhh kok BNI maksudnya BTN… maklum ngantuk…

    Indra

    Juni 25, 2008 at 11:58 am

  97. saya sdg proses kpr di bni syariah

    tapi koq bunganya lumayan tinggi yah 13.30% , walaupun fix sampe lunas 15 tahun…..?

    bagaimana ini..?

    widiyanto

    Juli 8, 2008 at 12:44 am

  98. hmm…hanya sekedar saran.
    Menurut saya, jangan ambil kredit di Bank Permata :D

    detailnya adalah informasi internal yang tidak bisa saya ungkapkan disini, tapi ini hanya sekedar saran..

    santi

    Juli 10, 2008 at 11:54 am

  99. @widiyanto
    menurut call center BNI untuk yg BNI syariah masih 8,75% utk 15 tahun. kalo yg 13 % itu justru yg BNI konvensional. tp itu bunga efektive yg lg berjalan sekarang (juli 2008)
    Sayangny BNI syariah cabangnya masih dikit yg bisa nglayanin KPR, di JakSel cuma di ITC DutaMas Fatmawati. Secara ak tinggal di pancoran, jd mending ke BNI Sudirman sekalian aj…

    Harto

    Juli 15, 2008 at 3:39 pm

  100. ada yang punya kontak untuk BNI gak?

    ded

    Juli 18, 2008 at 10:04 am

  101. akhirnya yg gw takutkan terjadi.. dipicu salah satunya oleh dampak kenaikan BBM.. suku bunga KPR Niaga naik.. dari sebelumnya 10.9 jadi 11.9.. nasib.. nasib..

    dodol

    Juli 20, 2008 at 2:24 am

  102. @widianto,info yang benar adalah 8,75% untuk efektif atau setara 13,30% flat selama 15 tahun.ini termasuk tinggi.saya cukup beruntung kemaren mei dapet 6,5% efektif atau cuma 9,9% flat selama 7tahun di kpr syariah permata.

    rava

    Agustus 7, 2008 at 8:43 am

  103. @widianto,info yang benar adalah 8,75% untuk efektif atau setara 13,30% flat selama 15 tahun.ini termasuk tinggi.saya cukup beruntung kemaren mei dapet 6,5% efektif atau cuma 9,9% flat selama 7tahun di kpr syariah permata.dan tenangnyacicilan tetap sampe lunas..asyik kan

    rava

    Agustus 7, 2008 at 8:44 am

  104. jadi menurut rekan skalian kpr syariah permata paling bagus ya? saya baru gabung ni, kebetulan saya juga lagi cari informasi mao kpr. mohon masukannya which is the best

    tians

    Agustus 14, 2008 at 3:42 pm

  105. wah pada ngomongin bunga…
    saya jadi sedih, ketolak kpr gara2 masalah kartu kredit.
    he..he..he.. apes..apes…

    lek sur

    Agustus 28, 2008 at 11:32 pm

  106. Saya lagi mengajukan KPR ke Bank Muamalat. Kelebihan dibanding BNI Syariah adalah:

    BNI Syariah mensyaratkan menimal status kepegawaian tetap 1 tahun.

    Muamalat lebih fleksibel. asalkan gaji mencukupi (join income ataupun gaji suami aja), maka masih bisa dipertimbangkan. Sudah ada nasabah di Bank Muamalat Surabaya yang bisa permohonan KPRnya disetujui walo bekerja sebagai pegawai-tetap masih less than 1 year.

    dengan alasan diatas, saya pilih Muamalat. total pinjaman 160 juta (lokasi rumah di Taman Pondok Jati- Sepanjang, harga rumah 254 juta; lb/lt = 45/210.) Ambil yang 15 tahun, dan perbulannya ntar kalo disetujui jadinya sekitar 2,3 juta.

    saya emang ga ahli dalam ngitung-itung soal bunga, fixed or flat, dll… dan dengan KPR Syariah pun sebenarnya saya tau kalo jatuhnya juga ga lebih murah daripada KPR non-syariah. tapi seperti ada yg bilang diatas, bahwa memilih produk syariah itu juga dengan banyak alasan lain. salah satunya yg simpel (naif mungkin?): adalah lebih ayem di hati, haha…

    insyaallah bisa disetujui ya. amien.

    ndutyke

    September 9, 2008 at 3:39 am

  107. […] KPR Muamalat Kapan hari mampir ke blognya Anjar Priandoyo, dan nemu postingan ini. Jadi tertarik pengen nulis lebih detil tentang keputusan saya dan suami memilih KPR Syariah […]

  108. Saya mau tanya yaa..

    Apakah ada yang tahu mengenai nomor kontak dan nama marketing untuk BNI Syariah dan BTN Syariah di area sekitar Sudirman? Jika ada saya bisa diberitahu?
    Terimakasih sebelumnyaaa……:)

    Nana

    Oktober 19, 2008 at 11:57 am

  109. Dear All

    Sedikit sumbang saran

    Kalau pendapat saya, properti adalah produk investasi yang nilai-nya naik terus. Minimal setiap tahun naik 10% dari harga awal. Namun syaratnya lokasi nya tidak rawan banjir. Jadi walaupun ambil dengan DP-nya kecil dan tahun cicilan yang panjang, nilai jual kembali properti akan melebihi total pembayaran yang telah kita lakukan.

    Jangan sampai pembayaran dengan DP yang besar dan tahun cicilan yang singkat akan menggangu pembayaran untuk keperluan kita yang lain. Ingat selain membayar properti rumah tangga juga harus punya dana sbb ; dana rutin bulanan, dana darurat (minimal ada 3x pengeluaran rutin bulanan), asuransi (penting loh punya asuransi jiwa dan benda), dana entertainment dan gadget, dana pendidikan (harus mulai ditabung atau masuk reksadana sejak bayi umur 0 tahun), dana pensiun (jangan sampai sejak kita pensiun di umur 55 sampai katakanlah 75 tahun kita hidup tidak berkecukupan), dll.

    Masak gara gara maksain bayar properti ke bank semurah mungkin, kita tidak bisa menikmati hidup dengan traveling tahunan atau keinginan punya mobil yang murah tidak pernah kesampaian.

