Prospek lulusan Teknik Fisika?

Mas, nanya. kalo Teknik Fisika itu gimana?? Kata alumni sma saya, Teknik Fisika lagi booming karena interdisiplin jadi bisa kerja dimana aja. Bener gak sih, aku suka banged fisika, dan pengen banget ambil teknik fisika tapi gak dibolehin ortu kecuali bisa ngasi bukti prospek teknik fisika. Aku udah mantap pilih Teknik Fisika ITB dan Teknik Fisika UGM. Mohon sarannya
Satria via comments

Ada yang bisa membantu memberi pencerahan pada anak SMA ini?

Ditulis dalam Education.

112 Tanggapan ke “Prospek lulusan Teknik Fisika?”

  1. pengamat telco Berkata:

    Kalo suka banget fisika ya gak harus ambil teknik fisika, banyak banget ilmu lain yang berbasis fisika tapi lebih marketable di dunia kerja :)

    Contoh : Teknik Elektro (Telekomunikasi) hehe

  2. Wewed Berkata:

    Wah kalo T fisika mau masuk telecom equipment operator kayaknya match saja seh, tapi harus ditunjang skill non-perkuliahan. Butuh penyesuaian dikit deh 1 taon ato 2 taon

  3. aesculapius Berkata:

    teknik fisika (FT kalo di ITB) bidangnya luas, dan FT jurusan yg paling deket amteri kuliahnya ama elektro. FT diambil dari kurikulum Belanda, makanya ga bakal nemu jurusan ini di US. pospek teknik fisika ya banyak, bisa jadi dosen, kerja di LEN (Lemabga Elktronik Nasional), bank, ato schlumberger sekalian. belajar yg bener kalo pengen masuk ITB.

  4. rezayazdi Berkata:

    Ah, kalau tjap PT nya NgeTOB, ipk tigakoma, mau kerja dimana aja sih gampang yaaaa (dengan tidak melupakan campur tangan Tuhan tentunyaa)

  5. papibonbin Berkata:

    Mayoritas alumni Teknik Fisika (ITB & ITS sih mostly yg gw temui) bekerja sebagai Instrument/Control Engineer. Kerjanya bisa di office (engineering) bisa juga di field. Scope kerja seorang Instrument Design Engineer meliputi Control & Safety System Design (DCS, SIS/F&G, PLC, etc.) & untuk Instrument Field Engineer lebih ke arah proses instalasinya di lapangan. Career path berikutnya bisa menjadi Project Engineer dan ada beberapa yang berhasil menjadi Project Manager. Basically pekerjaan seorang Instrument Engineer akan banyak mengalami interface dengan orang2 Process (background Teknik Kimia) dan tidak sedikit pula interface dengan orang2 Mechanical/Piping. Jadi nantinya seorang Instrument Engineer bisa memiliki pengetahuan yg cukup diverse sebagai bekal untuk menduduki posisi managerial.

  6. DoDit Berkata:

    Ass.Wr.Wb

    Kebetulan saya alumni S1 Teknik Fisika ITS angkatan 2001.
    Kuliah selama 9 semester. Lulus Bulan maret 2006, kerja bulan Juni 2006. Selisih kelulusan dengan diterima kerja kurang dari 3 bln (proses seleksi rekrutmen perusahaan membutuhkan waktu sekitar 3 bulan).
    Siapa bilang teknik fisika tidak berprospek????

    Tolong liat di website :
    1. PLN (Persero) : http://www.pln.co.id
    2. Indonesia Power : http://www.indonesiapower.co.id
    3. PT. Pembangkitan Jawa-Bali (www.ptpjb.com)
    4. Semen Gresik
    5. Petrokimia Gresik
    6. PERTAMINA EP

    Saya sendiri secara pribadi telah kerja disalah satu BUMN yang telah saya sebutkan diatas. ^_^

    ternyata jurusan teknik fisika dibutuhkan untuk mengisi posisi/jabatan engineer di bidang Instrumentation dan Control, untuk PLN (Persero) bahkan mengisi posisi/jabatan engineer pembangkit.

    Bagi bagi mas satria yang lagi bingung/ragu untuk memilih jurusan teknik fisika bisa melihat lowongan-lowongan yang disediakan oleh BUMN-BUMN tadi, dan perusahaan-perusahaan besar lainnya untuk mengisi jabatan/posisi Instrumentation and Control.

    Semangat terus dan pantang menyerah.
    alamat situs teknik fisika ITS : http://www.ep.its.ac.id/

    Wass.Wr.Wb

  7. DoDit Berkata:

    Teknik fisika ITS mendapat nilai akreditasi A.

    Bisa dilihat di situs :
    http://www.ep.its.ac.id/content.php-menu=berita.htm

  8. DoDit Berkata:

    Taon depan (2008 s/d 2010)

    Proyek PLTU batubara 10000 MW membutuhkan banyak sekali sarjana-sarjana teknik (Elektro,mesin,industri,teknik kimia, teknik fisika).

    Berita terbaru bisa dilihat di situs :
    http://www.ptpjb.com

  9. papibonbin Berkata:

    @ DoDit:

    Couldn’t agree more… Di company saya pun orang Instrument (alumni TF) cenderung lebih menonjol…. :-)

  10. acooljerk Berkata:

    Mas Satria, saya ceritakan sedikit mengenai Jurusan Teknik Fisika FT-UGM ya…

    Jurusan Teknik Fisika UGM terdiri dari 2 Program Studi:
    1. Teknik Nuklir
    2. Fisika Teknik, dng konsentrasi Energi atau Instrumentasi

    Sebenarnya fokus jurusan adalah pada Energi (alternatif migas) tapi memang di bidang ini lahan pekerjaannya lebih terbatas. Sebagai alternatif bagi mahasiswa yg kurang berminat ke arah ini, dikembangkan juga konsentrasi Instrumentasi.

    Website JTF FT-UGM ada di http://www.tfisika.ugm.ac.id
    Di situ ada juga daftar alumni, bidang kerja, dan alamat kantor masing2. Silahkan dilihat2.

    Saya sendiri alumni Jurusan Teknik Fisika UGM angkatan 99, Prodi Teknik Nuklir, konsentrasi Instrumentasi. Sekarang bekerja di bidang IT.

    Kalo Mas Satria bukan org Yk, saya sarankan kuliah di UGM aja deh. Karena Jogja-nya itu loh. No place’s as homy as Jogja..:-D

  11. bagus Berkata:

    aduh, jangan masuk TF ITS, soalnya kampusnya jejer sama mesin & elektro….garing…saya masuk thn 2000, tapi pindah jurusan tahun 2001…tujuannya, mendekati teknik industri…hehehe….gimana kabarnya dewan adat ?

  12. komandan Berkata:

    Kalo menurut pertimbangan saya, Trend nya masih lebih bagus Teknik Elektro dibandingkan dengan Teknik Fisika.
    Dari Passing Grade SPMB aja dah ketahuan tuh…..
    Salah satu faktor pendukung tinggi rendahnya grade adalah Kwalitas & Peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih bagus.
    SEKALI LAGI : KERJA YANG LEBIH BAGUS (”’secara rata-rata”")…

    Kalo cuma asal kerja seh…jurusan apa saja bagus, tapi kalo ingin dapat pekerjaan yang lebih bagus ya Teknik Elektro…
    Hal ini berdasarkan pengalaman saya bekerja dibidang Teknik. Karena secara rata-rata High Level diperusahaan Engineer rata-rata dipegang oleh lulusan Teknik Elektro…

    Peace….

  13. andrias ekoyuono Berkata:

    Kebetulan istri saya lulusan Teknik Fisika dan sekarang jadi Instrumentation Engineer. Saya lihat -Alhamdulillah-dia gak ada masalah dengan cari kerjaan, bahkan belum luluspun udah ditawarin sana-sini. Kemungkinan hal itu terjadi karena dia memilih KP dan TA yang cukup tajem dan spesifik (berkaitan dengan Oil&Gas), juga kebetulan juga kita punya cukup network di bidang Oil&Gas, jadi Alhamdulillah gak ada masalah dengan prospek kerja.

    Saya rasa banyak hal yang bisa dijelajahi oleh lulusan Teknik Fisika, tapi secara umum kuncinya adalah “Be Specific !”, jadi harapannya setelah lulus sudah ada skill dasar dan knowledge dasar yang memadai tentang bidang tertentu disamping memiliki knowledge yang lebih umum. Saya rasa hal itu juga berlaku untuk semua jurusan teknik dan IT.

  14. papabonbon Berkata:

    kalau mau instrumentika dan elektronika, bukannya di UGM malah jadi jurusan tersendiri ?. kalau di perusahaan elektronik, modelnya samsung, LG, panasonic, epson, malah pada kepake tuh …

  15. Mr.Humble Berkata:

    Setahu saya di industri telco banyak tuh lulusan TF ITB yg punya jabatan lumayan..misalnya..insialnya SJP yg kerja di NSN SBP..lalu ada IK di menara pondok indah…lalau ada bbrp nama lagi..trus di persh macam P&G juga ada…trus di oil apalagi..tp ya kebanyakan nggak kepake TFnya…

  16. ung Berkata:

    Masa maw ngambil teknik fisika g boleh si….??
    Aq mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi SepuluhNopember (ITS) angkatan 2006, gambaran gampangnya gini nih…..

