Anjar Priandoyo

Project management research #01

leave a comment »

Salah satu key question dalam research project management adalah mengapa suatu proyek bisa berhasil dan mengapa proyek lain gagal. Bahkan dengan adanya standar proyek (PMBOK/PRINCE) dan tersedianya resources yang lebih baik pun nyata failure rate dari proyek tetaplah gagal.

Lalu dalam kondisi seperti ini, apa hipotesa yang mungkin:
The alignment between organizational culture and environmental pressures on project performance

Dimana faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain:
1. Institutional collectivism
2. Positive work environment
3. Leadership risk tolerance
4. Results orientation
5. Competitive pressure
6. Regulatory pressure
7. Overal project performance

The effects of organizational culture and environmental pressures on IT project performance: A moderation perspective
Vicky Ching Gu, James J. Hoffman, Qing Cao, Marc J. Schniederjans

Written by priandoyo

Agustus 26, 2014 at 3:58 pm

Ditulis dalam Pengelolaan Proyek

Apa itu sejarah

leave a comment »

What is history? It sounds such a simple question doesn’t it? But it can cause a lot of disagreement. Napoleon called it ‘a myth’ and Henry Ford called it ‘bunk’! Other people think it is much more important, believing, like the American historian David McCullough, that “History is who we are and why we are the way we are.”

Internet

Apa itu sejarah? buat saya sejarah itu jawaban. Jawaban atas semua pertanyaan kenapa dan bagaimana? Kenapa si A berhasil, karena si A waktu itu membuka toko yang lokasinya sangat strategis didepan pasar. Karena si B waktu itu memiliki mitra dagang yang sangat konstruktif. Sejarah pada dasarnya membantu kita untuk memahami sesuatu yang kompleks, dan memudahkan kita untuk mengambil keputusan.

Kenapa si C berhasil? karena si C memiliki jaringan pertemanan yang lebih baik, beberapa kali berpindah-pindah tempat. Karena si C memiliki cara kerja yang efisien. Karena si C memiliki motivasi kerja yang lebih tinggi. Sederhana kan.

Written by priandoyo

Agustus 26, 2014 at 3:32 pm

Ditulis dalam Kehidupan, uncategorized

Realita sejarah

leave a comment »

Satu-satunya cara untuk dapat melihat lebih besar (big picture) adalah berada dalam posisi yang lebih tinggi (lebih jauh). Dan beberapa hari ini cara berperspektif yang lebih baik perlahan-lahan mulai didapatkan. Bagaimana sejarah manusia, sejarah eropa, sejarah islam dan sejarah dunia didefinisikan. Dan dalam bahasa mudahnya, semuanya berhubungan dengan kompetisi (survival of the fittest). Segala cara untuk survive, baik melalui adaptasi, melalui pertempuran, ataupun melalui inovasi. Segala-nya untuk survive. Seperti kata orang bahwa kebutuhan adalah ibu dari penemuan (Necessity is the mother of invention)

Written by priandoyo

Agustus 24, 2014 at 3:09 pm

Ditulis dalam Kehidupan

Kebebasan berpikir

leave a comment »

What is systems thinking and practice? The essence of systems thinking and practice is in ‘seeing’ the world in a particular way, because how you ‘see’ things affects the way you approach situations or undertake specific tasks
Systems Thinking and Practice

 

Sebagai sarjana komputer, dengan minat pada kecerdasan buatan (pada waktu itu) maka bagaimana system berpikir (bekerja), bagaimana konsep kecerdasan merupakan sebuah hal yang sangat menarik untuk dipelajari.

Written by priandoyo

Agustus 21, 2014 at 4:47 am

Ditulis dalam Kehidupan

Memahami cara kerja sistem

leave a comment »

Kita hidup dalam dunia yang sistematis, sejak 10.000 tahun yang lalu misalnya, dengan adanya sistem pertanian, dimana orang harus memikirkan cara menyiapkan benih, merawat tanaman, hingga menyimpan hasil panen. Dari 100.000 tahun yang lalu misalnya, dengan sistem keluarga dan suku, dimana ada kepala keluarga, anak tertua, peran lelaki, peran ibu dan seterusnya.

Sistem bekerja dengan banyak dimensi, peran dan tahapan. Dari dimensi waktu misalnya, sistem yang bekerja pada era zaman abad pertengahan tentunya berbeda dengan sistem yang bekerja pada era abad 20 seperti sekarang. Sistem yang bekerja di daerah sub tropis tentunya berbeda dengan sistem yang ada pada zaman tropis. Kedudukan masing-masing peran dalam tiap sistem pun berbeda satu sama lain. Peran seorang raja tentunya lebih ‘kuat’ dibandingkan peran seorang rakyat biasa, dalam zama apapun dan waktu apapun. Tahapan seorang BJ Habibie, tentunya juga memiliki deskripsi tertentu sesuai dengan mekanisme sistem yang dibuat.