    Tapi kalo beli mobil, motor, barang elektronik, furniture, sebaiknya jangan pakai kredit atau ambil kredit dengan DP sebesar mungkin dan cicilan sesingkat mungkin, karena harga benda benda itu akan merosot. Beda dengan properti

    Malah kalo ada sedikit banyak uang sebaiknya untuk langsung melunasi rumah pertama, sebaiknya jangan dilakukan. Beli saja 2 atau 3 rumah secara kredit dengan DP kecil dan cicilan panjang. Nah rumah pertama untuk di tinggali, sedangkan rumah kedua dan ketiga untuk dikontrakan alias untuk investasi. cicilan rumah kedua dan ketiga dapat diambil dari uang kontrakan. Artinya mereka bisa menghidupi diri sendiri

    Sampai suatu saat jual rumah tersebut untuk anak kita kuliah keluar negeri (18th). Ingat harga rumah pada 18 tahun mendatang bisa mencapai 280%-300% dari harga rumah saat kita beli. Bila dulu kita beli 150 Juta (T45/), maka harganya kini sudah 450 juta

    Demikian pendapat saya

    Yandi

    Yandi

    Oktober 21, 2008 at 8:57 am

  110. Masalah timbul karena jual rumah tidak semudah jual mobil…..bisa sehari, dua hari, setahun, bertahun tahun kagak laku juga…….
    Jadi sebaiknya jangan berpikiran rumah untuk dijual, tapi sebaiknya rumah untuk usaha (kontrakan)…..dan paling penting adalah rumah untuk ditempati…..punya rumah 4, ya giliran aja ditempatinya…..(krn istrinya 4)

    Gubrak

    Oktober 23, 2008 at 8:43 am

  111. Bingung nih mo pilih bank mana yang bagus….!!!

    D e n n i e

    Oktober 27, 2008 at 2:30 pm

  112. Kalo kita uda punya rumah, bisa gak kita kpr ulang?

    walter

    Oktober 30, 2008 at 5:06 pm

  113. saya dan suami sudah setahun ini mencicil lewat KPR niaga, th 2007, ketika itu bunganya 9.9% flat untuk setahun, naah sekarang kita kena bunga floating, kurleb 15%,(apalagi ada krisis ekonomi kayak gini), sehingga cicilannya naik sekitar 800 ribuan… hiks2
    rencananya kita mo pindah KPR (refinancing), but ngumpulin duit dulu buat dpnya, agar cicilannya nanti lebih kecil, kita prefer untuk pake syariah…
    ada yang punya pengalaman refinancing KPR ga?…. suggestion please…

    tin81

    November 1, 2008 at 1:00 pm

  114. Saya berencana beli rumah 2nd di kota wisata cluster calgary. Kenyataannya rumah tersebut belum pernah digunakan namun tetap terawat sehingga kondisinya masih seperti baru. penjualnya membuka harga 290 juta. Kira-kira appraisalnya bank permata berapa ya untuk daerah sana?

    thx.

    irwan

    November 8, 2008 at 3:07 am

  115. saya mau ambil rumah, tapi bingung mau ambil KPR bank mana, dan persyaratan yang mudah serta bunga rendah di bank mana.

    Masalahnya salah satu persyaratannya adalah mempunyai rekening giro, tapi itu ga mungkin, karena saya bukan wiraswasta, jadi pilihan lain adalah rekening tabungan 3 bln terakhir, tapi saya juga ga nabung T_T masalahnya uang saya tiap bulan habis untuk keperluan keluarga, saya ga tegaan jadi kalau ada saudara yang butuh pasti saya kasih.

    Kebetulan tahun ini saya dapat bonus 15 juta makanya saya mau mulai nabung, dan gaji saya hanya sebesar 2.8jt perbulan mau mulai saya sisihkan untuk cicilan rumah, kalau saya hitung2 setelah pengeluaran ada sisa 1 juta,
    maka dari itu saya mau nyicil rumah, tapi apa mungkin bisa yah? karena uang DP nya hanya sebesar 15 juta

    Kalau bisa kira2 di bank mana yang persyaratannya mudah

    Thanx

    irma

    November 11, 2008 at 6:38 am

  116. asslm…
    sebenarnya saat ini pemerintah menyediakan fasilitas KPR subsidi lewat bbrp bank baik bank pemerintah maupun swasta ( konvensional & syariah )…
    namun kebijakan yg diberikan msh 1/2 hati karena bbrp hal misalnya : maksimal harga rumah relatif hanya u rumah RSSS, musti rumah jadi ( siap ) sampai persyaratan kerjasama antara bank dengan perusahaan yang dilapangannya tidak gampang dilaksanakan…
    u rekan2 yang pengen ambil rumah dgn kondisi saat ini ada bbrp saran yg mungkin bisa diambil :
    1. mintakan daftar angsuran kredit / pembiayaan dr bbrp bank yg dipilih.
    2. pastikan sistem angsuran yg dipake apkh anuitas & flat ( bank syariah & konvensional setau saya sama ) ; kebanyakan menggunakan sistem anuitas / bunga menurun sehingga rekan2 bisa memproyeksikan apkh kredit tsb akan dijalankan sampai habis jk wkt atau ada kemungkinan melunasi di tengah jalan?
    3. Jika melunasi ditengah jalan ( sebagian besar bank ) menggunakan sistem anuitas dengan implikasi sisa pokok kredit yang mesti kita lunasi masih sgt besar dan memberatkan.
    4. Jika telah memiliki jadwal angsuran dari bbrp bank tinggal rekan tentukan pilihan angsuran yg paling ringan, dlm hal ini sy cenderung lihat bank konvensional lebih ringan ( dgn rincian berbagai biaya akad kredit dsb jg diperbandingkan )
    5. Nah, andaikan ditengah jalan terjadi kenaikan tingkat suku bunga ( margin kata bank syariah ) coba alihkan kredit tsb ke bank lain yg lebih ringan n tingkat bunganya tetap spt bank syariah ( ingat : total nominal margin di bank syariah memang tetap namun sistem angsuran umumnya anuitas ).
    6.

    rindra

    November 11, 2008 at 7:30 am

  117. Berhati-hatilah dengan dengan hutang. Biar tidak kaget, Buatlah simulasi cicilan anda setelah masa Fix rate selesai.
    Contoh saya:
    pokok hutang 259,800,000
    di thn kedua sisa pokok adalah 253.204.634 (sisa 14 tahun lagi)
    tadinya, cicilannya adalah 3.118.036,63 dgn rate 12%.
    jika 16% naik 667ribu
    jika 15% naik 495ribu
    jika 14% naik 326ribu
    Kalau di tahun kedua anda percepatan pelunasan 50jt, bisa agak turun sedikit cicilannya. Apa anda sanggup setahun menabung 50jt ?