    Di indonesia, cuma ada 4 kampus yang punya teknik fisika, UNAS (jakarta), ITB (bandung), ITS (surabaya), sama UGM (jogja)…….
    klo jurusan laen, misalnya aja teknik elektro, teknik kimia, ato teknik informatika, dimana2 masih banyak….
    lagian yg q tau, kerjaan kita tu punya spek2 sendiri, dan teknik fisika lulusanya g sebanyak elektro ato mesin, jadi tau kan gimana persainganya….

    klo orang2 mesin tu besok banyak ke mechanical sm piping nya, klo teknik fisika lebih ke kontrol dan instrumen…..

    klo model perkuliahanya d kampus q, banyak matakuliah tu yang mirip2 sama elektro sama mesin, kaya perpindahan kalor dan masanya tf mirip sama perpindahan panas nya mesin, ada lagi elektromagnetika, termodinamika, mekanika fluida, pokoknya banyak lg deh……

    klo kata kajur q si, kita (tf) itu belajarnya dapet banyak, tapi kita belajarnya ngga dalem, paling cuma beberapa aja yang dalem kaya gambar instrumen, baca P&ID, de el el……

    tapi besok pada dasarnya kita tu punya spek2 sendiri…..

    background process tu tekim
    background instrumen tu tekfis
    background konstruksi tu bnyak dr sipil
    masih banyak lg dan ke terbatas itu aja…..

    klo teknik fisika ITS tu kebagi 5 bidang minat, klo ga salah :
    *Rekayasa Instrumen
    *Rekayasa Fotonik
    *Rekayasa Bahan
    *Rekayasa Energi dan pengkondisian lingkungan
    *Rekayasa Akustik

    kuliah dmanapun yang penting niat sama kembangin soft skill……

    klo maw di teknik fisika ITS, passing grade g tinggi 2 banget, tapi tetep blajar, trus kuliah teknik (terutama teknik fisika, teknik kimia, teknik mesin, teknik elektro) ga gampang, jadi klo udah nyebur, skalian basah aja….
    Satria bener2 doyan fisika?? klo doyan fisika bisa aja di jurusan fisika fakultas MIPA, tapi prospeknya lebih ke guru sama dosen….

    bwt bagus, skarang mesin cewenya lumayan cakep2 loh, ngga nyesel neh,kabar dewan adat sehat22 aja….

  17. DoDiT Berkata:

    @ung

    Kmu anak baru di Tekfis ITS y?
    Belajar yang rajin biar bisa mengharumkan nama besar Tekfis ITS. ^_^

    Kutunggu kiprah para adek2 kelas di BUMN-BUMN besar Tanah air (PLN,Petro,Semen,Pertamina,Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa-Bali, dll.)

    Salam buat kajur TF yang baru (klo uda ganti sich), dulu khan masih pak Totok S.

    Salam juga ke dosen pembimbing Tugas AkhirQ (Pak Ali Musyafa’)

    Thx

  18. sagung Berkata:

    []Kalo suka banget fisika ya gak harus ambil teknik fisika[]

    Kan ada banyak jurusan yang berhubungan dengan fisika.

  19. Riri Satria Berkata:

    Sekarang saya lagi jadi konsultan manajemen SDM di sebuah engineering company, dan kalau saya amati memang lulusan teknik fisika yang bekerja di perusahaan ini sangat hebat berkarir di bidang instrumentasi dan kontrol. Dalam beberapa hal juga memiliki karir hebat untuk bidang material science … Dengan semakin berkembangnya dunia instrumentasi (seiring dengan ekspansi bisnis di bidang engineering), maka tentu prospek lulusan teknik fisika juga semakin besar ..

    salam sukses selalu
    Riri Satria ( http://www.ririsatria.net )

  20. bagus Berkata:

    @ung
    ya jelas teknik mesin sekarang cewe2nya lumayan. wong syarat pendaftar PMDK kemitraannya yang nomer 1: WANITA…

    wkwkwkwk…g percaya ? silahkan cek sendiri.
    ngga nyesel koq pindah ndeketin TI, apalagi ada Putri raemawasti…ooh…putri…

    maaf ya mas anjar, jadi OOT nih, maklum anak muda.
    (^_^)

  21. engineer elektro Berkata:

    Kenapa ga coba elektro saja? Kalo menurut gw, jurusan teknik fisika adalah jurusan yang NANGGUNG.. masih perlu spesialisasi lagi, sehingga kurang dapat dilihat core competency-nya dimana.. karena di dalam perkuliahan teknik fisika, ilmu yang didalami masih campur aduk antara listrik, mesin dan bangunan, nah lo.. kalo udah ginie, di bidang yang mana lo expert?

    Jangan salah, elektro juga perlu dasar fisika yang kuat, kurikulum di dalamnya sebagian besar juga belajar tentang fisika..

    Prospek kerja lulusan sangat-sangat luas, dari perusahaan minyak, telco, manufaktur sampai perusahaan IT, core competency-nya pun jelas, yaitu segala macam hal yang berkaitan dengan setrum-menyetrum dan signaling..

    Saran gw sih, klo emang elo mampu, dengan persiapan baik n matang, ambil aja elektro ITB n teknik fisika UGM, biar lo bisa ngerasain kemana nasib akan membawamu.. (hehehe)

    So, pikirkan baik2 guys..

  22. Riri Satria Berkata:

    he he he … Mas Engineer Elektro …

    tentu saja kita tidak bisa menghakimi sesuatu dengan cepat begitu saja, termasuk menghakimi sebuah jurusan nanggung atau tidak. Kalau memang sebuah jurusan itu tidak berguna atau nanggung, tentu tidak akan ada pohon kejuruan atau keilmuan di bidang itu …

    Jadi, segala sesuatu itu didesain pasti ada maksudnya … mungkin pemahaman kita yang terbatas yang membuat kita belum mampu menilainya secara utuh dan menyeluruh …

    Saya bukan orang teknik fisika, dan juga bukan teknik elektro, … tapi saya percaya pasti ada maksud dan kelebihan masing2 sehingga lahir bidang keilmuan atau keteknikan tsb, kalau nggak, tentu gak bakalan ada profesor di bidang keilmuan / keteknikan tsb … itu saja …

    salam kenal en sukses selalu Mas …
    Riri Satria ( http://www.ririsatria.net )

  23. engineer elektro Berkata:

    @ Mbak Riri
    Salam kenal juga n terima kasih atas masukannya ya..

    Justru karena embak bukan orang elektro maupun tekfis, mungkin yang terlihat dari luar masih samar-samar n tebak tebakan..

    so kalo embak memang bener2 pengen tau apa yang dipelajari di dalam kedua disiplin ilmu tersebut.. ya monggo dicoba sendiri..

    he..he..

    PISS

  24. engineer elektro Berkata:

    Sory, bukan mbak Riri tapi Mas Riri yah.. hehehe…

    PISS

  25. f@ck1ng_henry76 Berkata:

    elektro ato teknik fisika?
    gak masalah… mana yg lebih disukai aja, dan cocok di hati.
    secara umum, elektro lebih luas bidang kajiannya, begitupun lapangan kerja yg sesuai bidang yg dipelajari. selain itu, lulusan dg ip yg sama dan universitas yg sama, beda jurusan (dlm hal ini elektro vs teknik fisika) biasanya dianggep lbh oke yg elektro.
    lha masuknya lebih susah elektro. hehehe…

    kl masalah sukses kedepannya, nggak ngaruh lulusan apa.
    tergantung orangnya. di level tertentu, sdh nggak dilihat lagi dia lulusan jurusan apa. yg lebih penting, bs nggak dia memanage orang dan budget.

    tp, kl boleh saran, kl memang mampu otak, ke elektro saja… rasanya sy nggak pernah denger GSM engineer yg lulusan teknik fisika. :D

    buat mas dodit (alumni tf its)
    klasnya masih bumn toh.. yg lebih advance doonk..
    hihihiihi

  26. James Berkata:

    saya rasa memilih jurusan apa saja tidak masalah yang penting minat..

    jurusan teknik fisika adalah salah satu pilihan yang baik..

  27. Mr.Humble Berkata:

    to f@ck1ng_henry76

    gue luluasan teknik elektro,tp gue nggak setuju dgn komen2 loe yg gak berkelas..dan ngomong tanpa fakta (asal ngejeplak)…
    loe udh kena penyakit katak dlm tempurung..merasa udh jago..sehingga suka menghina org lain..
    ini yg hrs dibasmi..kita hrs maju bersama2..spy negara ini jd lebih baik…

    lo SALAH BESAR….
    di ex ktr gue pancoran(vendor ternama dr jerman) ada tuh lulusan teknik fisika yg mulai karirnya dr BSS engineer..skr bahkan udh jadi big boss Care Manager buat INDOSAT project…

    di ericsson pondok indah juga ada tuh yg udh jd manager juga..mengawali karirnya sbg msc engineer..

    sekali lagi,smua itu tergantung gmn usaha kita..dan garis nasib..krn rejeki udh ada yg ngatur..so kita hrs berusaha sebaik2nya…

  28. acooljerk Berkata:

    @all: Mungkin sebagian merasa bahwa kerjaannya sebagai engineer di industri telco adalah yg terbaik/terhebat. Tapi harap diingat bahwa tidak semua orang ingin berkarir di bidang telco.

  29. Alumni TF UGM Berkata:

    Teman2 alumni TF di PLN banyak yang ditempatkan di unit pembangkitan karena di situ ilmunya adalah kombinasi dari berbagai disiplin teknik: elektro, mesin, kimia, dll; ya itulah namanya teknik fisika. Menurut mereka, ketika tes di PLN, mereka mendapat keuntungan karena soalnya merupakan kombinasi dari teknik elektro, mesin dan kimia, jadi semuanya bisa dijawab dengan lancar karena itu dipelajari semuanya di Teknik Fisika.