Kita selama ini hidup dalam sebuah sistem. Sebuah sistem yang seringkali kita tidak menyadari bagaimana cara kerjanya sehingga selanjutnya kita tidak mengetahui apa tujuan sistem tersebut, bagaimana sistem tersebut dibangun, apa batasan sistem tersebut, hingga bagaimana untuk bisa survive, atau malah bagaimana bisa mengendalikan dan menguasai sistem tersebut. Dan jangan lupa, dalam banyak kasus lebih banyak kita yang terpuruk didalam sistem.

Mengapa kita harus berpikir secara sistematis
Berpikir secara sistematis merupakan salah satu kelebihan manusia, dan ini yang secara cepat membawa manusia masuk dalam tahapan kehidupan berikutnya. Seperti bagaimana manusia menemukan api, bagaimana manusia menemukan roda. Tanpa berpikir secara sistematis, tidaklah mungkin manusia bisa masuk dalam tahapan kehidupan berikutnya. Tanpa sistem pertanian, maka peradaban tidak akan maju, tanpa sistem kerajaan, sistem ekonomi, sistem politik dan seterusnya.

Apa yang harus kita lakukan setelah kita mengetahui cara kerja sistem
Untuk bisa mengetahui cara kerja sistem bukanlah hal yang mudah, namun lebih tidak mudah lagi untuk mengetahui apa yang harus kita lakukan setelah mengetahui cara kerja sistem. Setelah kita mengetahui bahwa seorang raja bukanlah siapapun, dan merupakan manusia biasa, maka biasanya orang akan melakukan beberapa pilihan hal.

Pilihan itu antara lain: Orang bisa memberontak, tidak patuh dan memutuskan untuk berdiri sendiri -ini yang terjadi pada kerajaan dan negara di eropa yang memutuskan berdiri sendiri. Orang bisa menguasai, berperang kemudian mengalahkan, ini yang terjadi pada kerajaan-kerajaan besar -romawi misalnya. Atau bisa jadi orang malah memutuskan diri untuk kalah.

Written by priandoyo

Agustus 21, 2014 at 3:22 am

Ditulis dalam Kehidupan

Barat

leave a comment »

‘This is Rome.’ Our city is a cesspool of humanity, a place of deceit, plots and vice of every imaginable kind. Anywhere you turn you will see arrogance, stubbornness, malevolence, pride and hatred. Amid such a swirl of evil, it takes a remarkable man with sound judgement and great skill to avoid stumbling, gossip and betrayal.

[Q. Cicero] A Short Guide to Electioneering, 54

Sejarah berulang, dan setiap kali melihat sesuatu dengan rasa takjub, saya selalu berusaha untuk selalu teringat bahwa di tiap episode apapun pasti ada nilai kebijakan yang harus kita ambil, pasti ada nilai sejarah disetiap kejadian, dan pasti seiiring bertambahnya pengetahuan dan kemampuan kita, maka layaknya layar yang semakin besar, maka jangkar pun harus semakin kuat.

Manusia, membutuhkan insipirasi dan inspirasi bisa datang dari mana saja, lewat event apa saja, dengan kadar kekuatan dan efek yang berbeda-beda satu sama lain. Dan sebagai salah satu destinasi inspirasi tentunya bisa membawa banyak energi baru untuk berkarya dengan lebih baik.

Written by priandoyo

Agustus 19, 2014 at 5:12 am

Ditulis dalam Kehidupan

Memahami perbedaan dan bagaimana menyesuaikan diri

leave a comment »

Pelajaran pertama mengenai menjadi dewasa adalah bagaimana menyadari bahwa dunia ini menghasilkan variasi produk yang berbeda-beda dan sangat unik. Bunga, Berry dan Bebek misalnya, ternyata ada sangat banyak varian yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. Kenapa terjadi perbedaan merupakan bagaimana cara mahluk hidup untuk beradaptasi, untuk menyesuaikan diri. Sehingga terjadilah lingkaran siklus adaptasi yang tidak pernah berakhir menciptakan variasi yang demikian banyaknya.

Life long learning and life long progression

Written by priandoyo

Agustus 19, 2014 at 4:29 am

Ditulis dalam Kehidupan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 489 pengikut lainnya.