    Lumayan kan, naiknya bisa buat beli susu si kecil.

    m ilhami

    Desember 5, 2008 at 9:21 am

  118. Salam Kenal,
    Saya cuma mau tau aja dari mana mendapatkan update tentang perbedaan dari 2 Fasilitas KPR ke dua Bank ? Dari Hal di atas tersebut, saya malah melihat kok seperti iklan propaganda atau sejenisnya yah, karena terlihat adanya ketimpangan dari point-point yang di jabarkan.
    Pertama, Bank Niaga mempunyai target dalam memproses satu aplikasi, dan targetnya adalah maksimal 2 Minggu setelah data di terima.
    Kedua, AO Bank Niaga bisa melimpahkan Pekerjaannya atau Data Prosesnya kepada rekan AO lainnya bila berhalangan hadir, karena Bank Niaga Mempunyai Sisytem penginputan Data secara Teknologi Online yang tidak di miliki oleh Bank Lain.
    Ketiga, Suku bunga yg di gunakan adalah fixed 1 tahun, dan tahun ke 2 mengikuti rate suku bunga yg berlaku, bila ratenya turun di tahun ke 2, maka angsuran mengikuti, dan bila naik juga angsuran mengikuti. Hal tersebut amatlah bijaksana.
    Keempat,
    Administrasi bisa di lakukan di setiap Cabang Bank Niaga.

    Terimakasih

    ROMEL

    Januari 21, 2009 at 7:05 pm

  119. Dear All,
    Sedikit Saran Dan Informasi Aja

    Rumah adalah kebutuhan setiap orang, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Sebenarnya engga susah-susah banget kok untuk kita berusaha untuk memiliki Rumah idaman sendiri. Kalau Boleh sedikit saran dan kiat-kiat :
    1. Mulai plainingkan waktu yang tepat untuk membeli Rumah.
    Dalam hal ini artinya kita mulai bisa mengambil langkah-langkah untuk membeli suatu rumah. Ambil keputusan apakah nantinya kita akan membeli rumah secara Cash atau melalui Fasilitas KPR Bank, bila kamu berencana membeli cash yah berati kamu sudah harus mulai memanage keuangan kamu. Apabila kamu merasa lebih baik menggunakan Fsilitas KPR, yah kamu sudah harus mulai melengkapi apa yg menjadi syarat utama dari KPR.

    2. Tentukan Apakah Rumah Baru atau Second yang kamu pilih.
    Dalam Hal ini tentunya kamu yang lebih mengerti kebutuhan akan Rumah yang kita butuhkan. Banyak kok sekarang Developer-developer yang menawarkan type dari minimalis sampai type Cluster. Biasanya Developer / pengembang mempunyai program-program yang menguntungkan, asalkan pas dengan kamu apa salahnya.
    Dan bila kamu memilih Rumah second, kmu bisa lihat dan perhatikan kondisi bangunannya, apakah nantinya penyusutan terhadap bangunan itu menurunanya seknifikan atau memang kondisinya masih Bagus.
    Biasanya KPR Bank itu pembiayaanya 80 s/d 90 % dari Harga Rumah, sehingga kamu bisa menentukan DP yang bisa kamu siapkan. Coba kamu juga tanyakan kepada pihak Developer apakah ada subsidi bunga dari Bank atau pemerintah.
    3. Fasilitas KPR
    Syarat yang diminta Bank, pada umumnya hampir sama di semua Bank, apabila kamu seorang karyawan, biasanya Evaluasi dari Income kamu itu adalah sepertiganya menjadi ukuran untuk angsurannya dan di Evaluasi terhadap Jumlah Plafond yang di berikan. Misal. Gaji Rp.3.000.000,- Berati angsuran kamu di angka Rp.1.000.000,- /bulan, lalu dengan angsuran tersebut..berapa plafond yang bisa kita dapatkan. Jadi kamu bisa mulai spare dengan harga rumah dan Gaji kamu. Kalau pasangan hidup kamu (suami/istri) bekerja, bisa tuh di jadikan Join Income untuk evaluasinya.

    Demikian sedikit informasi, semoga bermanfaat

    ROMEL

    Januari 21, 2009 at 7:29 pm

  120. Mau memberi masukan…
    Sebelum saya buka forum ini, beberapa menit sebelumnya saya mendapat email berisi link ke blog/tulisan ini : http://suamigila.com/labels/finance.html
    Mungkin tidak secara langsung bermanfaat, bagi diskusi dengan judul “KPR Bank Permata vs KPR Bank Niaga, mencari KPR terbaik” , tapi setidaknya disitu ada masukan tentang bagaimana mengatur uang yg akan kita gunakan untuk mencicil KPR dari penghasilan kita.
    Mudah2an informasi di blog tersebut bisa mendukung diskusi di forum ini.
    Mohon ijin kepada mas anjar utk pencantuman alamat link di atas.
    Semoga bermanfaat.

    arya

    Januari 22, 2009 at 12:18 am

  121. makasih buat infonya, dan semua komen2nya. walaupun saya masih bingung tapi saya terstimulus untuk mencari info tentang kpr lebih giat lagi agar bisa compare dengan baik.

    agus

    Januari 23, 2009 at 4:17 am

  122. dear all… saya dan suami ada pengalaman ngambil rumah 2nd di daerah cibubur di pertengahan januari 09.. kami mencoba beberapa ‘developer’ antara lain”L” (ramah+welcome+jujur), “P” (lumayan ramah+sedikit saklek tp jujur+welcome) dan akhirnya lewat developer “R” (awalnya siy ramah, tapi..) yang berkantor dicibubur, kami mendapat rumah yang cocok dgn “kondisi kami” yaitu di komplek “L”… Setelah melengkapi surat2 kami pun mengambil kpr lewat devlpr tsb… atas pengakuan “sang developer” aplikasi kami sudah dimasukkan ke-3 bank yaitu NIAGA, BCA dan BII.. Setelah menunggu sekitar 1 minggu (setelah ada konfirmasi & wawancara via telp) akhirnya permohonan kami disetujui oleh NIAGA.. karena kami diinfokan ada 2 bank lain lagi maka WAJAR DONG kami menunggu info dari 2 bank tersisa.. Akhirnya BCA pun mengkonfirmasikan menyetujui aplikasi kami.. setelah membandingkan ternyata ada perbedaan bunga yang signifikan (bunga NIAGA 15% dan BCA 12,5% sementara BII “antah berantah” tak ada kabarnya sampai detik ini(tanpa ada konfirmasi disetujui/tidak aplikasi kami walau sudah wawancara & “katanya” sudah appraisal jadi tinggal nunggu kabar setuju/tidak => BII NOT RECOMENDED BANK EVER!) maka kamipun memutuskan memilih BCA.. Eh ternyata pihak NIAGA seperti kurang menerima dimana kami ditagih biaya appraisal sebesar 300 rb (wajib bayar!!).. Truss ama sang developer (dgn sangat memaksa) kami diharuskan bayar PBB & Penerbitan Sertifikat PBB sebesar +-600 rban ditambah ongkos notaris bank NIAGA untuk cek sertifikat 200 rb.. Oleh karena itu Kami mau tanya :
    1. apakah memang bener harus kami penuhin atau ada saran dari temen2 mengenai hal ini.. karena setahu kami semua pajak PBB adalah tanggung jawab (kewajiban) penjual bukan dibebankan pembeli (seperti yang tercantum pada surat pencairan persetujuan kredit BCA bagi penjual) dan rencananya kami akan akad kredit akhir bulan ini dimana sang pemilik minta waktu awal maret baru bisa pindah.. (so kita harus bayarin pajak mereka 2 bulan??? is that so silly?? ;(
    2. setelah kami memilih salah satu bank, apakah bank yang tidak kami pilih berhak minta biaya appraisal & meminta biaya pengecekan akta/jaminan notaris?