  30. andhy Berkata:

    Hello….
    saya andhy mhs TF UGM….
    Emangsih banyak banget mhs yang jago fisika di Teknik Fisika UGM. Kebanyakan juara2 olimpiade Fisika dan Astronomi Nasional. Kalo di Elektro kebanyakan alumni olimpiade Matematika.
    Kalo menurut saya Teknik Fisika sangat dibutuhkan beberapa tahun mendatang. Bukan hanya Instrumentasi dan Kontrol tapi juga Rekayasa Energi Terbarukan. Saat ini, sebuah perusahaan asal Korea akan membuka pabrik besar di Tengerang untuk memproduksi solar panel, solar cell, dan blade serta tower pembangkit tenaga angin. Perusahaan ini bekerjasama langsung dengan jurusdan Teknik Fisika UGM. Pekerjanya (dealam hal ini perencana dan supervisor) baru ada 3 yang semuanya alumni Teknik Fisika UGM. Mau gimana lagi, wong yang belajar energi terbarukan cuma teknik Fisika. Coba bayangin, beberapa perusahaan minyak termasuk yang udah jalan kayak Shell dan Pertamina mulai beralih ke energi terbarukan. Yang bikin enak, kita gak punya saingan padahal dibutuhin banyak tapi lulusandikit. Kakak angkatan saya cerita kalo ada perusahaan minyak di Sumatera Selatan butuh 4 engineer Teknik Fisika tapi yang daftar cuma 1. Otomatis dia lulus tanpa tedeng aling-aling macam PMDK aja.

    Kalo0 dibilang gtak dalem kayaknya enggak juga deh, setelah 4 semester dijejali mata kuliah all round Teknik, kita bakalan milih mau masuk ke dunia yang kita mau. Sebagai contoh Instrumentasi dan Kontrol. Sebelumnya saya mohon maaf, di Teknik Fisika kita gak cuma belajar instrumentasi elektris tapi juga instrumentasi mekanis. Alumni Teknik Fisika UGM yang dah jadi kepala bagian di CNOOC cerita kalo perusahaan2 minyak mulai mengutamakan engineer control buat lulusan Teknik Fisika. Di CNOOC semua engineer control adalah alumni Teknik Fisika sedangkan alumni elektro ada di bagian Power. Kenapa?? Karena Control sangat berhubungan dengan Process dan elektro tidak belajar Process apalagi Kontrol Proses. Itulah keunggulan Teknik Fisika di bidang Control.

    Yang jadi Programmer juga banyak banget. Yang kerja di Telco juga banyak. Tapi jelas gak sebanyak elektro. Bandingin aja mhsnya. Setiap tahun inpun mhs Teknik Fisika paling cuma 500 atau mungkin gak nyampe. Tapi elektro di Indonesia bisa sampai 10.000. Prosentase dapat kerjanya?? teknik Fisika hampir 100 persen. Sisanya yangf gak dapet kerja ya paling nerusin warisan ortu atau direbutin universitas swasta buat jadi dosen hehe
    Kok bisa segede itu prosentasenya?? Yah, mau gimana lagi, kita banyak dibutuhin tapi lulusan dikit itu masalahnya….

  31. plesmines Berkata:

    Hmmm…dari namanya aja aneh. Teknik Fisika. Jika ia adalah bagian dari satu kata, maka kalau meminjam komposisi model “Teknik Elektro” ia akan menjadi “Teknik Teknik Fisika”. Karena itu kadang harus diubah namanya menjadi “Fisika Teknik”. Sehingga kalau digabung dengan komposisi yang lazim menjadi “Teknik Fisika Teknik”

    Saya menduga fenomena ini terjadi bermula dari kebingungan, begitu banyak kejadian fisika yang bisa diimplementasikan tetapi tidak bisa terwakili oleh fakultas-fakultas yang ada. Teknik Fisika (Fisika Teknik) mencoba merangkum semuanya menjadi satu. Apa kira-kira sanggup?

    Maka dari itu kalau kita cermati masing-masing Univ, yang ada Jurusan TF, mengambil kompetensi yang berbeda-beda. UGM misalnya kelihatan lebih fokus di Energi, karena ia adalah metamorfosis Teknik Nuklir, nuklir adalah hal yang selalu didemo.

    Soal prospek saya kira tergantung seberapa fokus ia pada kompetensinya. Semakin fokus, semakin ahli. Semua employer mencari yang ahli, bukan yang pengetahuan dan skilnya hanya berupa kulit.

    Jadi kalau diminta memilih, tanyakan pada dirimu passion kamu dibidang fisika itu apa? Lalu cari univ yang fokusnya kesana.

    Sebagai gambaran (sekaligus promosi he he he). Profesi dokter sekarang sudah berjibun, profesi ahli setrum juga banyak, apalagi ahli bangunan. Kedepan orang akan lebih banyak butuh energi. Dengan semakin tipisnya cadangan minyak mentah, energi semakin mahal. Ingat harga minyak sekarang 80USD/barel tahun 1999 padahal harganya 18USD/barel. Maknanya apa? Cepat atau lambat kita akan memasuki krisi energi. Jika kita tidak menemukan ahli dibidang TF, dokter-dokter akan kesulitan melakukan operasi, ahli-ahli elektro akan berhenti berkarya, ahli-ahli bangunan gak akan mampu mendirikan crane.

  32. Kimchi Berkata:

    Gw alumni Fisika Teknik ITB Tahun 00 Lulus 05 Kemaren.
    Dari Instrumen Engineer nyasar ke Programmer.
    Sudah 2 tahun Nyangkul di Korea di R&D Embedded LCD/PDP TV.
    Ga usah bingung kalo mau pilih jurusan..bisa debat kusir terus kan..ga bakal abis2.
    Apapun Jurusan Kita jadilah Profesional.^^.
    Kalo Kata Dosen Gw FOKUS PADA KEKUATAN SIASATI KELEMAHAN.
    Gw kuliah IPK ngepas POLL..kuliah ngulang sama angkatan bawah..huehue..tapi yang penting perkuat soft skill kita biar bisa ngejual..Sering2 ikut project dosen en jalin relasi keluar negeri.
    Insa4JJI jalan sukses itu ada..tinggal Doa, Usaha, Restu Orang tua end Lucky.

    Impossible is Nothing

  33. abu rozin Berkata:

    maaf OOT, di indonesia power/pjb/pln itu gajinya (yang halal) brapa sih? kenaikan per tahunnya brapa persen?
    trims.

  34. galangkangin Berkata:

    Apapun tekniknya, kalau sudah di dunia kerja pertanyaaanya cuma satu “Bisa kerja nggak?”

  35. Dhen Bagose Berkata:

    kok debat kusir kayak gini seh….???
    menurut gw seh semua jurusan bagus semuanya……
    cuma kita bisa mendalami bidang itu tidak…
    pasti semuanya ada rejekinya masing2….
    rejeki orang beda2, mungkin ada yang kerja g sesuai bidang, eh malah berhasil….
    yang penting gimana kita bisa menepatkan diri….

  36. Vader Berkata:

    Sekedar meneruskan wejangan mantan dosen :
    enaknya Lulusan TF, blm banyak yg tau, jadi pas diinterview ditanya apa yg dipelajari di TF ?
    bilang aja : Perusahaan bapak butuh engineer spt apa ?

    (alumnus TF yg nyasar di IT)

  37. machi Berkata:

    mas_mas,mbak2,q mo tx nic,kira2 da yg bsa memprediksikn klasifikasi jurusan diITS g’? q binguung,cz otakq g’ ckp memedai untuk mask fak yg sembrgn nic,mohon bantuanx y,cp ja dec????

  38. thoriq Berkata:

    saya mahasiswa tf’06 ITB…
    Teknik Fisika itu bisa dibilang pembajak teknik,,,
    semua masalah engineering dibahas disini…
    terutama instrumentasi dan kontrol…
    tinggal bagian mana yang kita minati,,tinggal didalemin dan jadi pakarnya deh….

    tapi saya bersyukur bisa belajar di prodi teknik fisika,,,prospek luas…
    tergantung dari diri kita masing2 si ngeliatnya…
    “setengah kosong atau setengah isi”…ok!!semangat!!

  39. ii Berkata:

    Tidak jarang lulusan teknik fisika (Engineering Physics) di Indonesia bekerja dibidang IT atau telekomunikasi. Lulusan TF sebenarnya bisa bekerja dimana saja di bidang engineering karena cakupannya yang luas. Saya rasa jika masih di bidang engineering hal ini tidak menyimpang dari bidang studi teknik fisika karena di teknik fisika, Anda diajarkan berbagai bidang engineering mulai dari sinyal/gelombang, mesin, generator, sensor, energi, pencahayaan, refrigerator, elektonika, mekanikal, kontrol, fluida, nuklir, nanoteknologi, optik/laser, suara/akustik. Jadi bahasannya TF itu multi disipliner sehingga saya rasa untuk menggeluti bidang apapun adalah mudah untuk para lulusan teknik fisika. Intinya prospek kerja lulusan teknik fisika itu sangat bagus, dan bidang kerja yang akan digeluti setelah lulus bisa difokuskan ketika mahasiswa berada ditingkat akhir dengan mengambil matakuliah yang sesuai dengan profesi yang diinginkan dan mengerjakan skripsi (tugas akhir) sesuai topik yang diinginkan.

  40. Togog Berkata:

    Klo boleh tau mas “f@ck1ng_henry76″ kerja di pershn apa? Kok kesannya menghina orang yang kerja di BUMN.
    Setahu saya selama ini (5x pindah perusahaan), belum ada 1 pershn pun yg mengadakan seleksi berdasarkan “grade” di PT.
    Kalau sukses atau ga, bukan cm dari keahlian me-manage orang dan budget, karena anda belum tahu yang namanya “specialist”. Jadi saran saya, kalau belum tau banyak, jangan menghina orang lain.

  41. NieaR Berkata:

    Teknik fisika…!!?? Apa itu…!!??
    Di dunia yang ada Teknik Fisika Cuman Di “INDONESIA”

    Sebenernya Teknik Fisika tuh buntutnya dari Teknik Mesin dan Teknik Elektro.

    Diliat dari Passing Grade Universitas Negeri
    Teknik Fisika Jauh Dibawah Teknik Elektro dan Mesin
    Jadi gak Jarang banyak anak Teknik Fisika yang Minder sama anak Teknik Mesin dan Teknik Elektro

    n sapa yang bilang di Teknik Elektro gak ada Process Control
    Masuk aja Teknik Elektro Bidang Studi Control System Engineering” disitu anda akan dipelajari tentang process control dan jauh lebih baik dari Teknik Fisika

    Jadi mending masukTeknik Elektro atau Teknik Mesin
    karena ilmunya lebih mendalam

    huehuehuehuehuehuehue
    “Alumnus Teknik Elektro bidang Studi Control System Engineering”

  42. Nuring Berkata:

    Nggak usah debat kusir lagi deh. Tiap jurusan pasti ada kelebihan dan kekurangannya masing - masing. Saya sendiri ketika kerja praktek menemukan adanya alumni Teknik Fisika (baik dari ITB dan UGM) yang bekerja di perusahaan minyak sekelas PT. Chevron Pacific Indonesia yang dulunya bernama PT. Caltex Pacific Indonesia (produsen minyak terbesar di Indonesia).

    Jadi bagaimana seseorang bekerja nantinya akan ditentukan dari pribadi masing - masing. Lalu jika ditanya apakah lulusan Teknik Fisika dibutuhkan? Jawabannya iya. Apakah ketika pertama kali kita masuk kerja kita akan langsung mengerjakan sesuai bidang keahlian kita yang mendalam? Jawabannya tidak. Tidak mungkin perusahaan berkelas akan membiarkan lulusan S1 tanpa pengalaman untuk langsung bekerja dan bertanggung jawab di bidang yang spesifik, meskipun lulusan tersebut mengatakan “saya telah mendapatkan materi yang dalam dari kuliah”. Yang ada adalah perusahaan akan melakukan tes rekruitmen yang berupa psikotes, forum group discussion, dan wawancara. Wawancara yang bersifat teknis pun tidak dibuat begitu mendalam. Setelah lolos rekruitmen, maka lulusan S1 akan ditraining terlebih dahulu dalam jangka waktu tertentu, tidak peduli apapun jurusannya. Tren dunia kerja sudah bergeser dari anggapan bahwa lulusan S1 adalah siap pakai, menjadi bahwa lulusan S1 adalah siap untuk dididik lebih lanjut.

    Sekarang tergantung mas Satriya sendiri, pilihlah jurusan sesuai keinginan. Tapi kalau ditanya apakah Teknik Fisika berpeluang? Mas Satriya tentu sudah bisa menarik kesimpulan.

  43. engineer elektro Berkata:

    Ngomong2 mas Satria sendiri mana nih comment-nya? Kok ga nongol lagi? apa sudah kabur ke luar negeri? atau jangan-jangan dah ke dunia lain????

    hahaha

  44. millrasyad Berkata:

    gw lulusan fisika, ngambil subjur instrumentasi n berkutat ama PLC waktu TA, skrg berkutat ama sun fire V890 ngurusin core network.. :D

    ga nyambung sama sekali pelajaran yg gw dapat waktu kuliah ama kerjaan gw skrg.

    tp yg pasti, yg kita bawa setelah kita lulus itu bukan nilai atau ilmu kita, tp mungkin menurut gw, kemampuan serta kemapanan kita dalam berpikir sehingga kita bisa memanfaatkan pengetahuan kita di bidang yg membutuhkan :)

    IMHO

  45. who Berkata:

    buat niear..

    setahu saya TF dan mesin masih atas bawah, kadang tinggian TF kadang tinggian mesin
    Mungkin di eleeeek-tro memang ada proces control (1 atau 2 universitas) tapi apa iya, di eleeeeeek-tro ada mekanika fluida, perpindahan panas, operasi unit, perancangan alat proses, termodinamika, analisis termal, dan dinamika sistem sebagai elemen utama ilmu proses?? Kok bisa2nya ngomong kontrol proses di eleeeeek-tro lebih dalam.

    Kalo boleh tahu anda alumnus elektro mana??
    di tempat saya, antara MS, EL dan FT justru saling terintegrasi. kadang2 emang saingan kalo bikin robot tapi kami sangat akrab bahkan sering mengerjakan proyek bareng.

    FT buntutnya mesin dan elektro??? Yang bener….. ah… jangan ngaco…

    Instrumentasi dan Kendali sangat booming di akhir 60-an dan gencar2nya dikembangkan Teknik Fisika ITB. Dasar Kontrol itukan elektronika. Nah, elektro merasa punya tuh ilmu, makanya elektro “ikut2an” garap bidang ini. baca sejarahnya di buku 50 tahun teknik fisika…

    Trus, ilmu tentang AC yang sekarang banyak dikembangkan mesin bahkan menjadi beberapa dasar ilmu di mesin pertama muncul di Indonesia ketika hotel indonesia yang dilengkapi AC dibangun. Prof. Adiwijogo (FT ITB) menjadi pionir di Indonesia dalam mengkaji ilmu ini. Mesinpun “ikut2an” setelah ilmu ini dikembangkan lebih jauh oleh FT ITB. Nah, siapa yang jadi buntut??

    Kalo anda ngfambil sistem kontrol berarti anda sama saja kuliah di FT tapi cuma sedikit. Coba saya tanya, anda pernah dapat tuning control??? (harusnya sudah kalo anda ngambil sistem kontrol proses)

    who
    process control engineer
    ex-Newmont yang pengen balik ke kampus lagi…

  46. Satria Berkata:

    sebenernya yang mau saya tanya bukan elektro wong saya gak pengen ke elektro kok. Saya kan nanya Teknik Fisika. Tapi makasih banget buat wejangannya. Bagi saya Fisika itu teman sehari-hari. Kakak saya teknik Kimia sekarang di Badak, Satunya Elektro UGM. Masak saya ikut2an kakak saya. Tapi kata kakak saya, engineer kontrol yang masuk Badak pas rekruitmen dulu semuanya dari Teknik Fisika gak ada yang dari elektro !! Pantesan kakak saya yang di elektro ngambil konsentrasi informatika, takut sama teknik fisika kali kalo ngambil kendali hehe…

    Yang jelas, saya lagi fight ni sama soal2 spmb sambil nunggu PMDK kalau2 diterima ….
    doain ya….

  47. millrasyad Berkata:

    @satria
    klo kendali sih udah makanannya sehari2 anak TF n sebagian anak fisika yg ambil instrumentasi..

    klo yg dasarnya fisika baik itu teknik fisika atau fisika murni sekalipun, disiplin ilmunya bisa kmn2 kok, g usah takut porsi kerjaannya diambil yg dr disiplin ilmu yg lain :D

    skrg rata2 tmn2 saya yg el malah banyakan jd java programmer atau web programmer, trus anak if kerja nya ngapain? ada yg tau?

  48. Janu Berkata:

    Saya lulusan Teknik Mesin UGM
    sekarang kerja di pabrik Motor yang katanya paling gede di Indonesia , bagian ENG
    disini ada lulusan TF di Procurement
    lulusan Fisika ITB di Logistik
    Sos Ek Pertanian IPB jadi Manajer HRD
    Elektro ITB ngurusin cutting tools juga ada
    Mesin/Elektro ITS banyak yang di Produksi
    sarjana sastra jepang jadi R n D, yang kerjanya neliti-neliti itu loh.
    malah lulusan Mesin ITenas ada yang jualan nasi uduk di kantor ama cukong sembako di kost-kostannya :)
    jadi jurusan mana aja bisa kerja di mana aj
    sesuai nasib yang digariskan oleh yang diatas.

    Saya malah kepingin keluar mo jualan burger ato mie ayam aja kayaknya duitnya lebih guedhe he he he….jadi joni (Jongos Nippon) terus capee deh…apalagi jadi Jojon (jongosnya Joni)

    Kalian-kalian kalo mau kuliah kuliah aja, jangan banyak mikir, mending liat acara mario teguh untuk menambah wawasan kalian….biar tidak berwawasan sempit..kerja gak harus jadi karyawan…jadilah PENGUSAHA…hidup entrepreneur.. ha ha ha…kalo mau konsultasi kirim ke email saya : janu_priambodo@yahoo.co.id ==> Mantan Tentor Bimbel Ternama yang terjebak di kawasan industri :)……capeeeee deccch

  49. me Berkata:

    wah, pada serius banget.. :)
    apa yang ditulis mas janu, sy rasa mencerminkan dunia nyata di indonesia. banyak yang setelah lulus dari kuliah, malah bekerja/berkiprah di bidang yang bukan dia pelajari selama kuliah. sy dulu kuliah di teknik elektro, dr hampir 30-an orang teman kuliah, tinggal kurang lebih 5 org yang masih bergerak di bidang yg sama.

    jadi, kl saran saya buat temen2 yang masih kuliah, ato lg bingung mo milih jurusan buat kuliah, cari yang paling anda minati dan merasa tertarik. kl mo ambil jalan aman, cari jurusan yang banyak difavoritkan oleh orang. selama kuliah, jangan lupa bergaul dan menambah wawasan.
    dan nanti, jalanpun akan terbuka dg sendirinya untuk dipilih :)
    wirausaha?? kenapa enggak?