    please minta masukan & saran keteman2… ASAP!

    NB : ohya.. berhati2lah ‘memilih developer’ untuk membantu mencari rumah anda.. karena ada yang benar2 membantu dan ada yang benar2 hanya mengejar target komisi dan ramah pada awalnya saja.. Tapi anda akan dirongrong terus tanpa kenal waktu (seolah anda adalah seorang pengguna kartu kredit yang sudah selama berbulan bulan tak membayar kewajiban anda) dan dirongrong terus via telp tidak peduli anda sedang sakit, tidak peduli anda sedang ada pekerjaan kantor yang sifatnya sangat URGENT yang mengharuskan anda mengambil satu keputusan penting dit4 kerja anda.. so BEWARE!
    ini sekedar share pengalaman kami saja keteman2.. tidak ada maksud tertentu & tanpa bermaksud menyinggung pihak tertentu.. btw, can’t wait 4 your reply..!

    mela gelano

    Februari 12, 2009 at 3:10 pm

  123. @ Bu Mela..
    saya juga lagi menjalani hal yang sama, di KOWI.
    sekarang masih proses pemilihan bank utk KPR. a.l : BII, BCA, Permata.
    boleh tau di perumahan mana?
    trus yang dimaksud developer = agen?

    firman

    Mei 6, 2009 at 10:18 am

  124. Halo Semua,

    Saya mau numpang nanya. Saya mau ambil rumah di Sawangan Village dengan KPR. Yg saya tanyakan KPR Permata gmn ya? Apakah termasuk yg recommended?
    Terima kasih

    ferdi

    Mei 7, 2009 at 5:18 am

  125. Dijual Rumah Murah di daerah Pekayon Bekasi : LT 117/130, 2 LT, 2 km tdr ( LT1), 1 km tdr (LT2), Renov Total thn 2008, Keramik 40×40, tdk banjir, mudah dijangkau, sumber Air bersih(tdk keruh),Garasi, dipagar bagus, Harga 325jt…… Hubungi Segera 081213070210

    ref

    Mei 15, 2009 at 5:17 pm

  126. Mas Anjar, saya mau minta sarannya nih..

    saya sedang memproses KPR untuk rumah ukuran 48/120 di bandung city view.. Saat ini KPR nya di proses di 3 bank yaitu Niaga, Permata, dan NISP..
    harga rumah 340 jt, dengan DP 150 jt, sehingga plafond kredit 190 jt.
    hehe setelah membaca artikel2 mengenai KPR saya jadi bingung, khawatir terjebak di bunga yang tinggi di tahun ke 2 dan seterusnya..

    Marketing dari developer merekomendasikan saya untuk mengambil KPR dari NISP saja karena bunga di thn pertama hanya 9.9%. Tapi saya tidak mau percaya begitu saja setelah membaca uraian2 sebelumnya bahwa bunga kecil di tahun pertama harus dibayar dengan bunga yang tinggi mulai thn kedua..

    Mohon sarannya ya mas.. :)

    Terima kasih sebelumnya..

    Nur

    Juni 13, 2009 at 11:45 pm

  127. Mas, untuk tabel perbandingan diatas ada yang up to date gak, tahun 2009 ini.
    Saya lagi nimang-nimang antar bank2, sekaligus konvensional dan syariah.
    Terima kasih banyak sebelumnya.
    Salam

    bowo

    Juni 14, 2009 at 3:05 am

  128. klo aku ga salah, mandiri menawarkan bunga 7.5% fix setahun pertama untuk beberapa developer perumahan. Ada yang punya info lebih jelasnya nggak??

    Terima kasih,
    Pencari Kredit

    pencari kredit

    Juli 30, 2009 at 9:05 am

  129. mas, mau tanya, perbandingan antara pinjaman pokok dan bunga dalam angsuran KPR tersebut bagaimana?
    yang dimaksud anuitas itu apa?

    mas Puguh Bayu Prabowo

    Juli 30, 2009 at 11:09 am

  130. share aja nih, tahun lalu saya propose KPR ke niaga dan approved. bunga KPR 11%, setelah setahun berlalu dimana bunga KPR floated ke 15.15%. bukankah SBI sekarang sedang turun secara signifikan?

    kemudian saya mengajukan keringanan bunga KPR dan disetujui 14.25%, secara ini masih besar dong, dari tahun sebelumnya yg hanya 11% ke 14.25%.

    rekan2 ada yg tahu ttg kebijakan BANK INDONESIA mengenai besaran yg dibebankan kepada peminjam dana, apakah ada nilai spread persen % misal 2%. jadi ketika SBI 7%, max bank komersial boleh membebankan bunga 9% kepada para peminjamnya.

    ada ngga ya aturan PP or peraturan menteri yg mngatur ttg besar bunga bank komersial?

    indropar

    September 8, 2009 at 8:05 am

  131. nabung gak bisa ? hutang gede bunga nya . he he

    Tegal Laka-laka

    September 9, 2009 at 11:30 am

  132. ampun x liat niaga tu ya…
    g pernaaaaaaaaaaah yg bgs kudgr beritanya. hiiii

    rudy

    September 11, 2009 at 8:35 am

  133. niaga emang kurang bagus ya?