  50. Arman Berkata:

    pada dasarnya baik Teknik Fisika, Teknik Elektro, dan Teknik Mesin adalah merupakan saudara dari induk yang sama / sedarah yaitu berasal dari Ilmu exacta / ilmu pasti ( memiliki dasar yang sama ) dan kalau ada kesamaan baik sedikit atau dominan dalam hal mata kuliah bukanlah hal yang aneh melainkan hal yang wajar karena berasal dari induk yang sama, yang membedakan hanyalah konsentrasi dari disiplin ilmu apa yang akan kita ambil seperti halnya adalah materi yang terdiri dari zat gas, zat padat, dan zat cair

    Muhammad Fajar Arman
    Teknik Fisika Universitas Nasional
    Angkatan 2005

  51. gre Berkata:

    Satriya, suka fisika bukan berarti harus masuk Teknik Fisika. Lebih tepat masuk ke jurusan fisika.
    Bicara tentang Teknik Fisika/Elektro/Mesin terutama Control Systems, merupakan bidang ilmu yang sangat generik. Bisa diterapkan dimana saja tidak saja di Industrial Processes, Power Plant, tapi bisa juga di sistem2 biologi, keuangan, ekonomi. Inti dari Control Systems itu bicara tentang kestabilan dan design kontroller. Ditelaah lebih lanjut, justru pemahaman aljabar linier dan real analysis, lebih penting ketimbangan pengetahuan fisika. Ada yang memplesetkan Teknik Kontrol/Kendali adalah Teknik Matematika.
    Jadi kalo suka fisika tidak berkorelasi penuh dengan jurusan teknik fisika.

  52. satria Berkata:

    Yang jadi masalah, memang saya pengen masuk jurusan yang ada kata fisika tapi tidak mau jadi peneliti. Yah, mau gak mau ngambil teknik fisika (entah ketika pendaftaran spmb). Udah freak banget. Takutnya kalo dah gak minat duluan meski jurusan bagus, jadi gak minat kuliah… Sebenarnya pilihan ini sedikit banyak dipengaruhi teman sekantor kakak saya di Badak. Selain itu, saya juga tertarik energi terbarukan yang bikin penasaran karena banyak diomongin. Gimana gak penasaran, hampir tiap hari banyak berita mengemukakan energi terbarukan adalah satu2nya solusi krisis energi. Setelah tak cari2 ternyata cuma TF yang mempelajari energi terbarukan secara keseluruhan….

  53. Fajri Berkata:

    Saya juga teknik fisika ‘06 itb,,,, Pertama sebelum spmb emang bingung mau pilih yang mana…. Ndak taunya, pas lihat di daftar jurusan pilihan, Fisika Teknik lah yang mengena dihati saya… Ternyata di fisika teknik itu banyak yang kita dapatkan baik teori fisika apalagi aplikasiya nanti (engineeringnya)… (Jadinya saya berpikir “tersesat di jalan yang benar , keren,, hehehhe). Memang teknik fisika itu terkenal dengan Instrumentasi dan Control-nya, tapi sebenarnya tidak hanya itu. Di jurusan ini kita juga mempelajari tentang material, mesin, fenomena termodinamika, konversi energi (seperti yang Anda inginkan, ini memang bersangkutan dengan energi alteratif yang terbarukan), desain material, fisika medic, fisika bangunan (nah yang ini banyak lagi bidangya, ada Acoustic, Pencahayaan dll), Pemrograman.. bahkan banyak bidang yang dipelajari di Teknik Elektro, mAterial, mesin juga dipelajari di FT. JAdinya, menurut informasi yang saya dapatkan, para alumni TF banyak yang kerja diberbagai bidang. Yang penting, kitanya harus fokus pada bidang mana yang kita minati…

  54. Lina Berkata:

    Mas, tanya donk.
    Ada temen nih, anak Teknik Fisika, sudah pengalaman kerja 2 tahun di sebuah perusahaan manufakturing elektronik. Dia pengen pindah kerja, tapi agak khawatir karena IPK nya kecil (2,5 an). Soalnya masih banyak perusahaan yang mencantumkan IPK Mininum di requirement nya. Padahal sih anak nya pintar. Dia sih pengen cari yang non manufacturing. Kira-kira posisi/perusahaan apa yang cocok dengan kualifikasi nya ya mas?

  55. Alfi Berkata:

    Jurusan Mesin Berpeluang Dimana Seh???
    Tlg Jawaban@ Ya…Alfi

  56. Adi Berkata:

    Saya alumnus teknik Fisika ITB angkatan 99, sekarang sdg bekerja di Oil Company di Filipina. Sering mampir juga di Singapura, Malaysia, ama Thailand. Kalo menurut saya, yg paling penting dipelajari selama kuliah adalah kemampuan untuk “belajar”nya, “Learn how to learn” karena pasti setelah lulus, dimanapun kita bekerja pasti akan ada hal baru. How to Master Learning Skill…itu yg penting.

    Semua jurusan, asalkan dipelajari dengan sungguh-sungguh (apalagi IPK >3.5) pasti prospektif dimanapun & kapanpun :)

    Kemudian bagi temen2 yg udah terlanjur lulus dengan IPK yg tidak terlalu bagus, jangan berkecil hati. Asalkan punya spesialisasi, gaji USD 150-200 /day (ini gk salah nulis loh ya..) adalah hal biasa, bahkan bisa lebih. Asalkan punya spesialisasi & keahlian yg bisa dibanggakan di dunia internasional.

    Ayoo maju terus Bangsa Indonesia :)

  57. elvira Berkata:

    ga usah debat antara elektro or TF . Kata orang di indosat bilang ” klo elektro itu belajar macem2 sebagai tujuan, kalo TF belajar yang elektro pelajarin sebagai tools” yang penting dari engineer adalah bisa men sinergiin semua ilmu buat design yg reliable. Gue bukan tf or elektro loh ……..tapi menurut gue sama aja sih, kebetulan bos gue TF ITB, yg terkenal dari pertama masuk, diakuin engineer handal coz bisa ngatasin smua trobleshooting mesin or listrik..ga ada yg nyangka kalo di fisika teknik.. btw kalo teknik kimia belajar apa lagi tuh?

  58. danta Berkata:

    wah kalo yang gw tau sih teknik fisika kurang ngejreng kalo brada di Indonesia…bukannya ngledek tapi emang kita banyak kenal yang namanya teknik elektro, mesin, dll ketimbang yang namanya teknik fisika, waktu gw bilang ke orang gw teknik fisika jawabannya “teknik fisika??” atau “apa tuh ya?” kaya kesannya baru dibuka aj tu jurusan, tp jujur aj kita masih bisa berkarya di luar negri dan membawanya kembali ke Indonesia ini untuk memajukan negri sendiri, karena saya juga masih mahasiswa TF ITB, IP butut jg g masalah asal jgn kekecilan soalnya khan jarang lulusan tekfis tapi kerjanya lumayan mencakup semua bidang teknik, jadi kalo mau masuk ITB piihan pertama kalo mau elektro pilihan keduanya tekfis ITB ajah ato ITS ato mana lagi dah yang ada TFnya,, hehe

  59. erzani Berkata:

    kalo cuma ngincernya kerjaan, yang, sebut aja, gaji fresh graduatenya besar (seperti di oil&gas company, gaji awal > 5 juta), maka TF juga merupakan pilihan yang bagus, temen2 saya pun anak2 TF banyak juga ko yang begitu lulus, ato ga lama stelah lulus langsung kerja di oil&gas company..
    kalo pun ga di oil&gas company, masi banyak ko prusahaan laen yang mo nampung lulusan TF, ada di bidang akustik& pencahayaan, bidang mechanical & electrical, kontraktor, dll sperti udah disebutin ama rekan2 laennya

    dari yang saya amati juga para alumni TF pada umumnya hidupnya di atas rata2..artinya hidupnya boleh dibilang makmur dari segi materi..

    kalo tiba2 kepikiran mo sekolah lagi (S2 dan seterusnya) setelah lulus, maka TF juga bisa menjadi tempat yang bagus , karena TF merupakan jurusan yang luas,,
    hal ini dibuktiin dari para alumni yang sekolah di berbagai jurusan/penelitian:
    ada yang ke mesin, elektro, teknik kimia, bioteknologi, teknik fisika lagi (applied physics kalo di LN), dll

    tapi yang terpenting dari semua, jangan memilih jurusan semata2 karena prospek kerjanya,, carilah yang sesuai minat & “hati”, jangan takut bahwa rezeki dapet dateng dari hal2 yang kadang jauh dari dugaan. karena kalopun anda masuk jurusan yang lebih “terkenal”, tetap saja ga ada yang bisa menjamin kalo anda pasti dapet kerjaan yang prospektif/bagus.

    (ditulis oleh salah seorang alumni TF)

  60. iqbal Berkata:

    gw elektro ITB ‘03 di kosan punya temen seangkatan dari MS, FT,TK. dari TPB (tahun pertama) bareng kosan

    saran gw:
    Silahkan pilih FT jika kamu merasa tertarik dan minat dengan hal yang kamu yakin itu menarik. Gak masalah FT, El, MS atau TK, lha wong kita gak pernah debat soal jurusan kita malahan kita saling nanya2 dan membantu.
    Tapi sekedar pengalaman di FT emang belajarnya nanggung sep Teori rangkaian nanggung, Elka nanggung, Digital signal processing juga nanggung ,Konversi nanggung gw dah liad sendiri. Namun nanggungnya itu kan diliat oleh gw yang secara langsung dapat SKS lebih banyak soal elektro (jadi gak emang gak bisa dibandingkan) sedangkan anak FT sendiri juga memiliki SKS lain yang khusus buat mereka.