    Dimas

    September 12, 2009 at 5:27 pm

  134. Bagaimana cara mempeoleh Kartu Kredit Bank Niaga ? mohon untuk dikirim APlikasinya ke Alamatb : SMP Negeric1 Pandeglang, Jalan Mayor widagdo No.1 Pandeglang

    Encep Juweni,SE

    September 19, 2009 at 7:20 pm

  135. Kalau ingin Penjelasan dan Ingin Memiliki Rumah dengan Kredit Perbankan Silahkan hub. saya di 0852 8130 7525 {Marketing BNI Griya, Kredit Konsumen} a.n Thyar

    Ikhtiar

    Oktober 23, 2009 at 8:13 am

  136. Halo mas, tulisannya ngetop bgt. Tapi sekarang sudah tahun 2009, apa ada update “DUET MAUT KPR” terbaru. Makasih infonya mas.

    hardrock

    Oktober 27, 2009 at 7:39 pm

  137. […] priandoyo.wordpress.com:KPR Bank Permata vs KPR Bank Niaga, mencari KPR terbaik « Anjar …… beli rumah buat investasi (dijual lagi), maka itung2an yang … menarik sekali. Dan kebetulan sama dgn Mas Satriawan, saya juga mempersempit pilihan kpd 2 bank yang paling … dan kos Rp … […]

  138. Saya baru dapat kpr dari BII, kpr 5 thn bunga fix 2 tahun sebesar 9,5 %, biaya provisi 0,5 % dan bebas biaya administrasi. Cari kpr yang bisa kasih bunga fix minimal 2 tahun dan cari yang terkecil. Perhitungkan biaya provisi, terutama bila ada rencana pelunasan setelah 2 tahun pertama. Cari yang biaya nya termurah.

    suryo

    Januari 25, 2010 at 5:47 pm

  139. Ada ga ya kalo kredit bangun rumah tapi jaminannya tanah yang dibuat rumahnya tersebut?
    Terima kasih buat pencerahannya

    Dandy

    interesting facts

    Februari 4, 2010 at 3:24 am

  140. Tulisannya keren banget mas. Ada update terbaru ga ya 2010 :)

    interior decoration home

    Februari 4, 2010 at 3:33 pm

  141. kalo ga salah tahun 2010 ini bunga KRP pada turun ya?

    interior decorating home

    Februari 4, 2010 at 3:34 pm

  142. kalo ga salah tahun 2010 ini bunga KPR pada turun ya?

    interior decorating home

    Februari 4, 2010 at 3:37 pm

  143. kalo di bri tetep 15%

    tapi saya kemarin ambil ini karena pengen cepet aja.

    coba di permata ditolak karena rumah yang mau dibeli cuma bisa 1 mobil. padahal bunganya cuma 9,8%.

    yang lagi gencar iklannya bni hoki imlek 6%.

    ella

    Februari 8, 2010 at 9:55 am

  144. Ada yg tau atau pernah punya pengalaman KPR dgn NISP?
    Mohon sharingnya..
    Trims

    Audrey

    Februari 13, 2010 at 9:21 am

  145. Blognya bagus mas, mohon ijin membuat link ke blog saya..

    ~ayafira~

    http://ayafira.wordpress.com

    ayafira

    Februari 23, 2010 at 3:11 pm

  146. meski dah tahun 2010..tp saya baca dr awal (update 28 feb 07) krn pengen tahu perkembangan per “KPR” an maklum lg mau kredit rumah…

    Mas Pri atau yg lain…ada yang bs update Permata Syariah dibanding BNI Syariah lebih menguntungkan mana ?
    kalo yang konvensional BNI atau Permata yg lebih bagus ?
    BRI konvensional kabarnya tingkat bunga rendah…ada saran ?
    Kalo syariah dilunasin ditengah jalan perhitungan pokok pinjaman sama dengan konvensional tidak ya ?..

    thanks berat…infonya

    tio

    Februari 25, 2010 at 10:20 am

  147. Info perumahan untuk keluarga maupun single yg ingin mencari rumah. Telah dibuka Perumahan Kukusan Town House yg berada di daerah Kukusan, Beji, Depok. Lokasi belakang Universitas Indonesia (UI) keluar lewat stadion UI sangat strategis sekali, akses sangat mudah, kawasan sejuk dan asri. Menggunakan KPR BNI Syariah.

    kukusan

    Februari 26, 2010 at 4:11 am

  148. mas Priandoyo, setelah postingan anda tentang pekerjaan, tidak menyangka web anda akan banyak berguna lagi untuk saya yang sedang kebingungan ini.

    Saya inshaAllah akan akad akhir bulan ini di Green Andara Pondok Labu. Tapi tanya-tanya marketingnya heran juga nanti iuran bulanannya bisa 400 ribu. Sebenarnya bagaimana menghitung iuran bulanan yang wajar (jangan sampai menindas penghidupan Security). Apakah developer wajib mensubsidi ?

    Thanks.

    omuda

    Maret 4, 2010 at 5:18 am

  149. Saya ada 2 alternatif ini, beli tanah terus bangunnya menyusul kalo dah ada uang ato beli rumah pake KPR ya? Makasih buat semuanya

    most interesting facts

    Maret 11, 2010 at 4:39 pm

  150. saya mau kredit rumah second daerah jakarta pusat, tp saya blm tw syarat-syaratnya KPR rumah second. kira-kira ada recomended bank khususnya suku bunga yg paling murah?

    Thanks

    sudarmono sitindaon

    Maret 17, 2010 at 4:59 am

  151. Halo Mas Anjar, saya wanita 33 tahun rencana ambil ruko seharga 315jtn dengan tenor 15 tahun dengan suku bunga 2 tahun pertama 9% selanjutnya mengikuti suku bunga pasar, untuk biaya asuransi jiwa dan kebakaran dibayar dmuka kira-kira bisa share ttg rumus hitung2 asuransi tersebut, menurut mas Anjar asumsi ada di kisaran angka berapa ya?. Mohon sharenya untuk rekan-rekan yang lebih berpengalaman untuk hal ini.

    Emelie

    Mei 4, 2010 at 4:58 am

    • Ibu Emelie, maaf saya tanya, itu KPR bank apa ya yg fix 2 thn 9%?

      yan

      Mei 4, 2010 at 6:23 am

  152. Ada yang punya pengalaman KPR dari multifinance?

    Asih

    Mei 15, 2010 at 11:41 pm

  153. […] dulu, karena lebih tertarik sama penalti pelunasan-nya yang kecil. Sedang sibuk membandingkan. Ada disini sih, tapi sedang cari info terkini. Huff, pusing juga ya. Urusan per-KPR an ini membuat saya dan […]

  154. kpr mandari 23% lebih mahal dsi bandingkan kpr bni 20% lebih murah bunga lebih 24% lebih murah anhsuran per tahun cuma 25% dari kpr nya jadi kita harus bijak memilih kpr rumah dari bank anda lah

    dani

    Mei 19, 2010 at 3:04 am

  155. ya klw ada yg bisa bantu g untuk dapetin pinjaman Rp.10.000.000.g akan kasi orang itu 5% dari pinjaman gue.hub no Hp gue.01295200502.g tungu secepat nya muliai malam ini sampe hari rabu

    dumyati

    Mei 24, 2010 at 5:11 pm

  156. Mohon petunjuk dari saudara/saudari yg udah berpengalaman…! *nih soal KPR BRI Syariah sekarang…ada yg tau proses itung-itungan proses KPR nya…! Thanks Before… *

    Yabie

    Juni 2, 2010 at 2:33 pm

    • BRI syariah klo saya bandingakan dengan bank syariah lain (muamalat & BSM) margin nya lebih tinggi. untuk jangka waktu 10 Thn BRI Syariah margin 8.632% flat, BSM & Muamalat untuk 10 Thn di 7.91% Klo proses pengajuan KPR nya standard saja spt bank lain pd umumnya.