    Jadi kesimpulannya:: Silahkan pilih FT karena kamu minat dengannya , jangan karena pengaruh orang lain. but faktanya emang gak ada teknik yang bisa berdiri sendiri siapa yang bilang Elektro hebat? toh ngambil termo ke mesin, Mesin ngambil Teori rangkaian ke elektro, Lab FT sama lab Kendali elektro juga kerja sama, Anak Informatika ngambil sistem komputer ke elektro, begitu pula elektro ngambil daspro ke if dll….

    semua teknik itu jadi hebat kalau saling membantu. Bohong! kalao ada yang bilang satu jurusan teknik itu super

    regards

  61. KMTF Berkata:

    saya TF UGM angkatan 2006
    Kalo menurutq, mw elektro,TF,TM,dll itu adalah satu kesatuan..
    Kita adalah team..
    Kita Satu yaitu seorang Engineer
    Kata dosen saya sih emang bener TF itu nanggung,kita tahu banyak tapi gak dalem.. dan dari hal itulah kita memiliki kelebihan..banyaknya hal yang kita tahu dalam perkuliahan itu yang akan menjadi pondasi yang baik setelah kita lulus nanti..intinya selama kuliah kita sudah membangun pondasi-pondasi yang kuat dan tinggal gimana kita membangun dinding diatas pondasi-pondasi itu..
    tapi semua pasti ada kelebihan dan kekurangan..
    selama kita selalu positif dalam berpikir semua akan menjadi positif..
    Yang selalu bikin saya semangat dan yakin di teknik fisika adalah karena saya selalu melihat kelebihan2 yang ada..

  62. paijo Berkata:

    saya lulusan teknik fisika ugm (fisika teknik) dan udah melalang buana di dunia industri dan EPC oil dan gas…jadi jangan kuatir fistek sangat prospek…saya pernah menjadi supervisor produksi karena ga cocok pindah jadi project control kemudian pindah lagi di BATAN Jogja (PNS) karena gaji kecil kemudian keluar pindah di EPC. saya sendiri sekarang menjadi pipeline engineer dan process engineer padahal background saya konversi energi karena di fistek UGM ada dua konsentrasi : instrumentasi dan energi…adapun untuk memahami instrument tidaklah sulit karena telah belajar juga…PLC, DCS bahkan SCADA..yang berhubungan dengan kendali. sensor2..transmitter2..kalau masuk fistek kamu bisa memilih spesialisasi dirimu…tapi jangan sampai terlena karena fistek UGM pengajarnya aneh2..kebanyakan dari lulusan jerman jadi cara jerman yang dipakai..mahasiswa harus aktif sendiri kalau tidak dijamin gak lulus2..dosen datang cuman ngasih tugas dan diskusi doank..menurut saya mending kamu masuk di teknik fisika ITS atau ITB karena sudah lama dan jaringan alumninya sudah luas…kalau dari UGM karena masih baru, maka jaringannya masih lemah..

  63. Veliun Berkata:

    Kalo saya sendiri bukan lulsan teknik fisika tapi fisika murni bidang minat komputasi dan instrumentasi.
    Maslah mau pilih mana terserah kita. menurut saya baik fisika maupun fisika teknik sama2 berpeluang.
    yang kita gunakan adalah logika dalam mengerjakan sesuatu didasarkan dengan ilmu kita dan itu sangatlah membantu kita.

    Instrument Engineer di Big Pulp n Paper Company

  64. AnaK PeACe-Tech (FT) Berkata:

    ya……………….kerja ama perussahaan yang punya orang asing disombong-sombongin… lama sda n sdm kita mereka ambil semua…
    Dimana Jiwa TEchnopreneur indonesia !!!
    Sudah saatnya kita bangkit !!!
    Gmn klw semua engineer indonesia yang handal bersatu dalam membangun indonesia . … jgn cuma pamer2 kerja di perusahaan mana yg lebih prestigous..

  65. Mr. richo Berkata:

    gmana pendapat senior2 FT dlm menanggapi kalo jur FT itu katanya “NANGGUNG”…

  66. Arman Berkata:

    menurut saya kata2 nanggung dalam mata kuliah Teknik Fisika itu tidak ada yang ada adalah belajar serius klo kepengen bisa, karena Basic Engineering itu sederhana tetapi komplit dan luas.

    dan mengenai antara T Fisika, T Mesin, T Elektro, T Kimia ,TS, Tek Industri, Tek Infor, Teknik Perbangan, Tek Perkapalan, Tek Nuklir, Tek Kimia, dll, kesemuanya adalah sama tetapi seperti kumpulan suatu persaman persegi banyak sisi yang mengerucut pada satu tujuan.

    dan yang lebih penting adalah rajinlah bertanya kepada yang mengetahui karena selama kita hidup akan selalu membutuhkan tempat untuk bertanya sampai kita di akhir khayat.

    NB :
    1. kita adalah banyak dan berinduk satu yaitu sains
    2. kita adalah engineering yang saya denger ketika terjun di dunia kerja kita adalah petugas paperwork yang mendisain dan merancang serta meninjau di lapangan/field dan semua itu tidak memandang asal jurusan tetapi satu yang semua orang ketahui bahwa kita adalah insinyur Indonesia.
    3. berhubung saya mahasiswa Fakultas Teknik dan Sains Jurusan Teknik Fisika Universitas Nasional disini tidak mengenal kamu adalah TF atau TM atau TE yang ada masing2 bersedia saling bantu dan mengisi karena sama2 punya keingintahuan yang besar dalam arti hidup berdampingan.

    Salam dari saya
    Muhammad Fajar Arman
    Teknik Fisika UNAS angkatan 2005
    JAYA INDONESIA
    JAYA INDONESIA
    JAYA INDONESIA
    JAYA INDONESIA
    JAYA INDONESIA!!!!!!

  67. Mr. richo Berkata:

    Sebenarnya gimana sih ber-karir di bidang INSTRUMENT itu?
    gimana bisa insinyur TF bisa ahli di bidang itu? apa emang mata kuliahnya yang mendukung kesitu ya? contohnya?
    ini pertanyaan buat para senior2 TF, alnya aku tuh dah ngebet banget ama jur. TF ini!! jarang didengar tapi paten di dunia industri…. apa betul begitu…
    thank’s……

  68. Physic Engineer Berkata:

    cek,cek

  69. Physic Engineer Berkata:

    kalo masalah berkarier, sebenarnya teknik fisika itu tidaklah ter-kotak-kan hanya pada bidang instrumentasi saja, malah kedepan fisika teknik lebih mengarah ke bidang fotonik, advanced medical physic&instrumentation, also renewable energy.
    oh iya kalo mas satria/ mas richo ingin lebih mengetahui lebih jauh lagi mengenai apa sih “Engineering Physics” itu, monggo di buka aja situs di negeri paman sam and canada yang juga ngembangin bidang keilmuan ini:

  70. Physic Engineer Berkata:

    1. Cornell University http://www.aep.cornell.edu/eng10_page.cfm?webpageID=91
    2.Miami University
    http://www.cas.muohio.edu/advising/Majors/physicsandengphysics.html
    3. Princeton University
    http://www.princeton.edu/EngineeringPhysics/ or http://www.princeton.edu/pr/catalog/ua/07/EPP/
    4. McMaster University
    engphys.mcmaster.ca/
    5. UBC Canada
    http://www.engphys.ubc.ca/home.html
    6. Moscow Engineering Physics Institute (State University)
    http://www.mephi.ru/eng/sec3.html
    7. Stanford University
    http://www.stanford.edu/dept/app-physics/programs.html#undergrad

    n laen2, di search engine cukup banyak…so buat mas yang tertarik dengan fisika teknik, jangan takut untuk tidak mendapatkan “lahan” dalam mengembangkan keilmuan ini, couz semua bidang keilmuan nanti akan berusaha untuk mengarah ke “cabang pohon” keilmuan Engineering Physics
    juga, diakui ataupun tidak….”selamat bergabung di Komunitas Fisika teknik/Teknik Fisika/ Applied Physics and Science”, oh iya sebagai gambaran :
    1.kalo kamu tertarik lebih berat ke bidang instrumentasi, sebaiknya ambil ke teknik fisika itb aja, couz di situ kemapanan ilmunya emang sudah mature banget
    2. n kalo kamu tertarik ke bidang energi, teknik fisika ugm sebaiknya yang kamu pilih, couz di sini para dosennya (yang s2 n s3) emang lebih mengarah ke bidang itu nantinya, dengan tidak meninggalkan bidang instrumentasi &pengukuran lho…couz itu senjata mautnya anak fisika teknik.
    3. Kalo di Fisika teknik ITS apakah ada yang bisa memberikan gambaran kira2 seperti apa fokus terberatnya?apakah di bidang energi, istrumentasi, fotonik & material or what else….???sepertinya rekan2 its juga lebih ke instrumentasi n agak ke bidang optika laser ya?(mohon koreksi kalo ada salah penulisan n informasinya)
    NB:ini ada leaflet yang dibuat dari rekan2 fisika teknik its dalam mempromosikan jurusan mereka yang saya rasa cukup bagus, ini link nya:
    http://www.ep.its.ac.id/TF%20-%201.jpg
    dan
    http://www.ep.its.ac.id/TF%20-%202.jpg
    cukup keren, salut buat rekan2 fisika teknik ITS

    Oke, yang terakhir buat mas satria n richo….kalo kamu emang udah bulat mau memilih “fisika teknik”, sebaiknya kamu mulai sekarang tetapkan pilihan ke bidang ini, n jangan takut tidak bisa menyaingi bidang keilmuan lain, oke…???

    salam “PhysicEngineering The Master Key”

  71. Physic Engineer Berkata:

    oh iya tambahan buat mas richo, apakah ilmu yang didapatkan
    ketika kita kuliah di fisika teknik dapat mendukung di bidang instrumentasi, saya pikir cukup banyak ya…dan saya mengatakan iya…untuk orang yang siap di train lebih lanjut. Contohnya di tempat kerja saya sekarang, mata kuliah di bidang fluid mechanic, fundamentals of Control Theory and Signal Processing, thermodynamics and Fluid and Heat Transfer
    cukup mendukung banget di bidang kerja saya di bidang reservoir-seismic and logging-measurement…yang penting mas richo harus menetapkan bila ingin kuliah di jurusan apa aja,,,…u harus be spesific di bidang tertentu n mempunyai dasar yang kuat dan cukup luas terdiri dari ilmu-ilmu fisika dan matematika, serta dasar-dasar engineering sesuai bidang yang mau u ambil.

    best regards,

  72. Physic Engineer Berkata:

    almost forget…this is an additional link:
    eng.mcmaster.ca/prospective/physics.htm

  73. Physic Engineer Berkata:

    blow-out..www.eng.mcmaster.ca/prospective/physics

  74. Mr. Richo Berkata:

    Yo’a mas “Physics Engineer”… tapi kalau yang saya dengar2
    malah fistek ITS yg unggul di bidang instrumentasi-nya..
    and kalau ITB itu lebih ke bidang Akustik nya..
    tul gk??! rencana sih saya mau ambil fistek ITS..
    ada saran??….

  75. cah fistek Berkata:

    Mr Richo, kalo dah masuk dunia kerja, basic lulusan teknik fisika tuh sama aja (yg dipelajari jg basicnya sama) tinggal kemampuan ADAPTASI & KEMAUAN belajar qt nanti yg sangat berperan..
    di tempatku, petrochemical company yg notabene 90% gas process, di bagian maintenance yg “bersaing” (secara sehat lho!) adalah T. fisika & T. mesin, tp qt saling membutuhkan ko’!ga ada yg ngerasa paling jago man!contoh: untuk sistem ESD compressor. kedua disiplin ilmu saling tolong-menolong. anak mekanik ngotak-ngatik bagian compresor & pump, anak fisika yg ngotak-ngatik vibration monitoring, oil ma interlock system. .
    lo nanti kalo kerja di gas/liquid proses company, ilmu basic kul anak TF sangat membantu.mulai dari Heat transfer, Fluid Mechanic, Thermodynamic, sensor technology, process control, digital control, pompa dan kompresor (aq ga ngambil hehe) dll. klo masalah kerjaan, yah dimana2 klo instrumentation control engineer ya dari TF, jarang (belum pernah denger) dari basic electro pa lg mesin, da yg keberatan?? hehe.
    itu mas “physics engineer” kayaknya satu alamamater nih, subject kuliah kayaknya aq jg pernah ngikut hehe. salam tuk semua physics engineer indonesia..

  76. Physic Engineer Berkata:

    ayo mas “cah fistek”, terusin ceritana????kasih penyegaran bwt mas richo???oiya, kyknya kita satu almamater ya??jangan2 adek tingkat gw ye???kerja di petrokimia mana?
    gw di westerngeco skrng(sub-schumberger) Schlumberger Oilfield Services, Urb. Parque Humboldt Caracas, Venezuela…ayo mas “cah fistek”, ajak banyak2 temen2 mu gabung di schlumberger…kerjaaannya asik koq….tesnya juga gambang…2 hari full english, gax bertele2,..hehe.. n liburnya juga banyak…nie aja lagi off 3 minggu di Indonesia….best regards,
    VIVAT Engineering Physics

  77. Physic Engineer Berkata:

    oiya, bentar lagi gw mau move to brazil n sblumnya gw bbrapa bulan mau masuk “karantina” oilfield management site di Aberdeen, so di kabarin ya mas “cah fistek” kalo ada temen kita yg keterima di schlumberger, soale gw punya bbrapa rekan di jakarta n singapore yang dah position se level manager recruitment….ntar bisalah tak contact mereka masalah placement region kalian yang gax terlalu “extreme area”, kasihan juga kalo trainee engineer nya di tmpt yang remote bnget dari urban, yng lbh penting mrk keterima dulu or minimum ampe tahap interview full day….Suxses selalu….”Success Without Boundaries”

  78. andhy Berkata:

    Buat mas richo, kayaknya fistek emang lagi booming banget deh. Malah menurut saya saat ini paling bagus teknik fisika sama teknik mesin (syaratnya masuk 4 terbaik ITB, ITS, UGM, UI). Biasanya jurusan lain masih memikirkan persaingan antar univ. Sementara TF beda banget. Kita di Indonesia kan cuma 4. Persaudaraan kita kental banget. Tiap tahun bisa 2-3 kali kumpul bareng. Kadang-kadang di ITB, UGM, ITS dan UNAS. Tahu ini aja kita baru aja kumpul-kumpul di Jogja dan Surabaya.

    Antara keempatnya mana yang lebih bagus?? Sekelumit cerita, ada kakak angkatan saya yang baruuu aja keterima di salah satu EPC terbesar di Indonesia. Dari tekfis katanya 3 orang dan ITB,ITS dan UGM ada semua…

    Sekarang dasar instrumentasi justru lebih ke ilmu proses kayak termodinamika, heat transfer dll dasar lain kayak PID dan sensor sangat mudah dipelajari. Nah, di bidang ini (proses dan energi) kayaknya tekfis UGM dan ITB lebih baik. Dosen2nya hampir semuanya untuk bidang ini sudah S3. Tapi kalo bidang instrumentasi industri harus diakui ITB tetap yang terbaik. untuk bidang energi terbarukan, TF UGM yang terbaik karena memang core curriculumnya ada disana. Kalau ITS sangat bagus di bidang aplikasi laser. kebetulan, yang saya dengar dari anak elektro, ahli laser di Indonesia ada 2, satu di ITS dan satu di UGM. Yang jadi masalah, yang di UGM ini lulusan TF ITS dan merupakan murid ahli di ITS itu. jadi terbuktilah kehebatan TF ITS di bidang laser.

    Soal kerja saya pikir sama bagusnya.4 teknik fisika di Indonesia tetap akan diburu karena kurangnya lulusan teknik fisika saat ini…

  79. Mr. Richo Berkata:

    “”Saya sudah cukup Puuaaaassssss”"
    hidup TF………
    akhirnya saya tau jg “apa sih TF itu…”…

  80. andhy Berkata:

    kalo boleh tahu, mas ‘physics engieer’ dari FT mana??

  81. anton Berkata:

    mau nanya sama kakak2 semuanya…teknik fisika itu kalau di indonesia di universitas mana ya yang bgus untuk membuat bom?soalnya saya kepingin benget n tertarik menjadi teroris yang professional…trims yaa

  82. Mr. Richo Berkata:

    Bomb apaan skrg???
    bombsex yaa!!! just kid…

  83. syofuan Berkata:

    gilaaaa…
    obrolannya pada seru banget…
    yang pasti aye alumni FT, dan sekarang malah lebih heboh ngacak2 dunia mekanikal-elektrikal.
    dulunya seh di kantor dikuasai anak2 mesin dan elektro, tetapi tidak kedepannya. cos, engineer2 mudanya sekarang kebanyakan dari FT. katanya bos sih karena lebih luas dasar ilmunya (ya elektrikal, ya HVAC, ya instrumen -kontrol, ya IT nya juga).
    kalo ada yang bilang FT cuma ada di indonesie, saran ane cuma satu :”sering2 browsing ke univ gede di LN dunk??”
    *piss

  84. Combat-Obat-Mencret Berkata:

    kalo ada yang bilang FT cuma ada di indonesie, saran ane cuma satu :”sering2 browsing ke univ gede di LN dunk??”

    wuadaw…kykne ude dibhs de mah mas “Physic Engineer” diatas sblumne, wuadow..mas “syofuan” ketiduran ya???

  85. Combat-Obat-Mencret Berkata:

    maunya buat bom cinta nich…lagie kesengsem sama “Aura Kasih-Mari bercinta” nich….coba dee’ di browsing di sini”
    youtube.com/watch?v=y57CPQmT0rg…aduh sexy nya…ajarin dhouwnk buat bom cinta….kali aja mas-mas om-tante teknik fisika yang jago2 bisa membantu….bisa tokcer banget dech

  86. Combat-Obat-Mencret Berkata:

    hihihihihihi1000000000x……topik teknik fisika nya diganti ama “Aura Kasih” Aja dhounwk….lebi muanteb…grazias

  87. Mr. Richo Berkata:

    yah jgn digantilah…
    wong ini buat orang2 yg mgkn blum tw apa ituw TF…
    n buat para senior2… yah kalo masih ada masukan…
    yah dimasukin aja yah..yah..yah…
    thank’s b4…

  88. minimagz Berkata:

    Yang pasti, teknik fisika yang ngajarin bom cuma di TF UGM. Dijamin. Bahkan kalau gak salah, ada alumni yang sekarang kerja di PT DAHANA (BUMN pembuat bom nasional). Terbukti kannnn

  89. aad Berkata:

    mas2 senior, aq TF ITS, bingung nentuin bidang minat. ada yang punya pandangan??? mohon pencerahan…

  90. rambo Berkata:

    dear aad…..
    gak usah pusying2 deh ambil konsen minat…
    ambil aja konsen instrumentasi-kontrol…dijamin masa depan udah bisa baek koq….tinggal doa n ikhtiyar aja….
    n jangan lupa perdalam ilmu kontrol dari basically ampe advanced process control…pelajari software2 yang related ama instrumentasi kyk Citec SCADA, intouch Wonderware,matlab, real-time simulink ama
    plant industrial simulation…..perkuat bidang ilmu kita:PFD, P&ID, PID, ama sensor2 n final control element (control valve) nya…..yakin manteb dech…sukses slalu

  91. cah fistek Berkata:

    tuk mas “physic engineer”, aq mo tanya klo di schlumberger tuh anak fistek jd apaan, maintenance engr ato instr engr. aq pernah dihire ma baker Hug, mas pst tau sapa baker (saingan situ), tp jd jr maintenance engr, wkt tes practical, krjnya ya maintain instrmen2 bor gt (calibrasi,mainan osiloskop, yah elektronika banget, ga da instr prosesnya). mnurutku boring banget, kaya technician aja tuh, (ngapain cr S1,cr ja D3) mknya aq tolak..
    mohon pencerahab descr job di schlumberger untuk fistek/instr engr. thanx

  92. wahyu32900 Berkata:

    teknik fisika merupakan teknik yang serba bisa! Bayangin, karena kita mempelajari semua dasar ilmu yang di pelajari orang-orang teknik. Tapi klo gak kuat jangan sekali-kali mencoba masuk teknik. ini bukan falkultas biasa. Semangat buat satria!