      NauNays

      Januari 10, 2011 at 11:26 pm

  157. Terimakasih info tentang KPR-nya, sngat membantu dan bermanfaat….
    Keep Posting, Salam.

    Alya Gufar

    Juni 9, 2010 at 7:10 am

  158. saya mau membangun rumah dengan dana sekitar 70jt, bisa anda rekomendasikan bank yang mudah cepet & tdk banyak macem2, gaji 3jt perbln, minta ilustrasi berapa angsuran & jangka waktu 10 th,

    aris prasetyo

    Juli 20, 2010 at 11:41 am

  159. pak, tlg bs ksh saran buat sy sdg ngajuin kpr seharga 300an, tp mentok di bi cek, pya solusi? tks

    diana

    Juli 23, 2010 at 10:26 am

    • Bu Diana,
      Semarin saya sempat mentok di BI Checking karena ada kredit yang dianggap macet padahal sudah diselesaikan. Akhirnya saya lolos setelah bisa memberikan surat pelunasan dr Bank.
      Tetapi bila mentok di BI Checking karena jumlah pinjaman bank (kartu kredit), mau tidak mau jumlah tersebut harus dikurangi/dilunasi, karena bank tidak bisa memberikan kredit bila pengeluaran calon nasabah nantinya melebihi penghasilan.
      Semoga membantu.

      Mia

      Agustus 22, 2010 at 3:12 pm

  160. Saya sedang proses KPR untuk apartemen dengan 2 bank (BCA & Permata), tetapi hasil appraisal sangat jauh di bawah harga pasar sehingga plafond yang bisa diberikan jauh di bawah nilai pinjaman yang diajukan. Sementara nilai yang saya ajukan itu termasuk lebih rendah dibandingkan harga pasaran. Kenapa bisa begitu yah? Ada yang bisa sharing mengenai proses appraisal?
    Terima kasih sebelumnya.

    Mia

    Agustus 22, 2010 at 3:04 pm

    • @Mia; Saya tidak menganjurkan, akan tetapi boleh dicoba apabila anda ingin mengajukan KPA dengan bank lain. Apabila sang appraiser menghubungi anda, ajaklah dia bertemu anda pada saat sebelum/sesudah proses apraisal. Anda bisa melakukan persuasi mengenai harga rumah sambil mentraktir makan siang. Lalu berikan sedikit “uang rokok”.
      Karena apabila proses apraisal sudah diterima oleh bank, tidak akan pernah bisa dirubah sama sekali. Kecuali anda menambah DP-nya.

      Semoga membantu.

      dolpet

      Januari 31, 2011 at 5:58 am

  161. Mo tanya nich, saya lg kpr d niaga br jln 1thn, skrng lg mencari uang tambahan dng berjualan, status toko masih sewa, rencana mo beli toko tp kredit jg, bisa ga ya ngajuin kredit lg ke niaga atau bank lain. Dr pd hrs byr sewa lbh baik bayar cicilan kan. Tolong pencerahannya ya mas… Tq…

    diyen

    September 30, 2010 at 7:49 am

  162. @bu mia, emang yg disetujui berapa? biasanya bank menyetujui maksimal 80% dari harga jual atau dengan kata lain DP minimal 20%. klo saya pribadi, kpr dari bca disetujui semua, padahal DP cuma 10%. artinya bca menyetujui 90% dari harga jual, berbeda dengan bank yg satu lagi yg hanya menyetujui 80%. karena saya tidak memiliki uang yg cukup untuk menambah DP, akhirnya saya pilih bca meskipun suku bunganya lebih besar tetapi tidak terlalu jauh perbedaannya…

    emon

    Oktober 1, 2010 at 8:45 am

  163. Mau tanya ni mas saya orang awam mengenai KPR ini. Benar gak sih salah satu syarat pembelian rumah bekas harus bisa masuk mobil artinya tidak boleh ada di gang.

    Hardianti

    November 3, 2010 at 4:28 am

  164. Saya dari PANAGNIAN SCHOOL OF PROPERTY kami MENGADAKAN SEMINAR PROPERTY untuk umum PADA HARI SABTU, TGL 18 DEC 2010. DI GRAHA MANDIRI LANTAI 2, RUANG AUDITORIUM. BEA PENDAFTARAN rP. 300.000.

    Pendaftr.

    maya caroline. 081585573662, 081210099781

    maya caroline

    Desember 15, 2010 at 7:26 am

  165. salam kenal ja…terus terang saya ga paham dengan sistem perkreditan bank..baik konvensional / syariah.. yang jelas saya berniat ingin mengajukan KPR,tp bingung mo pilih bank yang bisa membantu saya yang hanya sebagia pegawai swasta dengan gaji di bawah 2 juta..bisa minta saran dan bantuannya…trims

    gogon

    Januari 9, 2011 at 1:37 am

  166. Saya saat ini sedang dalam proses approval dari 3 bank yang di rekomendasikan oleh developer yaitu, BII, Panin dan BRI.

    memang aneh kalau bank dengan plat merah kurang aggresive dalam memberikan penjelasan dan lain-lain, dari sisi data pun minta nya agak banyak..

    pertanyaan utama adalah yang mana yang terbaik,
    saya sudah banyak membaca bank plat merah lebih ramah dalam suku bunga, dan Niaga agak tinggi bunga float nya.

    karena jangka waktunya panjang (10 tahun) maka agak sulit memutuskan mau ambil yang mana,…

    mohon share dari teman-teman yang lebih pengalaman yahhh.

    Rockstone

    Januari 20, 2011 at 10:04 am

    • @rockstone: kalo anda punya budget sedikit lebih untuk cicilan, sebaiknya ambil KPR dari Bank Niaga fix 10 tahun bunga 11,99%. Jadi tidak harap2 cemas selama masa pinjaman.

      Untuk cicilan paling kecil yang jelas adalah BCA, tapi susah untuk dapat plafon sesuai yang diinginkan meskipun gaji/pendapatan anda memenuhi syarat. Karena BCA setahu saya tidak ada kerja sama dengan developer sehingga apraisal rumah dari mereka biasanya rendah/hanya sesuai NJOP.

      Untuk suku bunga KPR terendah untuk saat ini adalah:
      1. BRI: 8,8% fix 2 tahun selanjutnya floating (hati2, suku bunga floating BRI cukup mengerikan)
      2. UOB Buana: 1st year 9,75%; 2nd year 9,50%; 3rd year 9,25%; selanjutnya floating (suku bunga floating cukup masuk akal. saat ini 12,75%)
      3. Permata: 9,5% fix 2 tahun (suku bunga floating cukup masuk akal. saat ini 12,75%)
      4. Niaga: 9,99% fix 1 tahun (suku bunga floating Niaga juga cukup mengerikan, 13,75%. Sebaiknya ambil yang fix untuk 5, 10 atau 15 tahun)
      5. BCA: 9,75 fix 3 tahun; cap/maks. 10% utk 4-5th years. (suku bunga floating paling rendah, 12,5%)

      Semoga membantu.

      dolpet

      Januari 31, 2011 at 5:49 am

      • kalau untuk bank BII sendiri bagaimana pak.?

        apakah floatingnya cukup mengerikan juga.?
        karena BII menawarkan bunga 9.75% fixed 2 tahun dan saya sudah approved, tinggal nunggu akad saja.

        Mohon pencerahannya, terima kasih.

        Rockstone

        Januari 31, 2011 at 7:33 am

      • Dear Doplet,

        Perbandingan tingkat suku bunga ini berdasarkan data kapan ya?? soalnya mau ngambil KPR juga nih di Bandung. tks

        ubud

        Februari 24, 2011 at 12:05 pm

      • @dolpet dan rekan2 lainnya: saat ini sy sdg ajukan KPR di NIAGA dan PERMATA, dan kemarin kedua bank tsb sdh menyatakan KPR saya disetujui dan entah kebetulan atau bagaimana, nilai plafon yang disetujui sama persis.sy rencana ambil 10 Thn, kalau berkenan boleh saya minta pendapatnya kira2 lebih baik memilih yang mana? dan atas dasar pertimbangan apa kiranya memilih KPR bank tsb. yang FIX atau yg FLOATING?.Sy dan istri spt nya lebih condong ke produk “KPR Permata Bijak”, tapi krn ini akan jadi pengalaman pertama kami di dunia KPR jadi ada baiknya kami juga mencari “second opinion”, trm kasih sebelumnya (Waskito – Surabaya)

        Waskito

        Mei 3, 2011 at 11:36 pm

  167. Saya saat ini sedang dalam proses approval dari 3 bank yang di rekomendasikan oleh developer yaitu, BII, Panin dan BRI.

    memang aneh kalau bank dengan plat merah kurang aggresive dalam memberikan penjelasan dan lain-lain, dari sisi data pun minta nya agak banyak..

    pertanyaan utama adalah yang mana yang terbaik,
    saya sudah banyak membaca bank plat merah lebih ramah dalam suku bunga, dan Niaga agak tinggi bunga float nya.

    karena jangka waktunya panjang (10 tahun) maka agak sulit memutuskan mau ambil yang mana,…

    mohon share dari teman-teman yang lebih pengalaman yahhh..

    Rockstone

    Januari 20, 2011 at 10:04 am

  168. sorry double post,….

    Rockstone

    Januari 20, 2011 at 10:05 am

    • @rockstone: Saya kurang familiar dengan KPR BII, akan tetapi kalau saya baca dari beberapa testimonial beberapa orang yang menggunakan KPR BII, rata-rata “menjerit” pada saat program bunga fix-nya berakhir.
      Saran saya, anda coba tanya CS/marketing KPR BII mengenai bunga floating saat ini, akan tetapi jangan di tempat anda mengajukan KPR karena sudah pasti mereka tahu anda sudah mendapatkan persetujuan. Jadi mereka mungkin akan memberikan jawaban yang cukup “manis” supaya anda tidak “ketakutan”.
      Suku bunga floating saat ini merefleksikan suku bunga yang akan anda hadapi setelah program bunga fix berakhir (asumsi sikon yang sama).
      Lalu anda coba bandingkan dengan suku bunga floating dari bank lain.

      Semoga berhasil.

      dolpet

      Februari 1, 2011 at 8:03 am

  169. dear, sya berniat pinjam utk kpr rumah second sejumlah 200 jt. btn sudah approve dg bunga 11.5 % selanjutanya floating. ada tawaran menarik bri fix 2 th 8.8 % or 5 th fix 3 th 9.75 dan 2 th 11 % ( sama dngan bca hanya utk bca pinjman minimal 250 jt) dan bunga berjalan 12.5 %. namun baca diatas ktnya floating bri cukup mengerikan ya.
    ada tawaran banl lain yang menarik kah?
    saya pribadi lebih tertarik yg flat ( syariah) hanya sekarang bunganya sedang tinggi kisaran 14% efektifnya. kalo ada info bunga yg menarik saya sangat berterima kasih

    yang mo ditanyakan
    1. utk bri bisakah poko dicicil spt di btn? (utk btn ini adalah kali kami ke 2 kalo jadi)
    2. info bunga menarik dari bank lainnya khussuny yg flat/ syariah

    terima kasih
    arif

    arif

    Februari 25, 2011 at 3:26 am

    • u/ mas arif, saya kemarin dari Bank Muamalat dapat info 13% eff jadi flatnya 6,6%, u/ syariah saya kira lbh adil krn kami diinfokan pembiayaan akan dievaluasi setiap 3 tahun (effektif 3 tahun) sekali sehingga apabila pd saat dievaluasi kondisi turun maka angsuran diturunkan tapi bila naik angsuran jg akan dinaikkan dan nasabah akan diberi tahu secara tertulis semua itu sdh diperjanjikan diawal dlm bentuk overing latter dan diakadpun jg dicantumkan, saya sdh kebeberapa bank (baik konven maupun syariah)tdk ada bank yg sejelas dan setransparan Bank
      Muamalat, silahkan dicoba mas(saya sdh realisasi)sangat murah dan insyaallah menentramkan

      arief s

      Februari 28, 2011 at 6:42 am

  170. kampret permata

    Sang Pembela

    Maret 18, 2011 at 12:20 pm

  171. wah ney informasi yang menyesatkan. Hanya berdasarkan pengalaman yg ga jelas. BNI atau bank yg masuk kategori PLAT MERAH menurut saudara..apaan tuh. Jelas mereka bekerja speak by berkas atau mengikuti system perbankan, karna resiko Bank pemberi KPR sangat berat dan beresiko karna harus menanggung selama 15 tahun. Oleh karna itu merka lebih ketat. Dan saya mendingan ambil KPR lewat Bank yang juga menjaga reputasi Debitur maupun kreditur. Karna ini menyangkut legalitas rumah yang dibeli, dan mereka juga menyeleksi Notaris PPAT nya juga sangat ketat ga maen sembarangan make notaris. Daripada bank yang hanya mementingkan target dividen.