  93. bonjovi Berkata:

    saya lulusan tf UGM kerja di BP jadi instr engineer kerja cman mondar mandir n pura2 kerja dibayar lumayan heheheh…..
    hidup TF

  94. leviansyah Berkata:

    to bonjovi: jangan nipu dech…dosa tau….emang kamu di bp mana?divisi mana?perasaan kagak ada deh orang2 yg kerja di BP cuman dibawa mondar mandir n pura2 kerja….bohong itu dosa mas

    leviansyah-WellHead Control Engineer@BP West Java

  95. ba_dank Berkata:

    buat tambah-tambahan …..

    saya lulusan teknik fisika ITS ‘07 …..
    saya wisuda bulan maret 07 dan mulai bekerja pada maret 07 juga ……. sebagai system engineer ……

    selama bekerja saya menjadi bagian dari team yang mengimplementasikan sistim otomatisasi di pabrik ajinomoto mojokerto factory.
    sekarang sedang dalam proses mengimplementasikan gas metering system untuk pipanisasi sumatra-jawa milik PGN.

    (pada awal masuk kuliah hingga lulus, perasaan ragu akan jurusan yang saya pilih “TF” selalu ada karena pertanyaan “apakah jurusan TF itu, berprospekkah?” selalu muncul silih berganti ….. bahkan saya sendiri dulu juga pernah melontarkan pertanyaan yang sama)

    Tapi setelah saya berada di dunia kerja, saya malah merasa senang telah mengambil kuliah di Teknik Fisika ….

    Bidang kerja saya instrumentasi dan control, tapi saya bisa nyambung ketika orang Mechanical sedang membicarakan HVAC (Heating Ventilating Air Conditioning) system …..

    Saya sebutkan beberapa tempat kerja temen2 seangkatan saya (angkatan 02 TF ITS):
    - Yokogawa, Honeywell (Vendor)
    - IKPT, Rekayasa Industri, Tripatra (Kontraktor)
    - Energi management Indonesia
    - VICO
    - PJB
    - PLN
    - dll

  96. Mr. Richo Berkata:

    TF” why not?

  97. mr_@ Berkata:

    aku Mahasiswa TF UGM 06…….
    jika kamu bener-bener minat pada Fisika
    T fisika is the best choice

    you can learn and apllicate your knowledge about science to be a technology…

    Bravo Teknik fisika ……………………….

  98. Adhi Berkata:

    Saya bachelornya dari Computer Science, kalau saya boleh memilih lagi dari awal, saya akan memilih teknik Fisika. Karena bidangnya luas sekali dan kita mempelajari mechanical engineering, electrical engineering maupun informatique. Masalah spesialisasi, bisa diteruskan di tingkat master/PhD.

    Di dalam dunia kerja/riset, pengetahuan multidisipliner sangat dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan suatu persoalan.

    Sebagai contoh sekarang saya mengembangkan suatu defect inspection system untuk Perusahaan raksasa di Perancis, selain concern pada image processing dan computer vision, saya harus juga berusaha mati-matian untuk mempelajari juga optics, instrumentation dan control system. Saya yakin kalau dulu kuliah di TF, saya tidak perlu berusaha sekeras ini.

  99. imoRomi Berkata:

    http://programs.gradschools.com/usa/engineering_physics.html

  100. engineer ajaran Berkata:

    wih akeh wong TF ngumpul hahahaha….

    jangan,,jangan masuk Teknik Fisika…

    susah cari kerjanya…

    saya aja lulus bulan september ‘06 tapi baru dapat kerja bulan juli’06 jadi saya harus nunggu - 2 bulan dari waktu lulus saya baru dapet kerja…

    banyak yang temen2 saya yang senasib ama saya…

    jadi tolong dipikir2 lagi lah kalo mau kuliah di Teknik Fisika..

    =P

    _RrIk_
    +mantan dewan adat+

  101. someone far from here Berkata:

    Sebenernya mau teknik apa aja kek, mau jurusan apa aja kek, kalo emang bersungguh-sungguh belajar dan bekerja bakal jadi orang kok.

    So, kalo emg minat di T. Fisika ya hajar ajalah….
    Cepet2lah lulus dan cari kerja supaya membahagiakan org tua:)

    Saya dulu kuliah bidang T. Informatika, tetapi malahan kerja di bidang Telekomunikasi yg beda banget dg bidang studi saya dulu (di kul saya mendalami bidang distibuted system development).

    Sempet juga pas awal bekerja, saya kecewa dengan jenis pekerjaan yg menurut saya “kuli” dan harus bekerjasama tim dan ga ada intelek2nya (saya terbiasa kerja sendiri untuk mendevelop system).

    Namun lama kelamaan baru merasa enjoy dengan kerja saya dan hasilnya yg sangat jauh dari bayangan saya sebelumnya

    Just 2 of my cents

    – cheers–

  102. mag0_art Berkata:

    TF ITS adalah tempat dimana semua sinergi kehidupan terjadi (ini berdasarkan pengalaman pribadi hehehehe…)

    kalo pengen merasakan indah dan bahagianya kamu hidup tanpa punya UANG sepeserpun…(tapi kamu masih punya teman)…TF ITS is wonderful place…

    as all of guys know…life is wonderful…
    salam ama temen-temen GREEN CORP…semoga mimpi kita terwujud…amiiinnn…

    -Alumni TF ITS yang lagi ngerjain project negara-

  103. Pak K Berkata:

    nganu….

    terus terang t.elektro punya chance lebih besar drpd t.fisika kalo kamu pengen cari kerja. tapi kalo kamu pengen enterpreneur mungkin t fisika lbh baek karena tau macem2 n banyak tekanan takut gak dpt kerja, wahahaha (tambahin jg IP nya nasakom)….

    yg t.fisika gak usah senewen, aku jga lulus dari sono!!!
    yg t. elektro selamat!!!

  104. CERAMAH Berkata:

    Jaman sekarang niey ya yang penting “BISA”

    Banyak tokoh terkenal sebagai kiblatnya seperti, Thomas Alfa Edison dianggap bodoh pada masa kecilnya tapi akhirnya menemukan bola lampu karena dia yakin dalam 108 kegagalan pengujian kawat filamen setidaknya dia tahu letak kesalahannya sehingga pada pengujian 109 ditemukan kawat untuk filamen lampu adalah “WOLFRAM”

    Bill Gates yang tidak pernah menyelesaikan kuliahnya di Harvard University tapi akhirnya menjadi “The Founder of Microsoft” karena dia yakin jalan yang diambilnya dengan melakukan riset dan penelitian di bidang komputer.

    Begitu juga dengan memilih jurusan..

    Yakini bahwa jurusan anda terbaik yang dapat merubah hidup anda, jiwa yang positif, ilmu yang positif juga, tetep aktif bergaul karena bisa bertukar ilmu dan kembangkan rasa ingin tahumu…

    UNTUK PROSPEK PEKERJAAN POKOKNYA WAKTU DI TES AMA PERUSAHAAN POKOKNYA SIKAP, PENAMPILAN & BISAAAAA….
    1. tes wawancara
    2. tes keahlian

    NGGAK LIHAT IPMU BERAPA, JURUSANMU APA, IJAZAHMU BERAPA???

    PERHATIAN!!!
    SEKARANG ADA PEMBUATAN IJAZAH PALSU LHO, PERNAH LIHAT TV GAK, MAKANNYA BENER2 MANFAATIN KULIAHMU, OK…

    konsultasi hub: 081805355925

  105. Prospek Teknik Fisika Berkata:

    Prospek Teknik Fisika lumayan bagus kok…
    Contohnya aja ada anak TF yang jadi Menteri, yaitu Pak Kusmayanto Kadiman yang jadi menristek…

    Nyantai aja…

    Klo mo searching apa sih yang dipelajari di teknik fisika, coba dilihat kurikulum dan mata kuliah yang diajarkan pada web universitas yang punya jurusan teknik fisika…

  106. actNow! Berkata:

    yg penting setelah lulus langsung melanglang buana di lucent, motorola, nortel. sekarang balik kampung di mobile-8. gaji dan bonus di fren tetep berlipat lipat..

  107. actNow! Berkata:

    alumni TF ITB.

  108. Memperkenalkan Prospek Teknik Fisika UGM « Muhammad Fathonezic Berkata:

    [...] Sangat menarik memperbincangkan tentang Teknik Fisika di berbagai blog antara lain blog priandoyo, mas okto dll. Saya sempat membahas topik ini di Forum SPMB, dan posting Jurusan berprospek 5 tahun [...]

  109. mike Berkata:

    yeah..yeah…
    go teknik fisika..go!!!!

  110. Joko Berkata:

    disebalik TF, ternyata ahli Fisika Bangunan itu dari SMA 1 Yk lho, di ITB ada Dr. Sarwono, alumni Teladan87, S3 dari inggris, di UGM ada Sentagi Sasetyo utami, M.Sc (lagi S3 di USA), S1 dari arsitek UGM, S2 Akustik BYU, alumni teladan93.

    anehnya temennya satu angkatan Dr. Joko Sarwono di SMA 1 Yk, Pak Balza Achmad yg lagi S3 di Elektro