    Saya bukan orang dari perbankan, melainkan saya adalah nasabah KPR.

    cracker

    Maret 31, 2011 at 10:35 am

  172. saya ingin meminjam uang sebesar170juta di bank syariah mandiri ,utk pembelian rumah ,disisni saya minta tolong cara penghitungannya agar saya tdk di bohongi oleh bank tersebut karena samapi skrg mash saja ada birokerasi yang tdk sehat mohon bantuannya di 0817 6868599 e-mai glennlengkei@gmail.com

    glennlengkei

    Mei 25, 2011 at 2:05 am

    • Assalaamu’alaikum Wr. Wb. Semoga Bapak dan Keluarga senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan mendapat taufik serta hidayah dari Allah SWT Pembiayaan yang Bank Syariah Mandiri berikan antara lain Pembiayaan untuk rumah baru dengan Dp. 10…% Pembiayaan u…ntuk rumah second dengan Dp.20% Take over sampai dengan 15 tahun Renovasi sampai dengan 10 tahun Kavling siap bangun dengan membuat rincian biaya Pembiayaan Mobil sampai dengan jangka waktu 5 tahun dengan margin flat pertahun 6.62% s/d 6.69% Hubungin Adhitya (021-98585665

      aditb80@gmail.com

      Mei 27, 2011 at 1:06 am

  173. For what is the best choice…

    for each individual is the highest it is possible for him to achieve….

    Anonymous

    Juli 21, 2011 at 3:14 am

  174. Mohon berkenan untuk membuatkan simulasi KPR Syariah (bbrp bank) dan estimasi biaya2 yang harus keluar dalam proses KPR, berikut data yang dapat sy sampaikan:

    Harga Jual Rumah Rp 270 juta
    DP 10%

    Total Bayar pertama, termasuk notaris, administrasi dsb?
    simulasi angsuran untuk:
    10 tahun (120 angsuran)
    12.5 tahun (150 angsuran)
    15 tahun (180 angsuran)

    Pendapatan per tahun sekitar Rp 130 juta
    Gaji bulanan Rp 7,1 juta

    ibani

    Juli 26, 2011 at 11:01 am

  175. bank apa ya yg mengijinkan kpr dgn syarat mudah,terutama lokasi rumah yg tidak dilalui mobilpapasan..seperti gang…jika ada mohon infonya….

    widodo

    Agustus 15, 2011 at 1:08 pm

  176. perbankan syariah dan insurance syariah hadir utk meluruskan praktek perbankan dan perasuransian berdasarkan aturanNYa…yang tentu saja berharap segala kemudahan dariNya atas byk hal yang qt tdk tahu kedepan…
    aqad didpn yang jelas dan transparan memberikan kenyamanan transaksi selanjutnya dan melimitkan segala bentuk kerugian yang dapat ditimbulkan diantara keduabelah pihak….

    Dewi Mashita,S.Pi

    Agustus 27, 2011 at 11:10 am

  177. saya tuch masih bingung tentang caranya kredit rumah.bagi kamu-kamu yang bisa menjelaskan tentang bagaimana caranya kredit rumah/KPR trima kasih derta

    derta ayu sinawang

    September 13, 2011 at 2:53 am

  178. ayo dong dilanjut lg sharingnya. terutama trik2 khusus buat yg non-karyawan/wirausaha kecil.
    yg notabene sepertinya lbh berliku (lbh sulit diapprove).
    saya jg butuh banget nih.
    bahkan kalau ada yg bisa membantu sampai approval, saya perlu banget deh, tlg kontak ke: siapasajapunya@gmail.com
    thks – andi

    andi

    September 20, 2011 at 11:43 am

  179. Saya mau tanya, ada yang sedang ngambil kpr di BNI kah? untuk bunga berjalan kpr BNI saat ini berapa ya ?..soalnya saya sedang mempertimbangkan apakah saya tepat mengajukan kpr di BNI atau saya sebaiknya beralih ke yang lain…Terima kasih dan mohon infonya.

    Udin penyok

    September 29, 2011 at 3:58 am

    • lebih baik tidak ambil kpr di bank BNI…pengalaman saya bank BNI sangat lambat prosesnya bisa memakan waktu 2-4 minggu…akibatnya rumah sudah diambil orang lain…

      nemanaya

      November 17, 2011 at 8:44 am

  180. Assalamualaikum, mas mau tanya tentang analisis kredit tentang untung dan ruginya jika memakai metode flat, anuitas, dan sliding rate??? dan bgmn cara melakukan perhitungan untuk pelunasan dini mas??? kira-kira metode mana yang menguntungkan kreditor dan yg meringankan debitur??? Terimakasih^^

    aullya

    Desember 1, 2011 at 2:19 pm

  181. luar biasa melihat kapitalisme menyedot sumber daya masyarakat :D

    tips keuangan

    Mei 3, 2012 at 3:39 am

  182. selamat malam, tolong saya dibantu info : rumah yg hendak saya beli seharga 230(cash) untuk take over 110jt + 1700x96bln..sy siap dana 120..apa yg harus sy lakukan take over /pengajuan baru..trm ksh

    farida

    Juli 18, 2012 at 12:49 pm

  183. ass… saya mau ambil kpr, sedangkan pihak deplover menawarkan bni dg alasan krjasma ….sperti yg kita tahu bni memakai kpr yg ikut suku bunga. sedangkan bri menawarkan fix 2 thn dg bunga 7,75% selanjut.y 12.5% sampai selesai . mohon saran.y

    alam

    Juni 23, 2013 at 2:19 pm

  184. terimakasih atas sharingnya sangat manfaat sekali buat saya…

    Deri Prahman

    Juni 16, 2014 at 8:34 am

  185. Mungkin ada yang ingin untuk menghitung tagihan angsuran KPR bisa disini

    Hitung angsuran KPR

    Semoga membantu ya Gan

    Yoer

    Oktober 6, 2014 at 5:24 pm


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 498 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: